FENOMENA tanah bergerak kembali terjadi di wilayah Desa Karangnangka, Kecamatan Pagentan, Kabupaten Banjarnegara, pada Senin (5/1/2026). Peristiwa ini mengancam sedikitnya 35 rumah warga, bahkan sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Ketua Forum Desa Tangguh Bencana (Destana) Karangnangka sekaligus Komandan Forum Relawan Bencana (FRB) Kecamatan Pagentan, Wanidi, menjelaskan bahwa pergerakan tanah sebenarnya sudah terdeteksi sejak 24 Oktober 2025. Saat itu, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur wilayah Pagentan dan memicu pergeseran tanah di RW 1.
“Awalnya masih bisa ditangani, namun hari ini sekitar pukul 10.00 WIB tanah kembali bergerak dan dampaknya lebih luas,” ujar Wanidi.
Tanah Bergerak Rusak Fasilitas Umum
Pergerakan tanah terbaru ini merusak berbagai infrastruktur desa, termasuk jalan penghubung antarpermukiman yang kini amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. Selain itu, lahan perkebunan dan pertanian milik warga turut terdampak longsor.
Akibat kondisi tersebut, enam kepala keluarga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman karena rumah mereka dinilai membahayakan keselamatan.
“Wilayah ini kemarin diguyur hujan cukup deras. Saat ini tim relawan bersama BPBD, TNI, dan Polri masih melakukan asesmen serta penanganan awal, termasuk menutup rekahan tanah untuk mencegah longsor susulan,” katanya.
6 Kepala Keluarga Mengungsi
Wanidi menambahkan, warga yang rumahnya mengalami kerusakan cukup parah dan berada di zona rawan telah dipindahkan sementara ke tempat pengungsian. Sementara itu, pemantauan intensif terus dilakukan mengingat potensi hujan masih tinggi.
“Untuk sementara, akibat tanah bergerak ini ada 6 Kepala keluarga dengan 25 jiwa mengungsi di tempat yang lebih aman,” ujarnya.
Pemerintah desa bersama instansi terkait mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar area pergerakan tanah, serta segera melapor jika muncul retakan baru atau tanda-tanda longsor.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







