REKAHAN tanah kembali muncul di perbukitan Desa Kalibombong, Kecamatan Kalibening, dalam beberapa hari terakhir. BPBD Banjarnegara bergerak cepat melakukan asesmen dan memperkuat mitigasi dengan memasang alat deteksi pergerakan tanah Elwasi di Dusun Margasari.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menjelaskan Elwasi merupakan satu alat pendeteksi pergerakan tanah atau alat Early Warning System (EWS). Pemasangan alat tersebut menjadi langkah penting untuk memberi peringatan dini kepada warga jika terjadi pergeseran tanah.
“Alat ini dipasang di atas permukiman warga. Jika terjadi pergerakan tanah, alat ini akan mengirimkan signal dan sirine akan berbunyi sehingga masyarakat bisa segera mengecek lokasi dan mengambil tindakan penyelamatan,” ujarnya.
Aji menegaskan bahwa hadirnya Elwasi bukan berarti daerah tersebut bebas dari ancaman longsor. Sistem tersebut berfungsi sebagai pendukung kewaspadaan masyarakat di zona rawan bencana.
“Meski Elwasi sudah terpasang, rekomendasi kami tetap sama, warga yang tinggal di bawah mahkota tanah bergerak harus terus waspada. Saat terjadi hujan berintensitas tinggi, segera mengamankan diri sambil menunggu penanganan lanjutan,” katanya.
Elwasi Terpasang, Warga Tetap Waspada, Patroli Rutin Ditingkatkan
Pemasangan Elwasi sebagai alat deteksi ini membawa sedikit rasa lega bagi warga, namun kewaspadaan tetap dijaga. Irmanto, warga Dusun Margasari, mengatakan masyarakat tetap melakukan patroli pengecekan secara mandiri.
“Setelah BPBD memasang alat deteksi pergerakan tanah ini, kami memang lebih tenang, tetapi tidak mengurangi kewaspadaan. Patroli di area mahkota tanah gerak masih dilakukan setiap hari. Jika ada retakan baru, langsung kami tutup dan laporkan ke BPBD,” ungkapnya.
Retakan Tanah Terjadi Sejak Awal Desember
Pada awal Desember 2025, wilayah di atas permukiman Dusun Margasari mengalami retakan cukup besar yang mengancam sejumlah rumah. Warga bersama relawan, perangkat kecamatan, Polsek, dan Koramil bergotong-royong menutup retakan serta mendirikan pos pemantauan gerakan tanah.
Upaya mitigasi kini semakin diperkuat dengan pemasangan Elwasi, yang diharapkan mampu meminimalkan risiko korban jiwa jika terjadi longsor, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di kawasan rawan bencana tersebut.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







