SBC Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Terdampak Banjir di Purbalingga

Budi Pekerti
Scooter Braling Club (SBC) Purbalingga mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir di Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja, Kamis (29/1/2026). (Foto :Budi Pekerti)

Scooter Braling Club (SBC) Purbalingga melakukan bakti sosial dengan membagikan air bersih kepada warga terdampak banjir di lereng Gunung Slamet. Bantuan sebanyak tiga  tangki air tersebut dikirimkan ke Desa Kutabawa Kecamatan Karangreja, Kamis (29/1/2026).

SBC Bantu 15 Ribu Liter Air Bersih

SBC Purbalingga melalui ketuanya  Dapong didampingi humas Kurniawan mengatakan sebanyak 15 ribu liter air bersih dibagikan kepada warga yang sejak terjadinya bencana mengalami kesulitan pasokan. Kondisi tersebut disebabkan saluran dan pipa air bersih rusak terdampak banjir dan longsor.

“Hari ini kami bisa memberikan bantuan air bersih kepada warga. Ini wujud kepedulian dari anggota SBC Purbalingga. Rencananya jika memang warga masih membutuhkan, kami akan kembali mengirimkan pasokan air bersih. Terutama ke wilayah yang belum tersentuh bantuan akibat banjir,” ungkapnya.

 

Air Bersih Dibutuhkan Warga

 

SBC mengakui,  warga merasa senang dengan adanya bantuan air bersih tersebut. Mereka mengatakan sejak terjadinya banjir dan longsor, sumber air bersih macet. Salah satu penyebabnya adalah karena pipa air bersih rusak. “Kami membutuhkan air bersih untuk minum dan memasak. Jika untuk mandi dan mencuci kami masih bisa memanfaatkan air di sungai kecil yang ada di desa,” kata Agus, salah satu warga.

Baca juga  Bupati Fahmi: Tantangan Era Digital, PKK Harus Out of the Box dan Adaptif

Banjir bandang dan longsor yang melanda lereng Gunung Slamet, Kabupaten Purbalingga, mengakibatkan kerusakan infrastruktur di sejumlah titik serta memaksa ribuan warga mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Dampak Banjir

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga mencatat dampak banjir tersebut. Sedikitnya lima jembatan putus, termasuk jembatan penghubung antara Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, dengan Desa Clekatakan, Kabupaten Pemalang.

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga, Revon Hapinindriat, Kamis (29/1/2026), mengatakan sejumlah jembatan sementara ditangani dengan pembangunan jembatan darurat dan pemasangan box culvert agar alat berat bisa masuk ke lokasi terdampak.