RUMAH Sakit Islam (RSI Banjarnegara) menyiapkan strategi khusus pelayanan kesehatan selama Ramadan dan Lebaran 2026. IGD siaga 24 jam, 7 ambulans disiapkan untuk arus mudik dan balik.
Memasuki Ramadan 1447 H, RSI Banjarnegara mulai mematangkan strategi pelayanan kesehatan guna menghadapi lonjakan pasien selama bulan suci hingga libur Lebaran 2026.
Direktur RSI Banjarnegara, Arif Fadlulloh Chonar, menyampaikan bahwa manajemen telah mengatur sistem penjadwalan kerja secara bergilir bagi tenaga medis dan paramedis. Pola tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada pasien.
Penjadwalan bergilir ini mencakup layanan rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD), dokter jaga, hingga dokter pelayanan spesialis.
IGD Tak Boleh Kosong, 7 Ambulans Disiagakan RSI Banjarnegara
Manajemen RSI menegaskan bahwa IGD harus tetap aktif selama 24 jam penuh tanpa kekosongan petugas. Selain itu, rumah sakit juga menyiagakan tujuh unit ambulans beserta pengemudi untuk mendukung pelayanan kesehatan selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Kami pastikan IGD selalu terisi tenaga medis. Paramedis juga disiagakan untuk melayani pemudik. Tujuh ambulans berikut pengemudinya siap siaga selama periode mudik dan balik,” ujar Arif.
RSI Banjarnegara yang berada di jalur utama Kabupaten Banjarnegara diprediksi akan menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama bagi pemudik yang membutuhkan layanan medis darurat.
Tidak Ada Cuti, Tambah Personel Saat Puncak Mudik
Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, manajemen memastikan tidak ada pegawai yang mengambil cuti selama periode arus mudik dan libur Lebaran. Seluruh tenaga kesehatan tetap bertugas sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Bahkan, pada beberapa unit pelayanan dilakukan penambahan personel guna mengantisipasi potensi lonjakan pasien, terutama di IGD dan ruang rawat inap.
“Kami siaga 24 jam penuh. Baik dokter umum, dokter spesialis, maupun paramedis harus selalu tersedia. Jangan sampai ada kekosongan pelayanan,” katanya.
Ruang Khusus IGD untuk Antisipasi Lonjakan Pasien
Sebagai langkah antisipatif, RSI Banjarnegara juga menyiapkan ruang khusus di IGD yang beroperasi selama 24 jam. Fasilitas ini disiapkan untuk menangani kemungkinan peningkatan jumlah pasien, khususnya pemudik yang mengalami gangguan kesehatan selama perjalanan.
Dengan berbagai persiapan tersebut, RSI Banjarnegara menargetkan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal selama Ramadan hingga Lebaran 2026. Manajemen berharap masyarakat dapat menjalani mudik dengan aman, serta mendapatkan akses layanan medis yang cepat dan profesional saat dibutuhkan.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.




