Tarling Bupati dan Wabup Perkuat Sinergi dan Sosialisasikan Rencana Pembangunan Banyumas

Besari
Bupati Sadewo saat berinteraksi dengan masyarakat/jamaah, usai solat taraweh di Masjid Al Huda, Kecamatan Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Senin (22/02/2026) malam. (Besari)

Safari Tarawih Keliling (Tarling) perdana Pemerintah Kabupaten Banyumas resmi dimulai pada Senin (23/02/2026). Bertempat di Masjid Jami Al Huda, Desa Banjaranyar, Kecamatan Pekuncen, Bupati Sadewo Tri Lastiono bersama Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti dan jajaran Kepala OPD hadir langsung untuk berdialog dengan masyarakat dalam suasana yang akrab.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sadewo memaparkan arah kebijakan Banyumas PAS (Produktif, Adil, dan Sejahtera). Fokus utamanya adalah menggerakkan ekonomi daerah melalui pemberdayaan UMKM, pembukaan lapangan kerja, dan dukungan bagi kreativitas anak muda.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Butuh kebersamaan, doa, dukungan dan partisipasi dari seluruh warga Banyumas,” kata Sadewo.

Sebagai langkah nyata memperkuat akar rumput, Pemkab Banyumas berkomitmen menaikkan dana operasional RT secara bertahap. Jika tahun 2026 ini anggaran telah terealisasi sebesar Rp150.000, maka di akhir masa jabatan ditargetkan mencapai Rp250.000 per RT.

Sebagai bentuk kepedulian, sejumlah instansi dan BUMD menyerahkan bantuan secara simbolis bagi masyarakat setempat:

  • Instansi / BUMD Bentuk Bantuan
  • Bank Jateng Purwokerto Uang tunai Rp5.000.000
  • BAZNAS Banyumas Sarpras senilai Rp5.000.000 & 25 paket sembako
  • PDAM Tirta Satria Uang tunai Rp3.000.000
  • RSUD Ajibarang Uang tunai Rp2.000.000
  • Kemenag Banyumas Uang tunai Rp1.000.000 & 10 mushaf Al-Qur’an
  • BPR BKK Purwokerto Uang tunai Rp1.000.000
Baca juga  Pesan Wabup Lintarti Pada 758 Pembina; Jadikan Pramuka Sebagai Ruang Tumbuh 

 

Prioritas Kesehatan dan Infrastruktur Strategis

Di sektor kesehatan, Bupati memastikan keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC) guna mempermudah akses medis warga.

“Melalui program ini, warga Banyumas yang membutuhkan layanan kesehatan di rumah sakit cukup menunjukkan KTP untuk mendapatkan pelayanan BPJS,” jelasnya.

Terkait konektivitas wilayah, kabar gembira datang dari pusat mengenai rencana pembangunan Jalan Tol Penjagan–Cilacap. Proyek yang direncanakan mulai digarap pada 2029 ini diharapkan menjadi urat nadi ekonomi baru bagi desa-desa di Banyumas.

“Pembangunan direncanakan mulai berjalan pada tahun 2029 dengan harapan membuka akses ekonomi baru serta memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga menjangkau hingga pelosok desa,” tuturnya.

Acara diakhiri dengan pesan agar seluruh elemen masyarakat menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh hoaks, demi menjaga kondusivitas Banyumas menuju daerah yang lebih produktif dan sejahtera.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!