Sumanto Soroti Dampak Signifikan Ramadan pada Perekonomian Masyarakat 

Djamal SG
Ketua DPRD Jateng, Sumanto singgung dampak signifikan Ramadan pada geliat perekonomian. (dokpri).

Ketua DPRD Jateng Sumanto menyoroti dampak signifikan Ramadan pada perekonomian masyarakat. Dia mengatakan, di masa Ramadan perekonomian bergeliat.  Salah satu indikatornya, aktivitas di pasar tradisional menggeliat, konsumsi masyarakat meningkat, dan omset pelaku UMKM juga naik.

Ketua DPRD Jateng mengatakan hal itu saat menjadi narasumber dialog radio di Swiba FM, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. Dia menyampaikan, sejak awal Ramadan, geliat ekonomi masyarakat terlihat meningkat cukup signifikan.

“Setiap memasuki Ramadan, perputaran ekonomi di Jawa Tengah selalu mengalami peningkatan. Tahun ini pun demikian. Aktivitas di pasar tradisional, pusat perbelanjaan, hingga pelaku UMKM menunjukkan tren yang positif, terutama pada sektor bahan pokok, kuliner, dan fashion muslim,” katanya.

Menurut Sumanto, lonjakan tingkat konsumsi masyarakat saat Ramadan merupakan fenomena tahunan yang harus diantisipasi dengan pengawasan yang ketat. Khususnya, terkait ketersediaan dan harga bahan pokok. DPRD Jateng, terus mendorong Pemprov untuk melakukan monitoring harga dan memastikan distribusi berjalan lancar.

“Apalagi menjelang Lebaran, pengawasan harus lebih diperketat agar tidak terjadi lonjakan harga yang merugikan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga  Pengurus DPD PKS Cilacap Resmi Dilantik, Ini Pesan Penting DPW PKS Jawa Tengah

Sumanto Juga Soroti Wirausahawan Dadakan di Saat Ramadan

Sumanto juga menyoroti fenomena masyarakat yang mendadak berwirausaha selama Ramadan. Hal itu bisa terlihat dari  pedagang takjil yang bermunculan di berbagai titik. Fenomena tersebut adalah bentuk kreativitas dan daya juang ekonomi masyarakat yang perlu mendapat dukungan.

“Ramadan membuka peluang usaha yang sangat luas. Selama tertib, menjaga kebersihan, dan tidak mengganggu ketertiban umum, tentu harus kita dukung,” ujarnya.

Sumanto mengatakan, DPRD Jateng, mendorong kebijakan yang berpihak pada UMKM dan pedagang kecil. Yaitu penyediaan lokasi berjualan yang tertata, kemudahan perizinan sementara, hingga fasilitasi bazar Ramadan.

Selain aspek ekonomi, DPRD Jateng juga memberikan perhatian pada program sosial seperti pasar murah dan bantuan pangan bagi masyarakat kurang mampu. Sumanto menambahkan, fungsi budgeting dan pengawasan akan diarahkan agar program pasar murah dan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran. Ramadhan harus menjadi momentum memperkuat solidaritas sosial.

Sementara dalam hal keamanan, DPRD Jateng mendorong koordinasi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan untuk meningkatkan patroli di pusat keramaian, pasar, serta pusat perbelanjaan.

Baca juga  ‎5 Persiapan Penting Menyambut Bulan Ramadan, Ini Pesan Gus Mikh dari Banjarnegara

“Kami berharap penegakan aturan dilakukan secara humanis, persuasif, tetapi tetap tegas. Dialog harus dikedepankan, namun pelanggaran yang merugikan masyarakat luas tentu harus ditindak sesuai aturan,” katanya.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.