Ketua DPRD Jateng Tekankan Merawat Lingkungan Harus Ikhlas untuk Anak Cucu

Djamal SG
Ketua DPRD Jateng Sumanto menebar benih. (dokpri)

Ketua DPRD Jateng Sumanto dorong semua pihak peduli pelestarian lingkungan. Dia menyoroti maraknya kerusakan lingkungan dan minimnya ketersediaan air saat musim kemarau. Dia mengatakan, merawat lingkungan harus ikhlas demi masa depan anak cucu.

Ketua DPRD Jateng itu mengungkapkannya, saat menggelar gerakan penanaman pohon Jogo Kali Merawat Bumi di Kali Klegung, Desa Karangpandan, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, belum lama ini. Aksi tersebut melibatkan Relawan Jogo Kali dan para petani desa setempat. Usai menanam pohon penyimpan air, Sumanto juga menebar bibit ikan air tawar di Kali Klegung.

“Aksi ini mungkin tidak bisa menyelesaikan masalah lingkungan secara menyeluruh. Namun inilah yang bisa kita lakukan. Harapannya dapat memberikan manfaat dalam 5 sampai 10 tahun ke depan untuk kelestarian sumber air,” kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dia menambahkan, sudah menjadi tugas masyarakat untuk merawat lingkungan. Meski tidak berdampak secara langsung, gerakan tersebut diharapkan bisa bermanfaat bagi generasi masa depan.

“Ini nanti yang mendapat manfaat anak cucu kita, jadi kita harus ikhlas meski saat ini tidak bisa memetik hasilnya secara langsung,” imbuhnya.

Baca juga  Ketua DPRD Jateng Dorong Kolaborasi dan Profesionalitas bagi Pengusaha Sound

Ketua DPRD Jateng Jelaskan Alasan Memilih Penghijauan Sekitar Sungai

Ketua DPRD Jateng ini mengungkapkan, gerakan Jogo Kali Merawat Bumi sengaja memilih daerah sekitar sungai untuk dihijaukan. Tujuannya agar lingkungan sekitar sungai terhindar dari erosi. Selain itu agar sumber air tetap terjaga di masa depan.

“Ini kita tanam bibit Pohon Beringin, Preh, dan Bulu yang bisa menyimpan air. Sengaja kami tanam di tepi sungai agar bisa tumbuh besar meskipun pada musim kemarau,” kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar tersebut.

Menurut Sumanto, pohon penyimpan air memiliki banyak manfaat dalam menciptakan belik atau sumber air kecil. Ia mencontohkan, di pedesaan masih banyak sendang, sumber air alami yang di dekatnya pasti ada pohon besar.

“Kalau kita lihat, sendang itu ada di bawah pohon besar. Itulah sumber air yang sekarang sedang kita usahakan,” kata Ketua DPRD Jateng tersebut.

Gerakan Jogo Kali Merawat Bumi tersebut rencananya Sumanto gelar setiap Sabtu di Kabupaten Karanganyar. Khususnya, pada lokasi yang minim pepohonan. Sumanto juga telah membentuk Relawan Jogo Kali yang berjumlah 7 orang di setiap desa.

Baca juga  Permintaan Penting Sumanto terkait Infrastruktur di Jateng Jelang masa Mudik 

Sementara, Kepala Desa Karangpandan, Danan Edi Ruslandari mengatakan, para petani di wilayahnya kerap kesulitan mendapatkan air saat musim kemarau. Petani harus bekerja keras mengairi sawahnya agar padi tetap tumbuh subur.

“Bila hujan berhenti satu bulan saja, petani cukup kerepotan karena sulit mencari air. Bahkan, banyak petani tidurnya di sawah untuk menjaga air tetap mengalir,” ujarnya.

Dia berterima kasih pada Sumanto yang menggelar aksi tersebut. Danan berharap penanaman pohon bisa memberikan manfaat ke depan sehingga para petani lebih mudah mendapatkan air untuk pengairan sawah.

Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar, Sri Harjono menyebut Sumanto cukup visioner karena menggelar aksi tersebut. Sebab ke depan ancaman krisis lingkungan semakin nyata. Dia optimis gerakan tersebut bakal memberikan dampak positif di masa depan.

“Nandur sekarang akan memberikan manfaat ke depan. Saya mengajak para relawan ini, bertindak tanpa menghitung untung rugi. Kalau tidak mengunduh hasilnya sekarang, anakmu, cucumu yang akan mendapat manfaatnya,” ujarnya.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Baca juga  Ketua DPRD Jateng: Sejak 2009 Sistem Pemilu di Indonesia Sangat Liberal