Pensiunan Guru Ditipu Karyawan Bank, Dana Rp 200 juta Raib  

Besari
Kusyanti, pensiunan guru yang menjadi korban penipuan oleh karyawan bank di Purwokerto, menunjukan surat kuasanya, didampingi Advokat Djoko Susanto, di kantor Klinik Hukum Peradi SAI, Rabu (13/05/2026). (Besari)

Kusyanti, warga Purwokerto sekitar satu tahun diseliputi kegelisahan. Pasalnya, uang Rp 200 juta yang dia setorkan ke bank, tak masuk dalam rekeningnya. Bahkan, ketika berniat mengambil namun tak pernah bisa dan hanya diberi janji-janji tak jelas.

Perempuan yang merupakan pensiunan guru SMK di Purwokerto ini menceritakan, dia datang ke bank Mandiri Taspen Cabang Purwokerto, pada 2 Mei 2025. Dia membawa uang Rp 200 juta untuk disimpan di bank.

Sesampainya disana, dia ditemui oleh karyawan bank tersebut yang bernama Dika. Dia secara prosedural seperti layaknya nasabah pada umumnya. Namun, setelah beberapa waktu dicek, ternyata tidak masuk dalam rekeningnya.

“Iya, saya setornya di bank dan jam kerja, saya juga dilayani oleh karyawan bank itu,” katanya, Rabu siang.

Sampai saat ini, Kusyanti tidak bisa menarik uangnya itu. Namun setiap kali datang ke bank hanya diminta untuk menunggu. Namun, informasi dari bank tersebut, karyawan yang bernama Dika sudah resign.

“Katanya Dika sudah resign, saya shock. Terus saat mencoba untuk mengambil uangnya, disuruh menunggu saja,” ujarnya.

Baca juga  Kasus Dugaan KDRT Oknum Polisi di Purwokerto Segera Naik ke Penyidikan

Kuasa hukum atau pendamping Kusyanti menyatakan telah menyampaikan somasi kepada mantan karyawan Dika dan pimpinan Bank Mandiri Taspen cabang Purwokerto. Mereka memberi tenggat waktu 3×24 jam untuk menyelesaikan masalah ini.

“Bila dalam jangka waktu tersebut tidak ada penyelesaian, kami akan laporkan sebagai tindak pidana penipuan Pasal 492 junto Undang-Undang Perbankan,” tegas pendamping tersebut.

Kusyanti menegaskan bahwa transaksi dilakukan secara resmi di kantor bank pada jam kerja, dengan bukti-bukti dokumen yang diterimanya, termasuk yang bermaterai. Ia juga menyebut rekening tujuan adalah rekening miliknya sendiri sebagai nasabah.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!