Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Ekonomi > Penjualan Mobil Listrik Melejit, LCGC Tertinggal Jauh di Akhir 2025
Ekonomi

Penjualan Mobil Listrik Melejit, LCGC Tertinggal Jauh di Akhir 2025

Santo
Terakhir diperbarui: 18 November 2025 12:19
Santo
Membagikan
Mobil Listrik Terlaris 2025 BYD Atto 1
Mobil listrik BYD Atto 1. (byd.com)
Membagikan

Mobil listrik memecahkan rekor baru dalam hal penjualan di penghujung 2025. Lonjakan besar ini terjadi di pasar otomotif Indonesia pada Oktober 2025.

Contents
  • Data Penjualan Mobil Listrik Oktober 2025 Melonjak 245 Persen
  • BYD Atto 1 Jadi Mobil Listrik Terlaris 2025
  • Mobil China Makin Agresif, Produsen Jepang Mulai Terdesak
  • Tren Mobil Listrik 2025 Jadi Titik Balik Otomotif Indonesia
  • Penjualan LCGC 2025 Masih Lesu Meski Ada Kenaikan Bulanan
  • LCGC Turun 35 Persen, Jauh dari Capaian Tahun Lalu
  • Toyota Calya Masih Jadi LCGC Terlaris di Indonesia
  • Penyebab Pasar LCGC Turun: Perubahan Minat dan Kenaikan BBM
  • Mobil China Terlaris di Indonesia 2025
  • Mobil China Dominasi Indonesia Berkat Teknologi dan Harga Kompetitif

Untuk pertama kalinya dalam sejarah industri kendaraan nasional, mobil listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) mencatatkan lompatan penjualan yang begitu tajam.

Pada periode tersebut, distribusi kendaraan dari pabrik ke diler mencapai 74.019 unit di seluruh Indonesia.

Dari total itu, mobil listrik menyumbang porsi yang sangat signifikan sehingga membuat pasar otomotif masuk ke fase peralihan menuju elektrifikasi.

Data Penjualan Mobil Listrik Oktober 2025 Melonjak 245 Persen

Data wholesales Gaikindo menunjukkan penjualan mobil listrik melonjak drastis dari sebelumnya 4.039 unit pada September menjadi 13.935 unit pada Oktober.

Artinya, dalam satu bulan saja terjadi peningkatan hingga 245 persen. Pencapaian ini bukan hanya mencerminkan kenaikan volume, tetapi juga menandakan percepatan transisi industri otomotif nasional yang mulai meninggalkan ketergantungan pada kendaraan berbahan bakar fosil.

Kinerja ini menyebabkan pangsa pasar BEV naik sampai 18,8 persen dari total penjualan mobil nasional. Angka tersebut jauh melampaui capaian tahun 2024 yang baru sekitar 5 persen.

Lonjakan ini sekaligus menempatkan mobil listrik jauh di atas model hybrid, yang pada periode yang sama mencatatkan distribusi 5.556 unit.

Kenaikan penjualan secara keseluruhan juga terjadi di pasar otomotif nasional, dengan total wholesales meningkat 19,2 persen dari 62.077 unit pada September menjadi 74.019 unit di Oktober.

Baca juga  Biaya PBB di Banyumas Naik Setinggi Langit di Tengah Ekonomi Sulit

BYD Atto 1 Jadi Mobil Listrik Terlaris 2025

Dominasi penjualan mobil listrik pada bulan tersebut tidak lepas dari performa luar biasa BYD Atto 1. Model ini menjadi bintang utama dengan distribusi mencapai 9.396 unit, menjadikannya mobil listrik terlaris sepanjang Oktober 2025.

Tren ini menunjukkan perubahan selera konsumen yang kini lebih condong pada kendaraan berdimensi kompak dengan teknologi modern serta harga yang bersaing.

Selain Atto 1, beberapa model ikut memperkuat dominasi mobil China di pasar nasional. Binguo EV membukukan 625 unit, disusul BYD M6 dengan 516 unit, serta Chery J6 sebanyak 386 unit.

Sejumlah model lain seperti BYD Sealion 7, Aion V, Atto 3, dan Denza D9 juga menunjukkan performa solid yang turut menyumbang pertumbuhan.

Mobil China Makin Agresif, Produsen Jepang Mulai Terdesak

Peningkatan pesat mobil listrik ini membuat Jepang dan Korea, yang selama ini mendominasi pasar otomotif Indonesia, harus lebih waspada.

Pabrikan China menghadirkan strategi agresif, mulai dari menawarkan pilihan model yang lebih banyak, teknologi yang lebih maju, fitur lengkap, hingga harga yang sangat kompetitif.

Faktor-faktor inilah yang mendorong masyarakat semakin mempertimbangkan mobil listrik sebagai alternatif kendaraan utama.

Tren Mobil Listrik 2025 Jadi Titik Balik Otomotif Indonesia

Pergeseran besar ini menggambarkan perubahan lanskap otomotif nasional yang semakin berpihak pada elektrikasi.

Konsumen kini lebih peka terhadap efisiensi biaya operasional, ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang semakin meluas, serta insentif pemerintah yang mendukung percepatan penggunaan kendaraan rendah emisi.

Kombinasi tersebut mempercepat penetrasi BEV sampai menembus angka tertinggi dalam sejarah penjualan mobil nasional.

Penjualan LCGC 2025 Masih Lesu Meski Ada Kenaikan Bulanan

Di sisi lain, cerita yang berbeda terjadi pada pasar kendaraan LCGC. Meskipun pasar mobil listrik berjaya, LCGC justru menunjukkan tren perlambatan yang cukup panjang sepanjang 2025.

Baca juga  Purbaya Umumkan 2 Nomor Resmi Lapor Pak Menkeu, Jangan Sampai Tertipu Nomor Palsu!

Pada Oktober, distribusi LCGC tercatat 8.505 unit, memang mengalami kenaikan sekitar 9 persen dari September yang berada di angka 7.795 unit.

Namun jika dibandingkan dengan performa awal tahun—yang rata-rata mencapai lebih dari 10 ribu unit per bulan—peningkatan tersebut masih belum cukup untuk mengembalikan kinerja segmen ini.

LCGC Turun 35 Persen, Jauh dari Capaian Tahun Lalu

Data menunjukkan bahwa pada Januari hingga Maret 2025, penjualan LCGC masih mampu mencatatkan angka kuat: 12.324 unit pada Januari, 13.618 unit pada Februari, dan 12.726 unit pada Maret.

Setelah memasuki kuartal kedua, penurunan mulai terasa dan tidak kembali ke level 10 ribu unit hingga akhir Oktober. Secara total, LCGC hanya mencatatkan 97.556 unit sepanjang Januari–Oktober 2025, turun sekitar 35 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Jika ditarik lebih detail, penurunan paling terasa terlihat pada perbandingan year-on-year. Untuk Oktober 2025, penjualan LCGC hanya 8.505 unit, jauh di bawah Oktober 2024 yang mencapai 14.765 unit.

Artinya, penurunan volumenya mencapai 42 persen. Kondisi ini menggambarkan bahwa segmen LCGC sedang berada dalam tekanan berat.

Toyota Calya Masih Jadi LCGC Terlaris di Indonesia

Penjualan Mobil Listrik Melejit, LCGC Tertinggal Jauh di Akhir 2025, Toyota Calya
Penjualan mobil listrik melejit, sementara LCGC tertinggal jauh di akhir 2025. Toyota Calya, menjadi LCGC paling laris tahun ini. (toyota.astra.co.id)

Namun demikian, beberapa model masih menunjukkan ketahanan yang cukup kuat. Toyota Calya kembali menjadi model paling diminati dengan penjualan 3.057 unit, naik lebih dari 21 persen dibandingkan September yang mencatatkan 2.523 unit.

Honda Brio Satya menempati posisi kedua dengan 2.021 unit, disusul Daihatsu Sigra yang berada di posisi ketiga dengan 1.689 unit. Toyota Agya dan Daihatsu Ayla melengkapi urutan lima besar.

Walau pergerakan ini menunjukkan sinyal perbaikan, tekanan dari berbagai sisi membuat segmen LCGC sulit kembali ke kejayaan beberapa tahun lalu. Perubahan pola konsumsi masyarakat menjadi salah satu faktor utama.

Penyebab Pasar LCGC Turun: Perubahan Minat dan Kenaikan BBM

Konsumen kini mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai pilihan utama karena menawarkan biaya operasional lebih rendah, perawatan minimal, serta citra modern dan ramah lingkungan.

Baca juga  Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp2,32 Juta per Gram

Selain itu, meningkatnya harga bahan bakar fosil turut menjadi pendorong masyarakat berpindah ke mobil listrik.

Tidak hanya itu, persaingan dari mobil-mobil baru dengan teknologi hybrid dan listrik juga semakin menggoyang posisi LCGC.

Di tengah tren elektrifikasi global, produsen lebih gencar mengembangkan model BEV maupun hybrid sehingga LCGC mulai kehilangan daya tarik.

Mobil China Terlaris di Indonesia 2025

penjualan mobil listrik melejit di akhir 2025 dan byd atto 1 menjadi yang terlaris Penjualan Mobil Listrik Melejit, LCGC Tertinggal Jauh di Akhir 2025
Penjualan mobil listrik melejit di akhir 2025 dan BYD Atto 1 menjadi yang terlaris. (byd.com)

Transisi market ini juga terlihat jelas dalam dominasi merek China di Indonesia. BYD, Chery, Wuling, Denza, dan Aion menjadi lima besar merek China terlaris di Tanah Air sepanjang 2025.

BYD memimpin dengan 31.046 unit berkat strategi all-in pada mobil listrik. Chery membuntuti dengan 16.667 unit melalui portofolio lengkap mulai dari bensin hingga EV.

Wuling yang sebelumnya menjadi ikon mobil China di Indonesia, turun ke posisi ketiga dengan 15.728 unit.

Denza yang bermain di segmen premium mencatat lebih dari 6.700 unit hanya dengan satu model, sementara Aion melengkapi daftar dengan lebih dari lima ribu unit.

Mobil China Dominasi Indonesia Berkat Teknologi dan Harga Kompetitif

Keberhasilan produsen China bukan hanya karena harga yang lebih terjangkau, tetapi juga kemampuan menghadirkan teknologi mutakhir, fitur keselamatan modern, dan pilihan kendaraan listrik yang semakin relevan bagi konsumen Indonesia.

Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi pabrikan Jepang dan Korea yang selama bertahun-tahun menguasai pasar otomotif nasional.

Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi titik balik penting bagi industri otomotif nasional. Mobil listrik berada di puncak popularitas, sedangkan pasar LCGC harus menghadapi kenyataan pahit bahwa mereka tidak lagi menjadi pilihan utama.

Konsumen kini menilai kendaraan berdasarkan efisiensi, teknologi, dan manfaat jangka panjang, dan untuk saat ini, mobil listrik masih menjadi kandidat yang paling memenuhi semua kriteria itu.

TAG:BYDGaikindoLCGCmobil Chinamobil listrikmobil listrik 2025otomotif Indonesiapasar otomotif 2025penjualan LCGCpenjualan mobil listrik
Artikel Sebelumnya Harga Emas Antam Hari Ini Harga Emas Antam Hari Ini Turun ke Rp2,32 Juta per Gram
Artikel Selanjutnya img 20251118 wa0043 Ibu dan Anak Korban Longsor Majenang Ditemukan di Kedalaman 4 Meter Ibu dan Anak Korban Longsor Majenang Ditemukan di Kedalaman 4 Meter
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kampung konveksi
BanjarnegaraEkonomi

Tahukah Kamu, Kaos di Tanah Abang Ternyata Diproduksi dari Kampung Konveksi di Banjarnegara

Oleh Syarif TM
Raperda apbd cilacap 2026
CilacapEkonomi

Anggaran dari Pemerintah Pusat Dipotong Rp 393 M, Ini Rincian Kegiatan di Cilacap yang Dipangkas di 2026

Oleh Redaksi
Harga Emas Antam Naik Gila! Sentuh Rp2,41 Juta/Gram
Ekonomi

Harga Emas Antam Naik Gila! Sentuh Rp2,41 Juta/Gram

Oleh Santo
Job fair gor satria banyumas, umk banyumas
BanyumasEkonomi

Pembahasan UMK Banyumas 2026 Molor, Dinnaker Masih Tunggu Petunjuk Teknis Pusat

Oleh Besari
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?