Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Ibu dan Anak Korban Longsor Majenang Ditemukan di Kedalaman 4 Meter
Cilacap

Ibu dan Anak Korban Longsor Majenang Ditemukan di Kedalaman 4 Meter

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 18 November 2025 23:41
Faiz Ardani
Membagikan
img 20251118 wa0043 Ibu dan Anak Korban Longsor Majenang Ditemukan di Kedalaman 4 Meter
Tim SAR saat evakuasi korban longsor Majenang Cilacap. (Basarnas Cilacap).
Membagikan

Ibu dan Anak Korban Longsor Majenang Ditemukan di Kedalaman 4 Meter. Upaya pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, kembali membuahkan hasil pada hari keenam operasi SAR, Selasa (18/11/2025). Dua korban tambahan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, yakni seorang ibu dan anak yang tertimbun material longsor sedalam empat meter.

Contents
  • Ibu dan Anak Ditemukan Berdekatan
  • Detik-detik Penemuan Ibu dan Anak
  • Hambatan Lokasi Semakin Besar
  • Total Korban Terus Bertambah

Temuan ini menambah panjang daftar korban meninggal akibat bencana longsor besar yang menghantam kawasan tersebut beberapa hari lalu. Proses pencarian masih terus dilakukan, mengingat masih terdapat sejumlah korban yang belum ditemukan.

Ibu
Tim SAR saat evakuasi korban longsor Majenang Cilacap. (Basarnas Cilacap).

Ibu dan Anak Ditemukan Berdekatan

Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah, mengatakan bahwa medan pencarian semakin sulit akibat intensitas hujan yang masih tinggi dan kondisi tanah yang rawan ambles. Demi keamanan personel, operasi terpaksa dihentikan lebih awal.

“Bahwa kita mulai pada pukul 05.30 dan kita akhiri pada hari ini pukul 16.15 dikarenakan hujan,” ujar Abdullah dalam keterangannya.

Baca juga  Kilang Cilacap Berdayakan Kelompok Wanita Tani Maos Lewat Budidaya Hidroponik
Ibu
Tim SAR saat evakuasi korban longsor Majenang Cilacap. (Basarnas Cilacap).

Detik-detik Penemuan Ibu dan Anak

Korban pertama yang ditemukan adalah seorang balita perempuan bernama Arumi Purnamasari (4). Ia dievakuasi pada pukul 15.03 WIB setelah tim SAR berhasil menembus tumpukan material tanah dan reruntuhan rumah warga.

Sekitar satu jam kemudian, tim kembali menemukan korban kedua yang ternyata merupakan ibu dari Arumi, yaitu Lili Safitri (39). Jenazah Lili berhasil dievakuasi pada pukul 16.12 WIB dari kedalaman yang sama.

“Mereka satu keluarga. Ibu dan anak ditemukan berdekatan di kedalaman 4 meter,” jelas Abdullah.

Titik penemuan keduanya disebut tidak jauh dari lokasi ditemukannya sebuah sepeda motor keluarga tersebut sehari sebelumnya, yang sempat menjadi petunjuk kuat dan mempersempit area pencarian.

Usai dievakuasi, kedua jenazah langsung dibawa ke RSUD Majenang untuk proses serah terima kepada keluarga dan identifikasi lanjutan.

Ibu
Tim SAR saat evakuasi korban longsor Majenang Cilacap dengan medan yang sulit (Basarnas Cilacap).

Hambatan Lokasi Semakin Besar

Abdullah mengungkapkan bahwa kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi tim gabungan. Seiring berjalannya proses, material longsor semakin dalam dan struktur tanah tidak stabil sehingga menyulitkan alat berat melakukan manuver.

Baca juga  Hari Ketiga Operasi SAR Sungai Klawing Purbalingga: Satu Korban Ditemukan Meninggal, Dua Masih Pencarian

“Tingkat kedalaman tanah berpengaruh, area pencarian yang sudah kita bentuk, yang sudah kita perkecil pun menjadi faktor penghambat sendiri,” ungkapnya.

Tidak semua titik dapat dijangkau oleh alat berat ekskavator karena tanah masih sangat gembur dan berisiko runtuh kembali. Oleh karena itu, beberapa sektor terpaksa digarap menggunakan metode manual dengan menggali sedikit demi sedikit.

Meskipun demikian, seluruh unsur SAR melakukan upaya maksimal dengan dukungan teknologi dan peralatan yang tersedia.

“Kita tidak pantang menyerah, usaha maksimal tetap kita lakukan, penggunaan drone, penggunaan dan pengerahan anjing pelacak, penggunaan peralatan ekstrikasi, sampai dengan penggunaan alkon kita maksimalkan,” tegas Abdullah.

Total Korban Terus Bertambah

Hingga memasuki hari keenam operasi pencarian ini, total 18 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, masih ada 5 orang korban yang belum ditemukan dan terus menjadi prioritas dalam pencarian.

Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI-Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat masih bekerja tanpa henti, dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan dan dipulangkan untuk dimakamkan secara layak.

Baca juga  Tim SAR Cari 21 Korban Longsor Majenang Cilacap Fokus Lima Titik

Bencana longsor di Majenang ini menjadi peringatan keras soal tingginya risiko bencana di kawasan perbukitan dengan intensitas hujan tinggi. Seluruh pihak kini berharap cuaca semakin bersahabat sehingga proses pencarian dapat berjalan lancar dan aman.

Semua doa tertuju pada para korban dan keluarga yang ditinggalkan, menanti keajaiban di tengah duka yang mendalam.

TAG:BasarnasBencanaTanahLongsorCibeunyingEvakuasiKorbanKabarCilacapKabupatenCilacapLongsorMajenangMajenangSARCilacap
Artikel Sebelumnya Mobil Listrik Terlaris 2025 BYD Atto 1 Penjualan Mobil Listrik Melejit, LCGC Tertinggal Jauh di Akhir 2025
Artikel Selanjutnya kesenian tradisional Pelaku Kesenian Tradisional Perlu Beradaptasi dan Inovatif  di Tengah Perkembangan Zaman
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Raperda apbd cilacap 2026
CilacapEkonomi

Anggaran dari Pemerintah Pusat Dipotong Rp 393 M, Ini Rincian Kegiatan di Cilacap yang Dipangkas di 2026

Oleh Redaksi
Propemperda
Cilacap

Propemperda 2026 Disepakati! DPRD–Pemkab Cilacap Fokus Kuatkan Layanan Publik.

Oleh Faiz Ardani
UAS
CilacapRisalah

UAS Safari Dakwah di Alun-alun Cilacap, Jamaah Membludag

Oleh Faiz Ardani
Cilacap Creative Festival
Cilacap

Cilacap Creative Festival 2025: 3 Hari Pesta Kuliner, Seni Budaya & Kreativitas Lokal

Oleh Faiz Ardani
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?