MENJELANG malam pergantian tahun, 218 kepala keluarga (KK) terdampak longsor Situkung, Kecamatan Pandanarum, kembali menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap IV. Penyaluran bantuan dilakukan di Posko Induk Penanggulangan Bencana Korban Longsor Situkung, Rabu (31/12/2025).
Bantuan tersebut disalurkan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara dan bersumber dari donasi masyarakat yang dihimpun melalui rekening resmi posko induk bencana.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, melalui Kepala Bidang Darurat dan Logistik Raib Sekhudin, menjelaskan bahwa BLT tahap IV merupakan tindak lanjut dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dalam membantu pemulihan korban bencana.
“Ini merupakan penyaluran bantuan tahap keempat. Dana berasal dari sumbangan masyarakat yang terkumpul di rekening posko induk dan dikelola oleh PMI Kabupaten Banjarnegara,” ujar Raib.
Setiap KK Terima BLT Tahap IV Rp500 Ribu
Raib menyampaikan, penerima BLT tahap IV ditetapkan berdasarkan hasil verifikasi pemerintah desa dan kecamatan setempat. Dari hasil pendataan, tercatat sebanyak 218 KK dinyatakan berhak menerima bantuan.
“Masing-masing kepala keluarga menerima Rp500 ribu, sehingga total dana yang disalurkan mencapai Rp109 juta. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Penyaluran BLT ini juga dikoordinasikan dengan Posko Induk Penanggulangan Bencana Situkung, sesuai arahan Bupati Banjarnegara. Bantuan tunai tersebut melengkapi bantuan logistik berupa sembako dan kebutuhan dasar lain yang masih terus didistribusikan secara bertahap.
Donasi Bantuan Korban Longsor Dikelola Transparan
Sementara itu, Plh Ketua PMI Kabupaten Banjarnegara, Noor Tamami, menegaskan bahwa PMI terus berkomitmen mengelola donasi bantuan bagi korban longsor Situkung secara transparan dan akuntabel.
“Kami rutin melakukan koordinasi serta menyampaikan laporan penerimaan dan pengeluaran donasi kepada masyarakat. Informasi tersebut juga dapat diakses melalui media sosial resmi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setiap pengeluaran dana donasi bagi korban longsor Situkung harus melalui prosedur ketat dan disertai persetujuan tertulis dari pejabat serta pihak berwenang.
Berdasarkan laporan per 30 Desember 2025, total donasi yang terhimpun melalui rekening resmi posko induk mencapai Rp2.605.832.012. Sementara total pengeluaran untuk BLT tahap I hingga tahap IV tercatat sebesar Rp482.700.000.
“Dengan demikian, saldo sementara donasi bencana Situkung yang masih tersimpan di rekening resmi posko induk sebesar Rp2.123.132.012,” jelas Noor Tamami.
Pemerintah daerah bersama PMI berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban warga terdampak longsor sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan dasar menjelang pergantian tahun.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







