Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Dibalik Aroma Khas Teh Sangan dari Lereng Kalibening
Banjarnegara

Dibalik Aroma Khas Teh Sangan dari Lereng Kalibening

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 12 November 2025 12:03
Syarif TM
Membagikan
Teh Sangan
Petani teh saat memanen pucuk teh untuk dijadikan teh sangan Bedana Kalibening. (dok.Kominfo)
Membagikan

BARI balik kesejukan udara pegunungan Kalibening, aroma khas daun teh sangrai atau teh sangan menyeruak dari dapur-dapur warga Desa Bedana. Di desa yang terletak di lereng perbukitan Banjarnegara ini, tradisi mengolah teh secara manual masih terus dijaga hingga kini.

Contents
  • Perkebunan Teh Seluas 20 Hektare di Lereng Kalibening
  • Inovasi dan Branding Lokal: Rahasia Bertahannya Teh Sangan Bedana
  • Teh Sangan Bedana, Tradisi Turun Temurun Dengan Aroma Menggoda

Proses pengolahan teh sangan ini masih dilakukan secara tradisional, yankni dengan menyangrai daun teh di atas tungku kayu bakar, bukan hanya sekadar pengolahan yang menggunakan cara lama, melainkan warisan budaya yang melahirkan cita rasa dan aroma teh yang begitu khas.

Cara ini masih dipertahankan oleh Tohir, bahkan hingga saat ini Tohir yang juga petani teh asal Desa Bedana ini masih menekuni proses pengolahan teh secara tradisional. Ia masih setia mempertahankan cara lama yang diwariskan dari keluarganya sejak 30 tahun lalu.

“Teh sangan ini prosesnya masih tradisional, pakai tungku kayu bakar. Dari situ muncul rasa dan aroma yang berbeda dibanding teh pabrikan,” ujarnya.

Baca juga  Run For Animal Siap Digelar, Segera Dapatkan Tiketnya

Dengan wajan tanah liat yang dipanaskan di atas api kayu, Tohir menghasilkan berbagai varian teh unggulan, mulai dari teh hijau, teh merah, teh putih, hingga teh mesra, racikan khusus dengan tambahan rempah seperti jahe, nanas, dan daun kemukus.

“Teh putih termasuk premium karena diambil dari pucuk daun dan dipetik di waktu tertentu. Kalau teh mesra itu racikan khusus untuk kaum perempuan,” jelasnya.

Perkebunan Teh Seluas 20 Hektare di Lereng Kalibening

Sekretaris Desa Bedana, Desi Kurniawati, menyebut bahwa teh merupakan salah satu sumber penghidupan utama masyarakat setempat. Lebih dari 20 hektare lahan di desa tersebut ditanami teh dan dikelola secara turun-temurun oleh para petani lokal.

“Teh sangan menjadi komoditas unggulan dan sumber ekonomi utama warga Bedana. Tradisi ini sudah berjalan puluhan tahun,” ujarnya.

Kini, meski proses produksinya masih manual, teh sangan dari Desa Bedana Kalibening telah berkembang menjadi produk unggulan desa. Tak hanya dijual di Banjarnegara, teh khas ini juga telah menembus pasar luar daerah seperti Pekalongan, Semarang, Yogyakarta, hingga Bandung.

Baca juga  Cek Sistem Keamanan, Karutan Dengarkan Curhat Warga Binaan

“Yang paling sering itu ke Pekalongan. Tapi sekarang juga sudah sampai ke Bandung dan Yogyakarta lewat kemitraan,” katanya.

Inovasi dan Branding Lokal: Rahasia Bertahannya Teh Sangan Bedana

Di tengah gempuran produk modern, inovasi menjadi kunci bertahannya teh tradisional Bedana. Melalui UMKM Bedana Maju, para petani berkreasi menciptakan berbagai varian rasa dan aroma alami tanpa bahan kimia.

“Kami terus eksplorasi rasa teh. Ada teh hitam, hijau, merah, putih, dan kombinasi dengan bahan lokal seperti nanas, jahe, dan daun kemukus,” ujarnya.

Cita rasa alami hasil sangrai manual menjadikan Teh Sangan Bedana Kalibening tak sekadar minuman, tetapi juga simbol kekayaan alam dan kearifan lokal Banjarnegara. Di tengah tren gaya hidup sehat dan minuman herbal alami, teh ini semakin diminati oleh generasi muda dan wisatawan yang berkunjung ke daerah pegunungan.

Teh Sangan Bedana, Tradisi Turun Temurun Dengan Aroma Menggoda

Di setiap cangkir teh sangan Bedana tersimpan kisah panjang tentang ketekunan, tradisi, dan kehangatan masyarakat lereng Kalibening. Bagi Tohir dan para petani lainnya, teh bukan sekadar komoditas ekonomi, melainkan bagian dari identitas dan kebanggaan desa mereka.

Baca juga  Jelang Nataru 2025–2026, Rutan Banjarnegara Perketat Pengamanan

Dengan kekayaan rasa, inovasi rasa herbal, dan branding lokal yang kuat, Teh Sangan Bedana Kalibening kini mulai dikenal lebih luas. Dari dapur sederhana di perbukitan Banjarnegara, aroma khasnya kini perlahan menembus batas daerah, bahkan merambah pasar nasional.

TAG:Banjarnegarakalibeningteh bedanateh sangan
Artikel Sebelumnya Hujan deras di banyumas Setiap Hujan Deras Banyumas Dikepung Bencana 
Artikel Selanjutnya Banjir Cilacap Banjir Cilacap, 13 Desa di 6 Kecamatan Terendam
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Gus Mikh
Banjarnegara

Makna Isra Miraj 1447 H: Gus Mikh Banjarnegara Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Penguat Iman di Era Modern

Oleh Heri C
Evaluasi Kader JKN
BanjarnegaraKebumenPurbalingga

Kader JKN Disiapkan Lebih Profesional, BPJS Kesehatan Kebumen Gelar Evaluasi

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?