SRI Rahayu resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banjarnegara periode 2025–2029. Pelantikan pengurus IPSI Banjarnegara berlangsung di Gedung DPRD Banjarnegara, Sabtu (27/12/2025), sekaligus menandai dimulainya persiapan serius menuju Porprov XVII Jawa Tengah 2026.
Sri Rahayu dilantik sebagai ketua umum setelah sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IPSI Banjarnegara pada Juni 2025 lalu, Sri Rahayu akhirnya resmi mengemban amanah sebagai Ketua IPSI Banjarnegara untuk empat tahun ke depan. Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi IPSI Banjarnegara dalam upaya mengembalikan kejayaan prestasi pencak silat di berbagai level kompetisi.
Kembalikan Kejayaan Pencak Silat Banjarnegara
Usai pelantikan, Sri Rahayu bersama jajaran pengurus langsung dihadapkan pada agenda besar, yakni menyusun program kerja dan strategi pembinaan atlet guna menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Pencak silat sendiri merupakan salah satu cabang olahraga unggulan Banjarnegara yang diharapkan mampu menyumbangkan medali emas.
Dalam sambutannya, Sri Rahayu mengajak seluruh padepokan pencak silat di Kabupaten Banjarnegara untuk bersinergi dalam pembinaan atlet secara berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi antarperguruan menjadi kunci utama untuk meningkatkan prestasi.
“Banjarnegara pernah melahirkan atlet pencak silat berprestasi hingga tingkat dunia. Kami mengajak seluruh padepokan untuk bersama-sama meningkatkan pembinaan, agar ke depan kembali lahir atlet Banjarnegara yang mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa,” ujar Sri Rahayu.
Incar Medali Emas di Porprov XVII Jateng
Sementara itu, Ketua KONI Banjarnegara, Nurohman Ahong, menegaskan bahwa IPSI merupakan salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Banjarnegara. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa IPSI Banjarnegara meraih prestasi lebih tinggi.
“Dengan semangat pengurus baru, kami optimistis IPSI Banjarnegara bisa terus berkembang. Untuk Porprov XVII Jawa Tengah 2026, kami menargetkan minimal dua medali emas dari cabang pencak silat,” katanya.
Nurohman juga mengaku yakin kepemimpinan Sri Rahayu akan melahirkan berbagai terobosan. Selain berpengalaman di dunia pencak silat, Sri Rahayu juga dikenal sebagai anggota DPRD Kabupaten Banjarnegara sekaligus wasit nasional IPSI.
Terpilih Secara Aklamasi
Sebagaimana diketahui, Sri Rahayu kembali dipercaya memimpin IPSI Banjarnegara setelah dinilai sukses menjalankan amanah pada periode sebelumnya. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI Banjarnegara yang digelar pada Senin (9/6/2025).
Dengan kepengurusan baru periode 2025–2029, IPSI Banjarnegara diharapkan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi serta kembali menempatkan pencak silat sebagai kebanggaan olahraga Kabupaten Banjarnegara di tingkat regional maupun nasional.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







