Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Soal Jalan Rusak, Bupati Amalia Bicara Terbuka: ‘Ini Tantangan Nyata Banjarnegara’
Banjarnegara

Soal Jalan Rusak, Bupati Amalia Bicara Terbuka: ‘Ini Tantangan Nyata Banjarnegara’

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 25 Desember 2025 13:58
Syarif TM
Membagikan
Bupati soal Jalan Rusak
Bupati Banjarnegara bersama Pj Sekda, DPU PR, Kominfo dalam dialog bersama media terkait pembangunan infrastruktur 2025. (dok. Kominfo)
Membagikan

MASALAH Pembangunan infrastruktur, khususnya jalan rusak masih jadi keluhan utama warga. Di hadapan insan media, Bupati Amalia membeberkan kondisi riil pembangunan infrastruktur Banjarnegara sepanjang 2025.

Contents
  • Jalan Rusak Jadi Tolok Ukur Persepsi Publik
  • Edukasi Kewenangan Jalan
  • Infrastruktur Dibangun Merata

Dalam dialog yang dilakukan bupati Banjarnegara bersama insan media di Kafe Sudut Pandang, Desa Kesenet, Kecamatan Banjarmangu, Rabu (24/12/2025), Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana secara terbuka juga membahas capaian sekaligus tantangan pembangunan infrastruktur di daerah selama tahun 2025.

Didampingi Pj Sekda Banjarnegara Tursiman, Kepala DPUPR Yusuf Winarsono, serta dimoderatori Kepala Dinas Kominfo Sagiyo, dialog bersama bupati sebagai rangkaian kegiatan akhir tahun 2025 ini berjalan cukup terbuka.

Jalan Rusak Jadi Tolok Ukur Persepsi Publik

Dalam kesempatan itu, Bupati Amalia mengakui bahwa kondisi jalan masih menjadi indikator utama masyarakat dalam menilai keberhasilan pembangunan daerah. Apalagi, ketika kondidi jalan rusak banyak dijumpai di setiap sudut wilayah.

“Kami memahami persepsi publik. Program pemerintah sehebat apa pun, kalau kondisi jalan belum baik, sering kali dianggap tidak ada pembangunan,” ujar Amalia.

Baca juga  Pegawai dan Warga Binaan Jalani Tes Urine, Pastikan Rutan Banjarnegara Bebas Narkoba

Ia mengungkapkan, saat awal menjabat, kondisi jalan mantap di Banjarnegara berada di kisaran 51 persen, turun dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 82 persen. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Meski demikian, Amalia menegaskan bahwa Pemkab Banjarnegara terus melakukan pembangunan dengan berbagai skema pembiayaan alternatif di luar APBD.

“Kami tidak tinggal diam. Pembangunan jalan Angkruk Ranis yang mempercepat akses ke Pandanarum, serta ruas Gripit–Kalibening, adalah contoh konkret upaya tersebut,” katanya.

Dikatakannya, Jalan Angkruk Ranis merupakan ruas jalan penting yang menjadi jalur penghubung antara Kecamatan Punggelan dan Kecamatan Pandanarum, jalan ini terkenal dengan tanjakan curam dan pemandangan alamnya, sehingga sering menjadi spot nongkrong atau destinasi wisata alam, terutama saat sore hari untuk menunggu waktu berbuka puasa.

Edukasi Kewenangan Jalan

Bupati juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat terkait kewenangan jalan, yang terbagi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa. Hal ini sangat penting agar masyarakat memahami ketika terjadi jalan rusak, kemana mereka harus mengadu.

Baca juga  Menguak Jejak Tokoh dan Sejarah Masuknya Islam di Banjarnegara

“Tidak semua ruas jalan menjadi kewenangan kabupaten. Ini perlu dipahami bersama agar tidak terjadi kesalahpahaman, artinya tidak semua jalan rusak menjadi tanggungjawab kabupaten,” katanya.

Dalam dialog tersebut, Amalia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila belum mampu memenuhi seluruh harapan masyarakat dalam penanganan jalan rusak. Ia memastikan komunikasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan, termasuk dengan Kementerian PUPR.

“Tahun 2026, ruas jalan nasional Tunggoro hingga Piasa direncanakan mendapat preservasi di beberapa titik. Meski belum overlay penuh, ini tetap menjadi langkah perbaikan,” ujarnya.

Infrastruktur Dibangun Merata

Sementara itu, Kepala DPUPR Banjarnegara Yusuf Winarsono menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya terfokus di wilayah atas, tetapi juga menyasar wilayah bawah seperti Mandiraja, Susukan, dan Rakit.

Meski dana transfer ke daerah pada 2026 diperkirakan turun hingga Rp180 miliar, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara tetap mengalokasikan anggaran infrastruktur sebesar Rp108 miliar.

“Ini menunjukkan komitmen kuat bupati. Target kami, kondisi jalan baik bisa kembali mendekati 82 persen seperti tahun 2021 sebelum masa jabatan berakhir,” kata Yusuf.

Baca juga  Makna Mendalam Tradisi Takiran di Bulan Jumadil Akhir, Warisan Spiritual yang Tetap Lestari di Banjarnegara

Deretan Proyek Infrastruktur 2025

Sepanjang 2025, sejumlah proyek infrastruktur strategis telah direalisasikan, di antaranya:

  • Penggantian Jembatan Kalibombong (Rp1,6 miliar)
  • Penggantian Jembatan Kalibojong Penusupan–Karekan (Rp1,63 miliar)
  • Peningkatan Jalan Mlaya–Getas Pandanarum (Rp1,87 miliar)
  • Rehabilitasi Jembatan Kali Mrawu Bulukuning–Kubang (Rp2,35 miliar)
  • Rehabilitasi Jembatan Panaraban Karangkobar–Batur (Rp3,58 miliar)

Pada anggaran perubahan 2025, pembangunan berlanjut dengan peningkatan Jalan Kebondalem–Silangit, rehabilitasi Jalan Bandingan–Bantarmalang, serta Jalan Susukan–Batas Banyumas.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegarabupati banjarnegarafokus infrastrukturjalan rusak
Artikel Sebelumnya Tinjauan malam natal Malam Natal di Banjarnegara Kondusif, Bupati Pastikan Ibadah Umat Kristiani Aman dan Nyaman
Artikel Selanjutnya Suasana rapat pembinaan aparatur Desa Klapagading Kulon, di Kantor Asisten Pemerintahan Setda Banyumas, Rabu (25/12/2025) malam. Konflik Pemdes Klapagading Kulon: Satria Praja Usulkan Pembentukan Tim Khusus
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Gus Mikh
Banjarnegara

Makna Isra Miraj 1447 H: Gus Mikh Banjarnegara Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Penguat Iman di Era Modern

Oleh Heri C
Evaluasi Kader JKN
BanjarnegaraKebumenPurbalingga

Kader JKN Disiapkan Lebih Profesional, BPJS Kesehatan Kebumen Gelar Evaluasi

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?