LANGKAH Strategis dilakukan oleh MAN 1 Banjarnegara dalam pembentukan karakter dan peningkatan kebugaran siswa melalui olahraga bela diri Karate. Secara resmi, sekolah tersebut melaunching olahraga bela diri karate sebagai kokurikuler wajib, Sabtu (31/1/2026).
Launching karate sebagai kokurikuler digelar di GOR MAN 1 Banjarnegara dan diikuti oleh seluruh civitas akademika, sebagai bentuk komitmen sekolah dalam menanamkan nilai disiplin, mental tangguh, serta kemampuan menjaga diri sejak dini.
Karate Jadi Sarana Pembentukan Fisik, Mental, dan Karakter Siswa
Kepala MAN 1 Banjarnegara, Ridho Pramono, menjelaskan bahwa pemilihan karate sebagai kegiatan wajib didasarkan pada manfaatnya yang menyeluruh, tidak hanya untuk kebugaran fisik, tetapi juga penguatan karakter siswa.
“Program ini dirancang secara terstruktur untuk mengembangkan fisik, mental, dan karakter siswa secara seimbang,” ujarnya.
Melalui latihan rutin, siswa dilatih mengendalikan emosi, meningkatkan rasa percaya diri, serta menanamkan kedisiplinan tinggi. Karate diharapkan menjadi media pembentukan kepribadian positif yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Karate Jadi Ekstra Wajib Selain Pramuka di MAN 1 Banjarnegara
Saat ini, MAN 1 Banjarnegara telah memiliki 22 jenis kegiatan kokurikuler, seperti pramuka, voli, basket, dan sepak bola. Dengan dilaunchingnya olahraga karate ini, maka bela diri karate kegiatan ekstra kurikuler wajib bagi siswa selain Pramuka. Dengan ini, sekolah berharap mampu mencetak siswa yang sehat, berkarakter kuat, dan berprestasi.
“Kokurikuler karate ini bukan sekadar latihan bela diri, tetapi disiplin ilmu yang membentuk fokus dan mental siswa,” katanya.
Ia juga mendorong para siswa untuk aktif mengikuti kejuaraan karate, baik tingkat daerah hingga nasional, sebagai ajang pengembangan bakat dan prestasi.
Kepala Kemenag Banjarnegara Resmikan dan Dukung Penuh Program Karate
Peluncuran karate sebagai kokurikuler wajib ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. Bahkan, peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Kemenag Banjarnegara, Sukarno.
Dalam sambutannya, Sukarno menyampaikan bahwa program karate ini sangat relevan dengan kebutuhan pelajar saat ini, khususnya dalam penguatan karakter dan ketahanan fisik.
“Kami dari Kemenag memberikan dukungan penuh. Ekstrakurikuler karate ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta keterampilan bela diri siswa,” katanya.
Karate Dinilai Siapkan Siswa Hadapi Tantangan Masa Depan
Menurut Sukarno, karate tidak hanya melatih kekuatan fisik, tetapi juga mental dan kedisiplinan siswa agar siap menghadapi tantangan di masa depan.
“Program ini sangat positif. Selain membentuk fisik yang kuat, karate juga melatih mental dan kedisiplinan siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh,” pungkasnya.
Dengan program ini, MAN 1 Banjarnegara menegaskan komitmennya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam pembentukan karakter dan prestasi nonakademik.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.



