SEMPAT tutup akibat kebakaran hebat pada 2024, Pasar Karangkobar kini kembali beroperasi penuh. Pembangunan ulang pasar yang menjadi pusat ekonomi wilayah atas itu resmi rampung dan diresmikan oleh Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, Kamis (13/11/2025).
Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng, penyerahan kunci kios kepada pedagang, serta gelaran Karangkobar Bersholawat bersama Gus Zakky Mabrur sebagai bentuk syukur atas selesainya rekonstruksi pasar.
Bupati Amel: Rawat Fasilitas dan Jaga Kerukunan Pedagang
Dalam sambutannya, Bupati Amel mengapresiasi rampungnya pembangunan Pasar Karangkobar yang kembali menjadi simpul penting aktivitas perdagangan masyarakat.
“Saya mengimbau seluruh pedagang untuk menjaga kerukunan, keakraban, dan kedamaian dengan sesama pedagang maupun masyarakat. Jagalah kebersihan, ketertiban, dan keamanan pasar. Fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran daerah ini harus dirawat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
Bupati menekankan, pembangunan infrastruktur publik harus mendapat pengawasan dari banyak pihak, termasuk masyarakat, agar hasilnya berkualitas dan tepat sasaran.
“Pengawasan itu penting untuk menjamin kualitas bangunan sesuai spesifikasi. Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, pembangunan Pasar Karangkobar selesai tepat waktu. Semoga memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Rekonstruksi Pasar Karangkobar Selesai Tepat Waktu
Pasar Karangkobar merupakan pasar rakyat kelas I tipe A yang dikelola Pemkab Banjarnegara. Pada 17 Mei 2024, pasar ini dilanda kebakaran besar yang menghanguskan 680 los dan 94 kios, membuat ratusan pedagang kehilangan tempat usaha.
Sebagai respons, Pemkab Banjarnegara mengalokasikan APBD Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak lebih dari Rp 6,2 miliar untuk pembangunan kembali pasar.
Proses rekonstruksi diawali dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Amalia Desiana dan Wakil Bupati Wakhid Jumali pada Juni 2025.
Kepala DPUPR Banjarnegara, Yusuf Winarsono, menjelaskan pembangunan berlangsung selama 150 hari kalender, mulai 6 Mei hingga 6 Oktober 2025.
“Seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal dan mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan,” katanya.
Hasil rekonstruksi menyediakan 691 unit los dan kios baru, yang kini seluruhnya telah ditempati kembali oleh para pedagang.
Aktivitas Ekonomi Kembali Menggeliat
Dengan beroperasinya kembali Pasar Karangkobar, Pemkab Banjarnegara berharap denyut ekonomi masyarakat Karangkobar dan wilayah sekitarnya semakin pulih dan meningkat.
Pasar yang telah pulih dari musibah kebakaran ini diharapkan menjadi pusat perdagangan yang semakin nyaman, aman, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!





