Dorong Melek Digital, Pelaku UMKM di Banjarnegara Dapat Pelatihan

Syarif TM
Dorong UMKM naik kelas, Pelaku UMKM di Banjarnegara dapat pelatihan. (dok.kominfo)

PEMERINTAH Kabupaten Banjarnegara terus mendorong transformasi digital di kalangan pelaku UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) guna meningkatkan daya saing usaha. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui pelatihan digitalisasi keuangan bagi puluhan pelaku UMKM dan wirausaha pemula.

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Banjarnegara tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam mengelola keuangan secara lebih tertib, transparan, dan berbasis teknologi digital.

Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Banjarnegara, Adi Cahyono Purwo Saputro, mengatakan bahwa pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan usaha yang sehat dan berkelanjutan.

“Pelatihan bagi pelaku UMKM ini kami selenggarakan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar mampu menerapkan tata kelola keuangan berbasis digital, meningkatkan akuntabilitas usaha, serta membangun bisnis yang berkelanjutan,” kata Adi.

Menurutnya, perkembangan teknologi saat ini menuntut pelaku UMKM untuk mampu beradaptasi, termasuk dalam pengelolaan transaksi, pencatatan keuangan, hingga penyusunan laporan usaha yang lebih efektif dan akurat.

Baca juga  Dua Atlet Banjarnegara Sabet Dua Emas di Popda SD Tingkat Jateng 2025

Prioritaskan Pelaku UMKM dari Keluarga Rentan

Adi menjelaskan, program pelatihan pelaku UMKM ini diprioritaskan bagi pelaku usaha lokal yang berasal dari keluarga rentan dan telah terdata dalam Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) maupun Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) pada desil 1 hingga 5.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui penguatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Selain itu, peserta juga didorong untuk membagikan ilmu yang diperoleh kepada pelaku usaha lain di lingkungan masing-masing agar manfaat pelatihan dapat dirasakan lebih luas.

“Peserta yang mengikuti pelatihan ini jumlahnya terbatas. Karena itu kami berharap ilmu yang didapat dapat disebarluaskan kepada sesama pelaku usaha. Tidak perlu takut bersaing, karena setiap orang memiliki rezekinya masing-masing, yang terpenting adalah terus berusaha dan berkembang,” ujarnya.

Adi juga mengingatkan bahwa kesuksesan usaha membutuhkan proses panjang yang harus dijalani dengan ketekunan dan konsistensi.

“Tidak ada sukses tanpa proses. Keberhasilan akan datang kepada mereka yang mampu bertahan dan melewati setiap tahapan dengan baik,” tambahnya.

Baca juga  Lanjutkan Pencarian, 11 Alat Berat dan Anjing Pelacak Dikerahkan di Lokasi Longsor Pandanarum

Digitalisasi Keuangan Bantu UMKM Ambil Keputusan Bisnis Lebih Tepat

Dalam sesi pelatihan, narasumber Amaliya Ayu Latifah dari Cilacap memaparkan pentingnya penggunaan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan usaha.

Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas dan pasar yang potensial, namun belum didukung sistem pencatatan keuangan yang memadai. Kondisi tersebut sering kali membuat pelaku usaha kesulitan memantau kondisi keuangan secara akurat.

“Dengan pencatatan keuangan berbasis digital, pelaku usaha dapat memantau arus kas, mencatat transaksi dengan lebih akurat, dan memiliki data yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan,” katanya.

Ia menambahkan, penggunaan aplikasi keuangan digital dapat membantu mengurangi kesalahan pencatatan, meningkatkan efisiensi administrasi, sekaligus mempermudah penyusunan laporan keuangan usaha.

Pelaku Usaha Rasakan Manfaat Pelatihan Digitalisasi

Pelatihan tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta. Salah satunya Kaslam, pelaku usaha madu murni asal Kecamatan Madukara.

Kaslam mengaku memperoleh banyak wawasan baru mengenai pemanfaatan teknologi digital yang dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan usaha sehari-hari.

Baca juga  Ekraf Nextgen Tour di SMAN 1 Sigaluh: Siswa Belajar Ubah Hobi Jadi Cuan dan Bangun Brand Sejak Sekolah

“Materinya sangat bermanfaat dan mudah dipahami. Saya jadi mengetahui cara memanfaatkan teknologi digital untuk membantu pengelolaan usaha. Ke depan akan saya terapkan agar usaha bisa berkembang lebih baik,” katanya.

Melalui pelatihan digitalisasi keuangan ini, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap semakin banyak UMKM lokal yang mampu bertransformasi menuju sistem pengelolaan usaha berbasis digital. Dengan demikian, pelaku usaha dapat menjalankan bisnis secara lebih profesional, efisien, dan memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.