Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Buka Peluang Usaha Baru, Santri di Banjarnegara Dilatih Olah Eceng Gondok Jadi Pakan Ikan
BanjarnegaraEkonomiJateng

Buka Peluang Usaha Baru, Santri di Banjarnegara Dilatih Olah Eceng Gondok Jadi Pakan Ikan

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 10 Desember 2025 16:45
Syarif TM
Membagikan
Eceng gondok
Proses pengolahan eceng gondok menjadi pakan ikan berkualitas. (dok. SGN)
Membagikan

UPAYA mendorong kemandirian ekonomi santri kembali dilakukan di Banjarnegara, kali ini para peserta dilatih membuat pakan ikan berbahan dasar eceng gondok. Program yang digelar di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Roudhotul Qur’an Banjarnegara, ini diikuti oleh santri serta alumni dari berbagai pondok pesantren di Banjarnegara.

Contents
  • Eceng Gondok, Gulma yang Dipandang Sebelah Mata Jadi Pakan Bernilai Tinggi
  • Keterampilan untuk Kemandirian Ekonomi Santri
  • Dukungan Pemerintah untuk Pemberdayaan Berbasis Lokal
  • Antusiasme Tinggi dari Santri
  • Peluang Ekonomi untuk Pesantren dan Masyarakat

Pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Santri Gayeng Nusantara (SGN) Banjarnegara dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, kegiatan ini bertujuan untuk membekali para santri dengan keterampilan kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Eceng Gondok, Gulma yang Dipandang Sebelah Mata Jadi Pakan Bernilai Tinggi

Koordinator pelatihan, Ags Ulinuha (Gus Ulin), menjelaskan bahwa eceng gondok yang selama ini dianggap sebagai pengganggu ekosistem air ternyata bisa diolah menjadi pakan ikan yang bernilai ekonomis.

“Eceng gondok tumbuh sangat cepat dan sering menutup permukaan perairan. Tetapi melalui pelatihan ini, santri diajari mengolahnya menjadi pakan ikan. Bahan ini mudah ditemukan di Banjarnegara sehingga bisa menekan biaya produksi,” katanya.

Baca juga  Kejuaraan Voli Antar SMP/MTs Meriahkan Milad ke-60 MAN 2 Banjarnegara

Dalam pelatihan tersebut, para santri mempelajari proses lengkap, mulai dari pembersihan eceng gondok, pengeringan, fermentasi, hingga pencampuran dengan bahan kaya protein agar pakan yang dihasilkan memenuhi kebutuhan nutrisi ikan.

Keterampilan untuk Kemandirian Ekonomi Santri

Ketua SGN Jawa Tengah, KH Muhammad Chamzah Hasan, yang juga Pengasuh Ponpes Tanbihul Ghifiliin Banjarnegara, menegaskan bahwa program ini menjadi bekal nyata bagi santri setelah lulus.

“Santri tidak hanya harus kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan hidup. Pengolahan eceng gondok menjadi pakan ikan ini sangat potensial, apalagi kebutuhan pakan ikan di Jawa Tengah tinggi dan terus meningkat,” ujarnya.

Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi usaha kecil oleh para alumni pesantren, baik secara individu maupun melalui kelompok usaha pesantren.

Pakan ikan dari Eceng Gondok
Proses pembuatan pakan ikan dari eceng gondok. (dok. SGN)

Dukungan Pemerintah untuk Pemberdayaan Berbasis Lokal

Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Provinsi Jawa Tengah, Candra Yuliawan, menyebutkan pelatihan berbasis potensi lokal menjadi strategi penting pemerintah dalam mengurangi pengangguran.

“Kami mendukung pelatihan yang mudah diterapkan di masyarakat. Eceng gondok melimpah di Banjarnegara. Jika diolah menjadi pakan, nilai ekonominya bisa meningkat signifikan,” katanya.

Baca juga  Resahkan Warga, Waria di Banjarnegara Ini Diamankan Satpol PP

Disnakertrans juga berkomitmen memberikan pendampingan bagi peserta yang ingin membuka usaha mandiri setelah mengikuti pelatihan.

Antusiasme Tinggi dari Santri

Para peserta tampak antusias mengikuti sesi teori dan praktik. Mereka langsung mempraktikkan proses produksi mulai dari bahan mentah hingga pakan siap cetak. Bahkan, hasil olahan praktik langsung diterapkan pada kolam ikan yang ada di kompleks Pesantren tersebut.

“Ternyata eceng gondok tidak hanya gulma, tetapi bisa menjadi pakan ikan. Ilmu ini bermanfaat sekali untuk bekal kami ke depan,” kata Amin, peserta pelatihan.

Peluang Ekonomi untuk Pesantren dan Masyarakat

Banjarnegara memiliki banyak pesantren yang berpotensi menjadi pusat pemberdayaan ekonomi. Melalui pelatihan ini, pesantren dapat mengembangkan unit usaha berbasis pakan ikan.

Selain memenuhi kebutuhan internal, hasil produksi santri dapat dipasarkan ke pembudidaya ikan air tawar di Banjarnegara, termasuk untuk kebutuhan pakan ikan di luar daerah.

Selain itu, dengan melimpaknya bahan baku di Banjarnegara, maka pengolahan eceng gondok menjadi pakan ikan ini menjadi satu peluang pelatihan para santri untuk pengembangan ekonomi pesantren.

Baca juga  Resmikan Gedung Literasi Konservasi, Bupati Dorong Jadi Pusat Edukasi dan Gerakan Peduli Lingkungan

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegaraEceng GondokPakan IkanSantri Gayeng Nusantara
Artikel Sebelumnya Sosialisasi bahaya Narkoba Angka Penyalahgunaan di Kalangan Pelajar Meningkat, BNN Ajak Siswa Berani Konsultasi Soal Narkoba
Artikel Selanjutnya Mini Theater chitra vistara Arpusda Banyumas Luncurkan Mini Theater Chitra Vistara Wujudkan Transformasi Literasi
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Pendaki
Jateng

Pendaki Syafiq Sudah Meninggal Dunia Sejak 15 Hari Sebelum Ditemukan

Oleh Budi Pekerti
Bantuan mahasiswa terdampak banjir
BeritaJatengNasional

Gubernur Jateng Penuhi Janjinya, 162 Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatera Terima Bantuan

Oleh Syarif TM
Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Restorative Justice
BeritaJateng

Dana Desa Rawan Disalahgunakan, Ahmad Luthfi Perluas Rumah Restorative Justice

Oleh Nestya Zahra
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?