MELALUI Pengamanan dan Layanan mudik, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berkomitmen untuk memastikan perayaan Idulfitri 2026 berlangsung aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat maupun para pemudik yang melintasi wilayah tersebut.
Komitmen itu disampaikan Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, dalam rapat koordinasi lintas sektoral bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (13/3/2026).
Rapat yang digelar di Pringgitan Rumah Dinas Bupati tersebut membahas berbagai langkah strategis dalam menghadapi arus mudik hingga pelaksanaan perayaan Idulfitri.
Koordinasi Lintas Instansi untuk Kelancaran Mudik
Dalam rapat terkait layanan mudik, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda membahas sejumlah aspek penting yang menjadi perhatian selama masa mudik Lebaran.
Beberapa fokus utama yang dibahas antara lain pengamanan wilayah, perbaikan jalan dan penerangan jalan umum di jalur mudik, pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan di pusat kota dan kawasan wisata, hingga kesiapan fasilitas kesehatan bagi masyarakat.
Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan pemantauan terhadap ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri.
Bupati Amalia Desiana menegaskan bahwa koordinasi lintas instansi sangat penting dalam koordinasi layanan mudik, sehingga nantinya seluruh pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik dapat berjalan secara optimal.
“Lebaran merupakan momentum besar bagi masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dan bersilaturahmi dengan keluarga. Melalui koordinasi ini kami berharap seluruh rangkaian perayaan Idulfitri dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujarnya.
Polisi Siapkan Pos Terpadu dan Pengamanan di Titik Strategis Layanan Mudik
Sementara itu, Wakapolres Banjarnegara Handoyo menjelaskan layanan mudik menjadi satu upaya bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan sejumlah pos pelayanan dan pos pengamanan untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Menurutnya, Pos Terpadu akan ditempatkan di kawasan Alun-alun Banjarnegara dan dilengkapi berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para pemudik.
Fasilitas tersebut meliputi area istirahat, taman bermain anak, akses WiFi gratis, hingga layanan kesehatan yang beroperasi selama 24 jam. Selain itu, pos pelayanan juga disiapkan di terminal kota dengan petugas gabungan yang bertugas selama 24 jam.
“Kami juga menempatkan pos pengamanan di beberapa titik strategis seperti Purwareja Klampok, pertigaan Gandulekor, Singamerta, dan kawasan Dieng,” jelasnya.
Puluhan Rumah Ibadah Disiapkan Jadi Tempat Singgah Pemudik
Dukungan terhadap kelancaran mudik juga datang dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara. Kepala Kantor Kemenag Banjarnegara, Sukarno, menyampaikan bahwa puluhan rumah ibadah telah disiapkan sebagai tempat singgah bagi para pemudik.
Menurutnya, sepanjang jalur mudik dari Sigaluh hingga Susukan terdapat 19 masjid dan tiga gereja yang ramah pemudik.
Rumah ibadah tersebut akan dibuka selama 24 jam dan menyediakan berbagai fasilitas bagi para pemudik, mulai dari tempat ibadah hingga ruang istirahat sementara.
“Selain untuk beribadah, tempat ini juga menyediakan ruang istirahat, pusat informasi, air minum, serta makanan ringan bagi para pemudik,” katanya.
Forkopimda Tinjau Pos Terpadu di Alun-alun Banjarnegara
Usai rapat koordinasi, rombongan Forkopimda Banjarnegara melanjutkan kegiatan dengan meninjau Pos Terpadu layanan mudik yang berada di kawasan Alun-alun Banjarnegara.
Dalam kesempatan tersebut, para pimpinan daerah juga menyerahkan bingkisan kepada para personel gabungan yang tengah bertugas di pos pengamanan.
Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap berbagai langkah persiapan tersebut dapat memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat selama masa mudik hingga perayaan Idulfitri berlangsung.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.




