Trans Banyumas Mulai Uji Coba Masuk Pintu Barat Stasiun Purwokerto

Besari
Suasana pintu keluar barat Stasiun Purwokerto, Jumat (13/03/2026). (Besari)

Realisasi integrasi transportasi publik di Purwokerto menunjukkan progres signifikan. Bus Trans Banyumas dijadwalkan segera melayani penumpang langsung hingga ke area pintu barat Stasiun Purwokerto, dengan agenda uji coba operasional yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengungkapkan bahwa sinergi antara PT KAI, pengelola Trans Banyumas, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas telah dimatangkan melalui serangkaian rapat koordinasi. Selain diskusi teknis, ketiga pihak terkait juga telah melakukan peninjauan lapangan guna memastikan kesiapan infrastruktur.

Sejumlah pembenahan fisik tengah dikebut untuk mendukung kelancaran akses bus:

Pihak KAI: Melakukan pelebaran akses masuk dengan memangkas sebagian tembok pembatas agar ruang manuver bus lebih leluasa.

Pengelola Trans Banyumas: Melakukan penyesuaian lingkungan seperti pemangkasan dahan pohon dan penataan kabel di sekitar jalur masuk untuk memastikan keamanan kendaraan.

“Rencananya, pada minggu ini akan dilakukan uji coba terlebih dahulu dalam waktu dekat untuk melihat bagaimana skema operasionalnya di lapangan,” ujar As’ad.

Meski berdekatan dengan momentum mudik, As’ad menegaskan bahwa integrasi ini adalah proyek jangka panjang untuk memperkuat konektivitas transportasi, bukan sekadar solusi musiman. “Yang jelas minggu ini akan ada uji coba terlebih dahulu untuk melihat seperti apa pelaksanaannya,” tambahnya.

Baca juga  Review Bakso dan Soto Sami Asih Purwokerto, Kuliner Legend Banyumas Sejak 1974

Senada dengan hal tersebut, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyatakan bahwa rencana ini sebenarnya sudah digagas sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Bupati.

“Ini kan rencana sudah lama, nah sekarang mendekati untuk realisasi,” ungkap Sadewo.

Menurutnya, integrasi ini membawa dua solusi sekaligus: mempermudah akses keluar-masuk penumpang serta mengatasi keluhan tarif drop-off Rp4.000 di pintu timur yang selama ini menjadi kendala.

“Jadi kendala saat drop off kena Rp4000 jadi nanti drop off di pintu barat, Trans Banyumas akan masuk pintu barat dan ada beberapa tembok yang dibongkar dan mudah-mudahan tahun ini bisa terealisir,” jelasnya.

Selain fokus pada jalur transportasi, rencana pengembangan area ini juga akan mencakup penyediaan ruang khusus bagi para pelaku UMKM, guna menghidupkan sektor ekonomi di sekitar stasiun.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!