TIM Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah terus meningkatkan edukasi serta layanan kesehatan bagi perempuan, khususnya terkait deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan pemeriksaan IVA Test (Inspeksi Visual Asam Asetat), Sadanis (pemeriksaan payudara klinis), dan cek kesehatan gratis, yang digelar di Kantor Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal.
Ketua TP PKK Jateng, Nawal Arafah Yasin (Ning Nawal), hadir langsung menyaksikan puluhan perempuan yang antusias mengikuti pemeriksaan. Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan edukasi mengenai pencegahan kanker serviks dan kanker payudara.
“Alhamdulillah hari ini kita lakukan beberapa kegiatan, mulai dari IVA Test, Sadanis, hingga cek kesehatan gratis, sekaligus sosialisasi pencegahan kanker,” ujar Ning Nawal.
Kasus Kanker Serviks dan Payudara Masih Tinggi
Ning Nawal menegaskan pentingnya pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Data Dinas Kesehatan Jateng 2024 mencatat terdapat 2.515 kasus kanker serviks dan 13.570 kasus kanker payudara.
Untuk memperkuat pencegahan, ia juga mendorong kader PKK mendukung pelaksanaan skrining DNA HPV yang ditargetkan menyasar 9 juta perempuan pada 2030. Hingga 2025, program ini sudah diikuti 53.907 wanita.
“Kita perlu sinergi dari banyak pihak, termasuk PKK. Hari ini juga hadir lima federasi organisasi perempuan untuk mendukung upaya pencegahan,” katanya.
Pada kegiatan di Boja, tercatat 60 perempuan mengikuti IVA Test, sebagai bagian dari upaya meningkatkan deteksi dini di masyarakat.
Terintegrasi dengan Program Spesialis Keliling
Ning Nawal juga menyoroti pentingnya edukasi seperti Sadari, manfaat mamografi, serta pemahaman kesehatan reproduksi lainnya. Ia menyebut layanan deteksi dini dapat diintegrasikan dengan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang sudah menjangkau lebih dari 1.278 desa di Jawa Tengah.
“Jumlah penyintas kanker di Jateng cukup tinggi, sehingga edukasi harus terus kami sampaikan agar masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan dini,” kata Ning Nawal.
Dinas Kesehatan Jateng Perkuat Skrining
Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Jateng, Irma Makiah, menjelaskan pihaknya terus memperluas cakupan skrining DNA HPV dan IVA Test sebagai langkah eliminasi kanker serviks nasional.
Sejak 2024 hingga September 2025, sebanyak 53.907 wanita usia 30–69 tahun telah menjalani skrining DNA HPV. Sementara itu, data IVA Test selama 2023–2025 mencatat 408.490 perempuan usia 30–50 tahun telah menjalani pemeriksaan.
Program ini turut diperkuat oleh imunisasi HPV untuk anak usia sekolah, sebagai langkah pencegahan sejak dini.
Peserta Merasa Terbantu
Salah satu peserta, Dina Prabandari, warga Desa Tampingan, mengaku terbantu dengan adanya pemeriksaan IVA Test.
“Baru sekali ini ikut tes. Tadinya takut sakit, tapi teman bilang ternyata nggak. Alhamdulillah hasilnya bagus,” ujarnya.
Kegiatan deteksi dini yang digencarkan TP PKK Jateng ini diharapkan mampu menekan angka kasus kanker serviks dan payudara serta meningkatkan kesadaran perempuan untuk menjaga kesehatan reproduksi.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







