2 Warga Binaan Rutan Banjarnegara Dipindah ke Nusakambangan, Pengamanan Diperketat

Syarif TM
Dua napi asal RUtan Banjarnebara dipindahkan ke Lapas Nusakambangan. (dok. Rutan Banjarnegara)

DUA warga binaan berinisial S dan C dari Rutan Kelas IIB Banjarnegara resmi dipindahkan ke Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Pemindahan tersebut merupakan bagian dari langkah pembinaan lanjutan sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan di lingkungan rumah tahanan. Proses pemindahan mengacu pada Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Nomor WP.13-PK.03.02-48 tertanggal 11 Februari 2026 tentang persetujuan pemindahan narapidana dari Rutan Banjarnegara.

Jalani Pemeriksaan Administratif dan Kesehatan Sebelum ke Nusakambangan

Sebelum diberangkatkan ek Lapas Nusakambangan, kedua narapidana menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Proses tersebut meliputi verifikasi identitas, pengecekan kelengkapan dokumen, hingga pemeriksaan kesehatan fisik dan mental.

Pemindahan dilakukan dengan pengamanan ketat dan prosedur terstandar. Kegiatan ini melibatkan Staf Pelayanan Tahanan, Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), serta mendapat dukungan pengamanan dari Polres Banjarnegara.

Jaga Stabilitas Keamanan dan Optimalkan Pembinaan

Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukan sekadar pemindahan administratif, melainkan bagian dari strategi menciptakan suasana rutan yang lebih kondusif.

Baca juga  Menteri Imipas hingga Raffi Ahmad Kagum Cicipi Olahan MOCAF Karya Warga Binaan Nusakambangan

Menurutnya, pemindahan dua narapidana ke Nusakambangan juga bertujuan memastikan warga binaan mendapatkan pola pembinaan sesuai klasifikasi dan tingkat risiko masing-masing.

“Pemindahan ini bagian dari upaya menjaga keamanan serta memastikan setiap warga binaan mendapatkan pembinaan yang tepat sesuai kebutuhannya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak rutan berkomitmen menjalankan tugas pemasyarakatan secara profesional dan humanis dengan menyeimbangkan aspek keamanan serta pembinaan berkelanjutan.

Dengan langkah tersebut, diharapkan proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di Rutan Banjarnegara.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.