500 Paket Sembako Dibagikan SNI untuk Nelayan Cilacap yang Terdampak Paceklik

Faiz Ardani
SNI Cilacap bagikan 500 paket sembako kepada keluarga nelayan dan warga kurang mampu. (Faiz Ardani).

Musim angin barat yang melanda perairan selatan membuat sebagian nelayan di Cilacap kesulitan melaut. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya hasil tangkapan dan penghasilan nelayan.

Di tengah situasi itu, Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI) Cilacap menggelar kegiatan sosial dengan menyalurkan ratusan paket sembako serta santunan kepada masyarakat pesisir yang membutuhkan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula kantor Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap pada Jumat (13/3/2026). Dalam kegiatan itu, sebanyak 500 paket sembako dibagikan kepada nelayan kecil yang terdampak paceklik akibat cuaca buruk.

Selain bantuan sembako, panitia juga memberikan santunan berupa uang kepada anak-anak yatim serta sejumlah warga kurang mampu di kawasan pesisir.

 

Nelayan Kesulitan Melaut Saat Musim Angin Barat

Ketua SNI Cilacap, Edy Santoso mengatakan, musim angin barat atau yang dikenal di kalangan nelayan sebagai masa paceklik membuat aktivitas melaut menjadi terbatas. Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat nelayan kecil kesulitan mencari ikan.

Baca juga  Kemenimipas Salurkan 5.000 Paket Sembako, Hadirkan Kepedulian untuk Warga Cilacap

Menurutnya, situasi tersebut berdampak langsung pada penghasilan para nelayan yang bergantung pada hasil tangkapan laut.

“Memang kalau musim angin barat seperti ini, nelayan kecil mengalami paceklik atau sulit mencari ikan,” ujar Edy.

Pria yang akrab disapa Bos Edy menyampaikan, kondisi tersebut mendorong para pengusaha kapal yang tergabung dalam SNI Cilacap untuk berbagi kepada masyarakat pesisir, khususnya nelayan yang terdampak.

Melalui kegiatan ini, SNI berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban kebutuhan sehari-hari para nelayan selama masa paceklik.

“Alhamdulillah kita bisa berbagi walaupun tidak banyak. Mudah-mudahan bingkisan ini bermanfaat bagi mereka,” katanya.

 

Santunan Juga Diberikan kepada Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu

Koordinator SNI Cilacap, Agustina menambahkan, total ada 500 paket sembako yang dibagikan dalam kegiatan tersebut. Paket bantuan tidak hanya diberikan kepada nelayan, tetapi juga menyasar warga kurang mampu lainnya.

Beberapa di antaranya seperti pemulung, tukang becak hingga anak yatim yang membutuhkan perhatian.

Menurut Agustina, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian SNI untuk berbagi kebahagiaan, terlebih di bulan Ramadan ketika banyak masyarakat membutuhkan dukungan.

Baca juga  Wijayakusuma FC Potensial Jadi Kuda Hitam di Liga 4 Jateng

“Intinya kami ingin berbagi kebahagiaan dan sedikit rezeki untuk mereka, apalagi saat ini sedang masa baratan sehingga banyak nelayan yang mengalami paceklik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat musim angin barat biasanya cuaca di laut tidak bersahabat sehingga aktivitas penangkapan ikan berkurang. Hal itu membuat pendapatan nelayan menurun.

“Semoga dengan bantuan dari kami, bisa membantu meringankan beban mereka,” tambahnya.

 

Kolaborasi dengan PPS Cilacap

Kegiatan bakti sosial ini juga terlaksana berkat kolaborasi antara SNI Cilacap dengan Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap. Sinergi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam terselenggaranya kegiatan sosial bagi masyarakat pesisir.

Agustina menyampaikan apresiasi kepada pihak PPS Cilacap yang telah mendukung penuh kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini berkat sinergi, kolaborasi dan kerja sama yang baik dengan pihak PPS Cilacap,” kata dia.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala PPS Cilacap, Imas Masriah, yang dinilai memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berjalan lancar.

“Sungguh luar biasa kepemimpinan beliau, Ibu Imas Masriah selaku Kepala PPS Cilacap. Kami ucapkan terima kasih karena acara ini bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya.

Baca juga  Jelajah 5 Rute Sepeda di Cilacap, Lengkap dengan Jarak dan Waktu Terbaik

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!