Bakmie Anglo Pak Trisno: Kuliner Legend Cilacap yang Tetap Setia Masak Pakai Arang Sejak 1974

Kurnia
Satu porsi Bakmie Anglo Pak Trisno yang legend dengan aroma smoky dari arang saat memasak. (Foto: Google Review/Adnan Supardi) 

Menjelajahi kekayaan kuliner di pesisir selatan Jawa Tengah belum lengkap jika tidak mencicipi Bakmie Anglo Pak Trisno. Warung ini bukan sekadar tempat makan, melainkan saksi bisu perjalanan rasa yang telah bertahan selama lebih dari lima dekade di Kabupaten Cilacap.

Mempertahankan teknik memasak tradisional di tengah modernisasi, Bakmie Pak Trisno kini menjadi destinasi wajib bagi para pemburu kuliner autentik.

Perjalanan Panjang: Dari Berkeliling Hingga Menetap di Sidanegara

Eksistensi Bakmie Anglo Pak Trisno sebagai salah satu kuliner legend Cilacap memiliki sejarah yang cukup panjang.

Berdasarkan ulasan dari kanal YouTube SakkabehaneCenel, dedikasi Pak Trisno di dunia kuliner dimulai sejak tahun 1974.

Pada masa awal rintisannya, Pak Trisno menjajakan dagangannya dengan cara berkeliling.

Namun, seiring dengan meningkatnya jumlah pelanggan setia, sejak tahun 1997 beliau memutuskan untuk menetap dan membuka warung di lokasi yang sekarang, yakni di Jl. Gatot Subroto, Kelurahan Sidanegara, Kecamatan Cilacap Tengah.

Baca juga  Nelayan & Wisatawan Simak! Gelombang Tinggi Mengintai Cilacap hingga Purworejo

Lokasi ini sangat strategis karena berada tepat di depan kompleks Kolam Renang Sentul, memudahkan siapa saja untuk menemukannya.

Keajaiban Anglo: Rahasia Aroma Smoky yang Autentik

Daya tarik utama yang membuat pelanggan terus kembali adalah kesetiaan warung ini pada metode memasak tradisional.

Hingga hari ini, setiap porsi mi dimasak di atas anglo atau tungku tanah liat dengan bahan bakar arang.

Teknik ini bukanlah tanpa alasan. Penggunaan arang memberikan suhu panas yang khas dan aroma asap (smoky) yang meresap hingga ke serat-serat mi. Proses memasak yang dilakukan satu demi satu memastikan bumbu rempah dan kaldu ayam kampung menyatu dengan sempurna.

Pemandangan kepulan asap dari tungku di depan warung menjadi daya tarik tersendiri yang membangkitkan selera makan pengunjung.

Menu yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari Bakmie, Bihun, dan Capcay yang tersedia dalam 3 yakni goreng, rebus, serta nyemek.

Selain itu, masih bisa menikmati Nasi Goreng Magelangan dan Lomi khusus pada hari Minggu saja.

Baca juga  Solo Travelling Seharian ke Cilacap: Rekomendasi Wisata, Kuliner, dan Oleh-Oleh Lengkap dengan Budgetnya

Tekstur mi yang kenyal berpadu dengan potongan daging ayam kampung yang empuk memberikan sensasi rasa gurih yang mendalam.

tempat bakmi Bakmie Anglo Pak Trisno: Kuliner Legend Cilacap yang Tetap Setia Masak Pakai Arang Sejak 1974
Lokasi Bakmie Anglo Pak Trisno yang berada di Jalan Gatot Subroto atau sebrang Sentul Waterpark & Hall. (Foto: Google Street View)

Bagi Anda yang ingin mencicipi kelezatannya, harga satu porsi Bakmie Anglo Pak Trisno dibanderol sekitar Rp23.000. Perlu dicatat bahwa harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan harga bahan baku, namun tetap sangat kompetitif untuk kualitas kuliner legendaris dengan porsi yang mengenyangkan.

Jam Operasional dan Tips Berkunjung

Warung Bakmie Anglo Pak Trisno mulai melayani pelanggan setiap harinya dari pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Namun, mengingat popularitasnya yang tinggi, seringkali dagangan sudah habis terjual sebelum jam operasional resmi berakhir.

Sangat disarankan untuk datang lebih awal, terutama pada jam makan siang atau sore hari, agar tidak kehabisan.

Aroma khas arang dan rasa autentik ayam kampung yang ditawarkan Pak Trisno menjamin pengalaman kuliner yang tidak akan ditemukan di tempat lain.

Bagi para pelancong maupun warga lokal, seporsi mi hangat dari tungku anglo ini adalah cara terbaik untuk menikmati sisi tradisional Kabupaten Cilacap.

Baca juga  Pantai Kemiren Cilacap, Rekomendasi Liburan Akhir Pekan yang Menyegarkan

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.