Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Banjir Rendam 530 Hektare Sawah di Cilacap, Produksi Padi Dipastikan Aman
Cilacap

Banjir Rendam 530 Hektare Sawah di Cilacap, Produksi Padi Dipastikan Aman

Redaksi
Terakhir diperbarui: 25 November 2025 15:55
Redaksi
Membagikan
Banjir
Sejumlah lahan pertanian di Cilacap terendam banjir, hingga mengancam gagal tanam. (Dinas Pertanian).
Membagikan

Banjir Rendam 530 Hektare Sawah di Cilacap, Produksi Padi Dipastikan Aman. Curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir mulai memunculkan ancaman serius terhadap sektor pertanian di Kabupaten Cilacap. Sejumlah wilayah, terutama Kecamatan Wanareja, mengalami banjir yang merendam kawasan pemukiman hingga areal persawahan.

Contents
  • Banjir Dipicu Intensitas Hujan Tinggi
  • Banjir Lumpur Longsor Majenang Ikut Timbulkan Kerugian
  • Kerugian ekonomi turut dihitung
  • Upaya Pemulihan dan Optimisme Produksi

Banjir Dipicu Intensitas Hujan Tinggi

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Sigit Widayanto, menyatakan bahwa tingginya intensitas hujan memicu genangan di lahan pertanian warga.

“Dampak dari musim penghujan yang akhir-akhir ini intensitasnya sangat tinggi itu berdampak banjir di mana-mana, salah satunya di wilayah Wanareja, beberapa desa terendam termasuk di dalamnya adalah areal persawahan kita,” ungkapnya.

Tanaman padi yang terdampak bervariasi. Ada yang baru berumur 7–14 hari setelah tanam, bahkan sebagian masih dalam tahap pesemaian. Kondisi ini tentu membuat tanaman semakin rentan mati apabila banjir tidak segera surut.

Baca juga  Mendagri Turun Tangan! Pencarian Korban Longsor Majenang Diperpanjang 3 Hari

Dari hasil pendataan awal, luas sawah yang terendam banjir mencapai 530 hektare. “Kalau ini berlarut tanpa surut-surut ya kemungkinan besar pertanamannya menjadi mati,” jelas Sigit.

Meski demikian, ia menegaskan capaian Luas Tambah Tanam (LTT) masih sesuai target. Dari target bulan ini 21 ribu hektare, realisasi sebelumnya mencapai 14.800 hektare. Namun, luasan ini kembali tergerus akibat banjir di Wanareja.

Banjir
Ratusan hektar lahan sawah di Wanareja Cilacap terendam banjir, dipicu hujan tinggi dan luapan sungai. (Dinas Pertanian).

Banjir Lumpur Longsor Majenang Ikut Timbulkan Kerugian

Selain banjir, bencana longsor di Cibeunying, Majenang juga menimbulkan dampak pada sektor pertanian. Aliran lumpur menutup sawah seluas 2,73 hektare, dengan tanaman yang rata-rata berusia dua minggu.

Banjir
Tanggul sungai di Wanareja Cilacap jebol karena tak kuat menampung banyaknya debit air hingga mengakibatkan lahan pertanian terendam. (Dinas Pertanian).

Kerugian ekonomi turut dihitung

Sigit menjelaskan bahwa dengan produktivitas 3 ton per hektare dan harga gabah Rp6.500 per kilogram, sawah terdampak longsor berpotensi menimbulkan kerugian sekitar:

– Rp53 juta untuk satu kali musim tanam

– Rp106 juta untuk dua kali musim tanam

Saat ini, kondisi lahan masih setengahnya tidak dapat digunakan karena tebalnya lumpur. Pemulihan diproyeksikan dengan mengangkat dan memindahkan lumpur untuk mengembalikan fungsi lahan sebagai sawah.

Baca juga  Propemperda 2026 Disepakati! DPRD–Pemkab Cilacap Fokus Kuatkan Layanan Publik.
Banjir
Sejumlah lahan pertanian di Cilacap terendam banjir, hingga mengancam gagal tanam. (Dinas Pertanian).

Upaya Pemulihan dan Optimisme Produksi

Dinas Pertanian bersama lintas sektor kini melakukan inventarisasi lahan terdampak banjir dan longsor. Opsi penyediaan benih ulang dipersiapkan apabila situasi telah memungkinkan untuk tanam kembali.

Koordinasi dengan BBWS juga dilakukan agar penanganan terhadap tanggul jebol dapat dipercepat, sehingga limpasan air ke persawahan tidak lagi terjadi.

Meski banyak tantangan, Sigit tetap optimistis bahwa produktivitas padi Cilacap tak akan terganggu secara signifikan.

“Produksi padi di Kabupaten Cilacap Alhamdulillah masih cukup bagus dan prediksi kami masih bisa surplus 280 ribu sampai 300 ribu ton di tahun 2025,” tegasnya.

Dengan total 66 ribu hektare lahan baku sawah yang sebagian besar panen dua kali setahun, Dinas Pertanian berharap produktivitas masih bisa digenjot, terutama dengan mendorong wilayah yang sebelumnya hanya panen satu kali menjadi dua kali atau lebih.

“Mudah-mudahan sawah bisa segera pulih kembali dan surplus tadi masih bisa ter-cover,” harapnya.

TAG:BanjirCilacapCilacapTanggapBencanaInfoCilacapLongsorMajenangPertanianCilacapPetaniBangkitProduksiPadiSurplusBerasWanareja
Artikel Sebelumnya Warga Patikraja Disergap Di Mobil, Dipukul dan Diperas Rp 10 juta, Oleh Empat Orang yang Mengaku Polisi  Warga Patikraja Banyumas Dipukuli dan Diperas 4 Polisi Gadungan
Artikel Selanjutnya Hari Guru Nasional Guru SD Purbalingga Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor Pandanarum di Hari Guru Nasional
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Raperda apbd cilacap 2026
CilacapEkonomi

Anggaran dari Pemerintah Pusat Dipotong Rp 393 M, Ini Rincian Kegiatan di Cilacap yang Dipangkas di 2026

Oleh Redaksi
Propemperda
Cilacap

Propemperda 2026 Disepakati! DPRD–Pemkab Cilacap Fokus Kuatkan Layanan Publik.

Oleh Faiz Ardani
UAS
CilacapRisalah

UAS Safari Dakwah di Alun-alun Cilacap, Jamaah Membludag

Oleh Faiz Ardani
Cilacap Creative Festival
Cilacap

Cilacap Creative Festival 2025: 3 Hari Pesta Kuliner, Seni Budaya & Kreativitas Lokal

Oleh Faiz Ardani
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?