Kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Cilacap menunjukkan tren positif yang luar biasa. Sepanjang tahun 2025, perolehan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap berhasil menembus angka Rp 3.439.506.995,-.
Angka fantastis ini mengalami kenaikan sebesar 5,28 persen atau setara Rp 178,2 juta dibandingkan perolehan tahun sebelumnya.
Secara simbolis, hasil dana kemanusiaan tersebut diserahkan oleh Ketua Bulan Dana PMI 2025, Sumbowo, kepada Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, yang kemudian diteruskan kepada Ketua PMI Cilacap, Farid Ma’ruf, di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati, Rabu (24/12/2025).
PMI Cilacap Sinergi dari Rakyat hingga Pelajar
Ketua PMI Cilacap, Farid Ma’ruf, membeberkan bahwa kesuksesan ini merupakan hasil gotong royong berbagai lapisan masyarakat. Penyumbang terbesar berasal dari sektor rumah tangga (Kepala Keluarga) yang menyentuh angka Rp 2 miliar.
”Sasaran kami mencakup 558.000 kepala keluarga, anggota Korpri, wajib pajak kendaraan, hingga para pelajar dari tingkat TK hingga SMA yang turut menyisihkan uang sakunya untuk misi kemanusiaan,” ujar Farid dalam laporannya.
Berikut adalah rincian sumber dana yang terkumpul:
Masyarakat (558.000 KK): Rp 2.008.975.700,-
Pelajar (TK-SMA/SMK): Rp 783.266.300,-
Anggota Korpri: Rp 555.438.100,-
Wajib Pajak Kendaraan: Rp 99.000.000,-
Sektor Swasta/Perbankan/RS: Rp 47.750.000,-
Rencana Aksi Kemanusiaan 2026: Operasi Katarak hingga Kacamata Gratis
Tak sekadar mengumpulkan dana, PMI Cilacap telah menyusun rencana matang untuk mengembalikan dana tersebut kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan sosial pada tahun 2026 mendatang.
Beberapa program unggulan yang siap dilaksanakan antara lain:
Operasi Katarak Gratis: Target 100 mata.
Kacamata Gratis: Target 1.000 buah bagi yang membutuhkan.
Khitanan Massal: Target 150 anak.
Bantuan Tunai: Rp 1.000.000,- per warga tidak mampu untuk bantuan kesehatan.
Ketahanan Bencana: Pendidikan dan pelatihan bagi Kepala Dusun di 284 Desa/Kelurahan se-Cilacap.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, PMI juga menyerahkan bantuan titipan dari Pemkab Magelang sebesar Rp 72,3 juta untuk korban bencana tanah longsor di Kecamatan Majenang.
Pesan Bupati: Kelola dengan Akuntabel
Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman, yang akrab disapa Mas Syamsul, memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Mengingat Cilacap adalah daerah rawan bencana, ia menekankan pentingnya profesionalitas dalam pengelolaan dana umat tersebut.
”Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyisihkan rezekinya. Kami titipkan amanah ini kepada PMI Cilacap. Saya minta dijalankan secara profesional, proporsional, akuntabel, dan transparan,” tegas Mas Syamsul.
Ia berharap, dana yang terkumpul dapat menjadi “napas” bagi pelayanan kesehatan dan penanggulangan bencana yang lebih cepat dan efektif di wilayah ujung barat Jawa Tengah ini.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







