Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Di Tengah Jeruji, Tumbuh Kreativitas: Cerita Nyata dari Lapas Cilacap
Cilacap

Di Tengah Jeruji, Tumbuh Kreativitas: Cerita Nyata dari Lapas Cilacap

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 17 Juni 2025 12:26
Faiz Ardani
Membagikan
img 20250617 wa0001 Di Tengah Jeruji, Tumbuh Kreativitas: Cerita Nyata dari Lapas Cilacap
Sebelas warga binaan Lapas Cilacap sedang dilatih keterampilan menganyam daun pandan. (Dok Lapas Cilacap).
Membagikan
img 20250617 wa0001 scaled Di Tengah Jeruji, Tumbuh Kreativitas: Cerita Nyata dari Lapas Cilacap
Sebelas warga binaan Lapas Cilacap sedang dilatih keterampilan menganyam daun pandan. (Dok Lapas Cilacap).

SEPUTARBANYUMAS.COM – Dinding penjara tak lagi menjadi batas bagi harapan dan kreativitas. Untuk itu, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cilacap justru membuka ruang baru untuk tumbuh dan berkembang.

Bekerja sama dengan CV Rajasa Mas, Lapas Cilacap meluncurkan pelatihan menganyam berbasis serat alam, Senin (16/6), sebagai bagian dari transformasi pembinaan narapidana menuju arah yang lebih produktif.

Sebelas warga binaan menjadi pionir dalam pelatihan ini. Dengan daun pandan sebagai bahan utama, mereka diajarkan keterampilan menganyam yang tidak hanya mengasah ketekunan dan kreativitas, tetapi juga memberi makna baru pada hari-hari mereka di balik jeruji.

Uniknya, para peserta ini tidak akan berhenti sampai di pelatihan saja, mereka juga akan menjadi mentor bagi sesama narapidana, menyebarkan ilmu yang mereka peroleh sebagai bentuk solidaritas dan harapan bersama.

Program ini bukan sekadar pelatihan teknis. Ini adalah langkah konkret dalam membangun kemandirian, memperkuat karakter, dan menyiapkan masa depan yang lebih cerah bagi mereka yang pernah tersandung hukum.

Kepala Lapas Kelas IIB Cilacap, Efendi Johan, dengan tegas menyampaikan bahwa kondisi keterbatasan justru menjadi alasan untuk terus bergerak maju.

Baca juga  Bangun Ketahanan Pangan di Balik Jeruji Besi, Lapas Karanganyar Tanam 120 Bibit Katuk

“Kami menyadari bahwa jumlah penghuni kami memang melebihi kapasitas ideal. Tapi justru itu jadi alasan kami untuk terus menciptakan ruang-ruang produktif, memanfaatkan itu menjadi kekuatan bukan suatu kelemahan,” ujarnya optimis.

Lebih jauh, Efendi menekankan bahwa keterbatasan fisik bukan alasan untuk membatasi pertumbuhan manusia. “Ketika ruang sempit tak bisa diperluas, maka potensi manusianya yang kami luaskan. Hari ini dan untuk selanjutnya kita akan coba buktikan hal itu,” tambahnya.

Kepala Subsie Kegiatan Kerja, Nanda Hakiki, menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan bagian dari visi besar menjadikan Lapas Cilacap sebagai Lapas Industri Mandiri.

“Kegiatan ini tidak hanya sekedar pembinaan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian, kreativitas, dan semangat produktivitas. Bagi kami, pembinaan bukan proyek jangka pendek. Ini adalah investasi jangka panjang bagi manusia yang sempat tersandung tapi tak ingin tumbang,” tuturnya.

Upaya ini juga mendapat sambutan positif dari sektor swasta. Amalia Ayu, perwakilan dari CV Rajasa Mas, mengapresiasi kerja sama ini sebagai bentuk nyata kontribusi sosial.

Baca juga  Tiga Unit Videotron di Cilacap Kembali Beroperasi di Sejumlah Titik Strategis, Ini Lokasinya

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan membuka jalan bagi warga binaan untuk berkontribusi secara positif setelah masa pidana mereka berakhir,” ujarnya.

Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, Lapas Cilacap membuktikan bahwa pembinaan bukan sekadar wacana. Di balik jeruji, ada peluang. Di tengah keterbatasan, tumbuh harapan.

TAG:berita cilacap terkinilapas cilacap
Artikel Sebelumnya img 20250616 wa0014 Jaringan Uang Palsu Rp3,3 Miliar Bermodus Mistis Dibongkar Polresta Cilacap Jaringan Uang Palsu Rp3,3 Miliar Bermodus Mistis Dibongkar Polresta Cilacap
Artikel Selanjutnya img 20250617 wa0002 Empower Perempuan, Rawat Lingkungan: UBP Adipala Gelar Pelatihan POC untuk KWT Sidamegar Empower Perempuan, Rawat Lingkungan: UBP Adipala Gelar Pelatihan POC untuk KWT Sidamegar
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Wijayakusuma fc
CilacapOlahraga

Laga Wijayakusuma FC vs Persibat Diundur

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?