Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Prima Tani! Inovasi Kalapas Nirbaya Bangun Pembinaan WBP Berkelanjutan
Cilacap

Prima Tani! Inovasi Kalapas Nirbaya Bangun Pembinaan WBP Berkelanjutan

Faiz Ardani
Terakhir diperbarui: 15 Desember 2025 21:42
Faiz Ardani
Membagikan
Prima Tani
Kalapas Nirbaya berdayakan WBP lebih produktif. ( Lapas Nirbaya).
Membagikan

Program Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nirbaya Nusakambangan terus mengalami penguatan.

Melalui inovasi berbasis pertanian terpadu, Lapas Nirbaya menghadirkan Program Prima Tani sebagai aksi perubahan kepemimpinan yang berorientasi pada pembinaan berkelanjutan dan bernilai ekonomis.

Prima Tani Bagian dari Aksi Perubahan

Program Prima Tani diinisiasi langsung oleh Kepala Lapas Nirbaya, Helmi Najih, sebagai bagian dari aksi perubahan Administrator. Program ini dirancang tidak sekadar memberikan keterampilan dasar, tetapi membangun sistem produksi terpadu yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Implementasi program mulai dioptimalkan sejak Senin (15/12/2025).

Helmi Najih menjelaskan, konsep pertanian terpadu menjadi kunci utama dalam pelaksanaan Program Prima Tani. Lapas Nirbaya mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, hingga pengolahan hasil pertanian dalam satu siklus yang saling mendukung. Berbagai komoditas, seperti singkong dan jagung, dibudidayakan secara terencana untuk dimanfaatkan secara maksimal.

“Prima Tani kami rancang sebagai sistem terpadu. Singkong dan jagung kami tanam, hasilnya tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga diolah menjadi produk bernilai tambah serta mendukung sektor peternakan,” ujar Helmi.

Baca juga  Amnesti Bukan Pengampunan, Tapi Koreksi: Jalan Etis Menuju Reformasi Sistem Pemasyarakatan

Singkong yang dihasilkan dari lahan pembinaan WBP diolah menjadi tepung mocaf yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Sementara itu, kulit singkong dimanfaatkan sebagai pakan ternak ayam.

Jagung yang dibudidayakan juga digunakan sebagai pakan unggas, sehingga seluruh hasil pertanian dapat dimanfaatkan tanpa menyisakan limbah.

Menurut Helmi, pola tersebut tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada WBP dalam mengelola sistem produksi terpadu.

“Tujuan kami adalah memaksimalkan seluruh potensi yang ada. Dengan sistem ini, pembinaan menjadi lebih produktif, efisien, dan memberi bekal keterampilan nyata bagi WBP,” tambahnya.

Program Prima Tani juga menerapkan prinsip pertanian berkelanjutan. Limbah peternakan, seperti kotoran ayam, diolah kembali menjadi pupuk kandang yang digunakan untuk pemupukan tanaman sayuran.

Siklus ini menciptakan ekosistem pertanian terpadu yang ramah lingkungan sekaligus menjadi sarana edukasi praktis bagi warga binaan.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Nirbaya menjalin sinergi dengan berbagai pihak. Dinas Pertanian dilibatkan untuk pendampingan teknis, peningkatan kapasitas WBP, serta penguatan sistem budidaya.

Baca juga  Hitungan Menit, Burung Murai Rp 15 Juta di Teras Rumah Warga Cilacap Disikat Maling

Sementara itu, BPOM Banyumas turut berperan dalam pembinaan aspek mutu dan keamanan pangan, khususnya dalam pengolahan tepung mocaf agar sesuai standar.

Melalui aksi perubahan Prima Tani, Helmi Najih berharap program ini dapat menjadi model pembinaan kemandirian unggulan di lingkungan pemasyarakatan.

“Kami ingin Prima Tani menjadi pembinaan yang berkelanjutan, memberikan keterampilan nyata bagi WBP, serta menghasilkan produk yang memiliki daya saing dan manfaat ekonomi,” pungkasnya.

Prima Tani
Kalapas Nirbaya berdayakan WBP lebih produktif. ( Lapas Nirbaya).

 

TAG:KalapasNirbayaLapasNirbayanusakambanganPemasyarakatanProduktifPembinaanWBPPertanianTerpaduPrimaTaniProgramKemandirianWargaBinaan
Artikel Sebelumnya LPSK 12.890 Kasus Masuk LPSK, Cilacap Baru Catat 4 Permohonan Perlindungan
Artikel Selanjutnya Pemadaman listrik kroya desember 2025 Pengumuman! Ini Jadwal dan Lokasi Pemadaman Listrik PLN Wilayah Kecamatan Kroya
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Wijayakusuma fc
CilacapOlahraga

Laga Wijayakusuma FC vs Persibat Diundur

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?