Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Basarnas Cilacap melakukan aksi penyelamatan dramatis terhadap seorang pria dengan obesitas berat yang terjebak di dalam toilet rumahnya. Korban dilaporkan tidak mampu berdiri akibat kondisi fisiknya, sehingga memicu kepanikan keluarga.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/2/2026) pagi. Laporan darurat diterima petugas sekitar pukul 09.35 WIB dari anggota keluarga korban yang meminta bantuan karena kerabatnya tidak bisa keluar dari kamar mandi.
Laporan Darurat Respons Cepat Petugas
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, menjelaskan korban memiliki berat badan sekitar 200 kilogram. Kondisi tersebut membuat korban kesulitan bergerak hingga akhirnya terjebak di dalam toilet.
Menurut Gatot, keluarga yang menyadari kondisi tersebut langsung menghubungi petugas untuk meminta bantuan penyelamatan. Menanggapi laporan itu, tim Damkar segera bergerak menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 09.50 WIB dan langsung melakukan penilaian situasi. Karena kondisi korban membutuhkan penanganan khusus, Damkar kemudian berkoordinasi dengan Basarnas Cilacap untuk membantu proses evakuasi.
Proses Evakuasi Terkendala Ruang Sempit
Proses penyelamatan tidak berjalan mudah. Ruang kamar mandi yang sempit menjadi tantangan besar bagi petugas dalam mengevakuasi korban. Selain itu, bobot tubuh korban yang mencapai sekitar 200 kilogram membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan ekstra hati-hati.
Petugas harus mengatur strategi agar korban dapat dipindahkan dengan aman tanpa menimbulkan risiko tambahan, baik bagi korban maupun tim penyelamat.
Meski menghadapi berbagai kendala, tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban setelah sekitar 15 menit proses penanganan.
Korban Diberi Oksigen dan Dirujuk ke Rumah Sakit
Setelah berhasil dikeluarkan dari toilet, korban langsung mendapatkan penanganan awal. Tim Basarnas memberikan bantuan oksigen karena korban mengalami gangguan pernapasan akibat kelelahan dan kondisi fisiknya.
Selanjutnya, korban direncanakan dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan. Saat proses evakuasi berlangsung, korban dilaporkan dalam kondisi selamat.
Gatot menyebut kejadian tersebut sempat membuat keluarga korban panik. Namun situasi dapat segera dikendalikan berkat koordinasi cepat antara Damkar dan Basarnas.
Damkar Siap Tangani Penyelamatan Non Kebakaran
Dalam operasi tersebut, Damkar menerjunkan sejumlah personel rescue yang bekerja sama dengan tim Basarnas. Selain melakukan penyelamatan, petugas juga memberikan edukasi kepada keluarga mengenai langkah penanganan darurat.
Gatot mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi petugas apabila menghadapi kondisi darurat yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. Ia menegaskan, Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai operasi penyelamatan non kebakaran.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



