Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap merilis peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah. Tak main-main, ketinggian gelombang diprediksi mencapai hingga 4 meter.
Prakirawan BMKG Cilacap, Deas Achmad Rivai, dalam laporan tertulisnya menjelaskan bahwa kondisi ini dipicu oleh pola angin dan cuaca di wilayah Samudera Hindia selatan Jawa. Peringatan ini berlaku mulai Kamis (25/12) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (28/12) pukul 07.00 WIB.
“Ketinggian gelombang laut perairan selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo berkisar antara 2.5 hingga 4.0 meter, masuk kategori tinggi,” ujar Deas Achmad Rivai dalam keterangan resminya, Rabu (24/12/2025).
BMKG Singgung Kondisi Angin dan Hujan
Selain gelombang tinggi, BMKG memantau adanya potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah perairan tersebut. Angin dilaporkan bertiup cukup kencang dari arah Barat Daya hingga Barat Laut.
“Angin umumnya bertiup dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 20 knot,” lanjutnya.
Saran Keselamatan Pelayaran
Pihak BMKG juga mengeluarkan peringatan khusus bagi para pelaku pelayaran untuk memperhatikan risiko keselamatan berdasarkan jenis armada yang digunakan:
Perahu Nelayan: Diminta waspada jika kecepatan angin melebihi 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.
Kapal Tongkang: Berisiko jika angin mencapai 16 knot dengan gelombang di atas 1,5 meter.
Kapal Ferry: Harus waspada apabila kecepatan angin menyentuh 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Masyarakat yang beraktivitas di pesisir pantai diimbau untuk tidak lengah dan terus memantau pembaruan informasi cuaca guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







