Legislator Cristina: Kunjungan Presiden Prabowo Bawa Harapan Baru bagi Industri Energi Cilacap

Faiz Ardani
Anggota DPRD Kabupaten Cilacap dari Fraksi Gerindra, Christina Dewi Andriyani bersama Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (Dok).

Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Fase II di kawasan Pertamina Patra Niaga RU IV Kilang Cilacap, Rabu (29/4/2026). Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat penguatan sektor energi nasional melalui pengembangan hilirisasi industri minyak dan gas bumi (migas).

Dalam kegiatan tersebut, Presiden didampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta sejumlah pejabat dari kementerian terkait. Proyek-proyek yang diluncurkan diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah dari produk hasil olahan migas dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya hilirisasi sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional dengan nilai proyek hingga Rp116 triliun.

 

Legislator Gerindra Soroti Dampak Ekonomi dan Daerah

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Cilacap dari Fraksi Gerindra, Christina Dewi Andriyani, menyambut positif pelaksanaan proyek strategis tersebut. Ia menilai kehadiran langsung Presiden di Cilacap menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan sektor energi di daerah.

Baca juga  Lampaui Target! Bulan Dana PMI Cilacap 2025 Tembus Rp 3,4 Miliar, Ini Rincian Penggunaannya

Menurutnya, proyek hilirisasi ini tidak hanya berdampak pada ketahanan energi nasional, tetapi juga membawa manfaat besar bagi perekonomian lokal. “Ini peluang besar bagi Cilacap untuk berkembang, baik dari sisi investasi, penyerapan tenaga kerja, maupun penguatan industri pendukung,” ujarnya.

Christina juga menekankan pentingnya pengawasan serta keterlibatan pemerintah daerah agar manfaat proyek dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Ia berharap proyek ini mampu membuka akses ekonomi baru serta meningkatkan kesejahteraan warga sekitar kawasan industri.

 

Harapan Atasi Persoalan Ketenagakerjaan dan Perluas Program Pusat

Lebih lanjut, ia berharap kunjungan Presiden dan peluncuran proyek ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diikuti dengan langkah konkret dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang masih terjadi di lingkungan industri migas, termasuk isu ketenagakerjaan.

“Ke depan kami berharap persoalan buruh migas yang kerap muncul bisa diminimalisir. Selain itu, kami juga ingin agar semakin banyak program dari pemerintah pusat yang masuk ke Cilacap,” katanya.

Ia menambahkan, posisi Cilacap sebagai kawasan strategis nasional di wilayah Jawa bagian selatan menjadi alasan kuat bagi pemerintah untuk terus memberikan perhatian lebih.

Baca juga  Tak Kunjung Dianggarkan, Warga Bayeman Kidul Gentasari Cor Jalan Secara Swadaya

Dengan dukungan proyek hilirisasi ini, diharapkan Cilacap mampu menjadi salah satu pusat pengembangan energi nasional yang berdampak luas bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!