Pelajar asal Kabupaten Cilacap kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Siswa-siswi SMAN 1 Maos sukses memborong gelar juara dalam dua kompetisi bergengsi yang digelar oleh Universitas Pertamina dan Universitas Islam Indonesia (UII) sepanjang akhir tahun 2025.
Prestasi ini sekaligus menegaskan kapasitas pelajar Cilacap dalam berinovasi, baik di bidang ekonomi kreatif maupun teknologi ramah lingkungan.
Juara Nasional Poster di Universitas Pertamina
Prestasi pertama datang dari ajang Indonesian Economic Review (IER) 10.0 Competition yang diselenggarakan Universitas Pertamina.
Bagus Sukma Rakhmanto, siswa SMAN 1 Maos, berhasil meraih Juara 1 Lomba Poster Nasional, mengungguli ratusan karya pelajar dari berbagai daerah di Indonesia.
Strategi ACTS Dorong UMKM Go Digital

Melalui karya berjudul “MSMEs Go Digital: Advancing an Inclusive Economy Toward Indonesia Emas 2045”, Bagus mengangkat urgensi digitalisasi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Dalam posternya, ia tidak hanya menyajikan data kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), tetapi juga menawarkan solusi konkret melalui strategi ACTS (Accelerate, Connect, Transform, Support).
Strategi tersebut menekankan percepatan literasi digital, penguatan infrastruktur, serta mitigasi tantangan keamanan siber.
“Melalui ACTS, kita ingin UMKM tidak hanya sekadar bertahan, tapi tumbuh kuat, inklusif, dan berdaya saing global demi visi Indonesia Emas 2045,” tulis Bagus dalam narasi posternya.
Inovasi Paving Block Anti-Radiasi dari Limbah
Prestasi membanggakan lainnya datang dari Yogyakarta. Tim Nuklir SMAN 1 Maos yang terdiri dari Avida Carissa Azzahra, Angger Naras Saqi, Rasheesa Mutiara Ramdhanika, dan Rachmat Darmawan Nokatama berhasil meraih Juara 3 Project Competition FTI Fest 2025 yang digelar Fakultas Teknologi Industri Universitas Islam Indonesia (UII).
Tim SMAN 1 Maos ini menciptakan inovasi paving block ramah lingkungan berbahan limbah Oryza sativa (padi) dan Nephrolepis exaltata (paku tanduk rusa).
Produk tersebut diklaim mampu mereduksi radiasi dan gelombang elektromagnetik, sekaligus berkontribusi dalam penurunan emisi karbon, sehingga relevan dengan isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Inovasi ini dipresentasikan langsung di hadapan dewan juri di Gedung KH Mas Mansur, FTI UII, pada 15 Desember 2025, dan berhasil menarik perhatian karena nilai kebaruan serta dampak lingkungannya.
Kado Akhir Tahun untuk Cilacap
Kepala SMAN 1 Maos, Amin, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga atas capaian para siswa yang dinilai sebagai buah dari kerja keras dan kreativitas berkelanjutan.
“Ini merupakan kado akhir tahun yang manis untuk SMAN 1 Maos dan Kabupaten Cilacap. Kami sangat mengapresiasi semangat juang siswa,” ujar Amin.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi pelajar lain di Cilacap untuk terus berinovasi dan berprestasi.
“Semoga bisa terus memotivasi para pelajar di Kabupaten Cilacap untuk terus berprestasi demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







