Belum lama ini viral video di media sosial terkait pembayaran non tunai di gerai Roti’O. Pembayaran non tunai itu viral karena ada nenek yang ingin beli Roti’O tapi dia tak memiliki aplikasi pembayaran non tunai. Pada akhirnya nenek tersebut tidak bisa membeli roti tersebut.
Kemudian ada fenomena itu, ada pria yang membela si nenek dan mempertanyakan mengapa gerai tidak memberi ruang pembayaran tunai. Video tersebut viral di media sosial dan memantik berbagai tanggapan dari warganet.
Penjelasan Roti’O Terkait Pembayaran Non Tunai
Atas fenomena itu, pihak Roti’O memberikan pernyataannya pada 20 Desember 2025. Pernyataan pihak Roti’o bisa dilihat di Instagram rotio.indonesia. Pernyataan selengkapnya dari pihak manajemen adalah sebagai berikut:
Dear Customer Roti’O
Kami mohon maaf atas kejadian yang beredar dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
Penggunaan aplikasi dan transaksi non tunai di outlet kami bertujuan untuk memberikan kemudahan serta memberikan berbagai pro dan potongan harga bagi pelanggan setia kami.
Saat ini kami sudah melakukan evaluasi internal agar ke depannya tim kami dapat memberikan pelayanan yang lebih baik.
Terima kasih atas masukan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami.
Sekadar diketahui, Roti’O adalah produk roti dengan berbagai varian. Gerai produk yang berdiri pada 2012 itu banyak dijumpai di stasiun-stasiun kereta api di Indonesia. Sebagian pengguna kereta membeli Roti’O untuk menemani perjalanan.
Mulanya pembelian roti tersebut bisa dilakukan dengan cara tunai. Namun, belakangan memang pihak manajemen roti tersebut tidak memberi ruang pembayanan tunai. Pembayaran hanya dilayani dengan mekanisme non tunai.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.







