Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banyumas > Diktisaintek 2025: Inovasi Pertanian Unsoed Antar Prof Totok Agung Raih Penghargaan Terbaik
Banyumas

Diktisaintek 2025: Inovasi Pertanian Unsoed Antar Prof Totok Agung Raih Penghargaan Terbaik

Santo
Terakhir diperbarui: 23 Desember 2025 11:57
Santo
Membagikan
Anugerah Diktisaintek 2025, berhasil diraih oleh Prof. Ir. Totok Agung, DH., MP., PhD., Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto
Anugerah Diktisaintek 2025, berhasil diraih oleh Prof. Ir. Totok Agung, DH., MP., PhD., Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.(Alief Einstein untuk seputarbanyumas)
Membagikan

Anugerah Diktisaintek 2025, berhasil diraih oleh Prof. Ir. Totok Agung, DH., MP., PhD., Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto.

Contents
  • Diktisaintek 2025 Soroti Dampak Nyata Riset Unsoed
  • Kolaborasi Kosabangsa Jadi Kunci Keberhasilan
  • Empat Inovasi Unggulan
  • Dampak Nyata: Alasan Prof Totok Agung Raih Diktisaintek 2025
  • Diktisaintek 2025: Ilmu Harus Membumi

Dia meraih penghargaan terbaik lewat Inovasi Pertanian Unsoed Program Kosabangsa. Program ini berhasil mengangkat kesejahteraan petani dan peternak di Desa Pruwatan, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia pada acara penganugerahan yang digelar Jumat, 19 Desember 2025, di Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi RI, Jakarta.

Diktisaintek 2025 Soroti Dampak Nyata Riset Unsoed

Desa Pruwatan selama bertahun-tahun dikenal sebagai desa miskin ekstrem. Mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pertanian dan peternakan. Sekitar sepuluh tahun lalu, bendungan jebol akibat bencana alam menyebabkan sistem irigasi rusak parah.

“Petani hanya bisa menanam padi satu kali dalam setahun, bahkan sering gagal panen atau produktivitasnya sangat rendah,” ungkap Prof. Totok Agung saat pemaparan program yang dipandu Ir. H. Alief Einstein, M.Hum., Senin (22/12/2025).

Baca juga  Pejabat Banyumas Asik Touring Keluarga, Disaat Wilayahnya Dilanda Bencana 

Peternak pun menghadapi persoalan serius, mulai dari kelangkaan pakan saat musim kemarau hingga pengelolaan limbah ternak yang belum optimal, sehingga mencemari lingkungan.

Kolaborasi Kosabangsa Jadi Kunci Keberhasilan

Dalam program yang mengantarkannya meraih Diktisaintek 2025, Prof. Totok Agung memimpin Tim Pendamping Unsoed bersama:

  • Prof. Sri Lestari (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed)
  • Dr. Arif Sudarmaji (Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Unsoed)

Pelaksanaan lapangan dilakukan oleh Universitas Peradaban Bumiayu, Brebes, dengan tim:

  • Siti Mudmainah (Ketua)
  • Randi Adzin
  • Wahyu Febriyono dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Peradaban.

Kolaborasi lintas perguruan tinggi ini menjadi salah satu poin penilaian penting dalam Anugerah Diktisaintek 2025.

Empat Inovasi Unggulan

Program Kosabangsa yang dinilai unggul dalam Diktisaintek 2025 meliputi:

  • Varietas Padi Protani
    Varietas unggul hasil riset Unsoed dengan produktivitas tinggi, kandungan protein tinggi, dan toleran kekeringan.
  • Pompa Air Tenaga Surya
    Sistem pompa air dari Sungai Cipali berbasis panel surya, hemat biaya, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Warga desa bahkan mewakafkan lahan untuk panel surya.
  • Produksi Pupuk Organik dari Limbah Ternak
    Kotoran sapi dan kambing diolah menjadi pupuk organik bernilai ekonomi yang kini telah diproduksi dan dipasarkan.
  • Pengembangan Rumput Pakan Ternak
    Penanaman rumput pakan di lahan desa untuk menjamin ketahanan pakan peternak sepanjang tahun.
Baca juga  Banyumas Gandeng Produsen Semen Bima untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Dampak Nyata: Alasan Prof Totok Agung Raih Diktisaintek 2025

Prof. Ir. Totok Agung, DH., MP., PhD., Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto meraih penghargaan Terbaik Diktisaintek 2025.
Prof. Ir. Totok Agung, DH., MP., PhD., Guru Besar Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto meraih penghargaan Terbaik Diktisaintek 2025. (seputarbanyumas)

Saat ini, pompa air tenaga surya telah beroperasi, memungkinkan petani menanam padi dua kali setahun atau lebih. Varietas Protani meningkatkan hasil panen, sementara pupuk organik menjadi sumber pendapatan baru.

Program ini melibatkan pemerintah desa, petani, peternak, TNI (Koramil dan Kodim), penyuluh pertanian, dosen, serta mahasiswa Unsoed dan Universitas Peradaban.

“Masyarakat tani Desa Pruwatan kini berbahagia karena panen meningkat dan biaya produksi menurun,” ujar Prof. Totok Agung.

Diktisaintek 2025: Ilmu Harus Membumi

Prof. Totok Agung menegaskan bahwa capaian Diktisaintek 2025 bukan sekadar penghargaan personal.

“Ini ikhtiar agar ilmu pengetahuan benar-benar bermanfaat dan berdampak bagi masyarakat. Kegiatan ini mencakup aspek kebencanaan, ketahanan pangan, energi terbarukan, dan pengentasan kemiskinan,” katanya.

 

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

TAG:Anugerah Diktisaintek 2025Diktisaintek 2025Inovasi pertanian DiktisaintekProf Totok Agung UnsoedProgram Kosabangsa
Artikel Sebelumnya non tunai Viral Pembayaran Non Tunai, Ini Pernyataan Roti’O
Artikel Selanjutnya Perempuan berdaya Perempuan Berdaya dan Berkarya, Rutan Banjarnegara Peringati Hari Ibu ke-97
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Prakiraan cuaca purwokerto banyumas 16-17 januari 2026
BanyumasRagam

Prakiraan Cuaca Purwokerto Saat Long Weekend 16–18 Januari 2026, Hujan atau Cerah?

Oleh Kurnia
es brasil purwokerto
Banyumas

Es Brasil Purwokerto Bukan dari Brazil, Ini Sejarah Nama dan Cita Rasanya

Oleh Kurnia
djoko susanto
Banyumas

Bantah Narasi “Lawan Tak Seimbang”, Djoko Susanto Tegaskan Kemenangan Anthon Donovan di Mahkamah Agung

Oleh Besari
villa purwokerto staycation
BanyumasPlesiran

10 Rekomendasi Villa Purwokerto Terjangkau untuk Staycation Lepas Penat

Oleh Kurnia
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?