Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banyumas > Benih Inpago Unsoed Protani, Varietas Unggulan Ini Diklaim Bisa Mengubah Nasib Petani
BanyumasRagam

Benih Inpago Unsoed Protani, Varietas Unggulan Ini Diklaim Bisa Mengubah Nasib Petani

Santo
Terakhir diperbarui: 17 November 2025 21:19
Santo
Membagikan
Benih Inpago Unsoed Protani
Membagikan

Benih Inpago Unsoed Protani, diserahkan kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Contents
  • Benih Inpago Unsoed Protani untuk Gapoktan Banyumas
  • Inovasi Padi Tahan Kekeringan untuk Tantangan Iklim
  • Kolaborasi Cepat dan Efektif Antarinstansi
  • Dua Skema Bantuan untuk Ketahanan Pangan Banyumas
  • Langkah Lapangan: Penanaman Perdana Bersama Gapoktan
  • Bupati Banyumas: Benih Inpago Unsoed Ini Adaptif dan Tangguh

Upaya ini untuk memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesiagaan menghadapi bencana kekeringan.

Unsoed menyadari dampak perubahan iklim global yang semakin nyata, mulai dari cuaca ekstrem, kekeringan berkepanjangan, hingga penurunan produktivitas pertanian. Karena itu, Unsoed menghadirkan langkah konkret melalui inovasi varietas padi unggul.

Salah satu inovasi terbesarnya adalah Benih Inpago Unsoed Protani, varietas padi protein tinggi yang tahan kekeringan dan dirancang untuk menghadapi kondisi lahan suboptimal.

Wujud nyata kontribusi tersebut, terlihat pada penyerahan benih produktif Inpago Unsoed Protani kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kabupaten Banyumas melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Serah terima dilaksanakan pada Rabu, 12 November 2025, di Desa Sokaraja Tengah, Kecamatan Sokaraja, Banyumas. Penyerahan tersebut dilakukan langsung oleh Rektor Unsoed, Prof. Dr. Ir. Akhmad Sodiq, M.Sc.Agr., IPU., ASEAN Eng, bersama Ketua Badan Pengelola Usaha (BPU) Unsoed, Dr. Adi Indrayanto, S.E., M.Sc.

Acara ini menjadi momen penting dalam penguatan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah. Terutama dalam menghadapi ancaman kekeringan yang setiap tahun melanda wilayah Banyumas dan sekitarnya.

Kerja sama tersebut diharapkan menjadi contoh kolaborasi strategis antara institusi riset dan pemangku kebijakan daerah. Selain itum juga mendorong inovasi pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan iklim.

Benih Inpago Unsoed Protani untuk Gapoktan Banyumas

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, turut hadir dan menyerahkan benih secara langsung kepada Gapoktan Harapan Mulya di Desa Sokaraja Tengah.

Baca juga  Tim Polda Jateng Turun Lapangan Atasi Pengembang Sapphire Mansion yang Bandel 

Penyerahan simbolis ini menandai dimulainya program penanaman Benih Inpago Unsoed Protani di beberapa wilayah Kecamatan Sokaraja.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula serah terima benih penjenis (Breeder Seed) dari Ketua Tim Kesiagaan Bencana Unsoed, Dr. Dyah Susanti, S.P., M.P, kepada Bupati Banyumas.

Benih penjenis tersebut selanjutnya akan diperbanyak oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banyumas. Sehingga nanti menghasilkan benih bersertifikat yang siap ditanam pada musim berikutnya.

Dalam penjelasannya, Dr. Dyah mengatakan bahwa penyerahan ini merupakan tahap awal dari upaya antisipasi kekeringan pada pergantian musim tahun depan.

Dengan memperkuat kedaulatan benih lokal, Banyumas diproyeksikan mampu menghadapi potensi penurunan produktivitas padi akibat distribusi air yang tidak stabil.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam pemaparan yang dipandu oleh Ir. H. Alief Einstein, M.Hum., pada Senin, 17 November 2025.

Inovasi Padi Tahan Kekeringan untuk Tantangan Iklim

Benih Inpago Unsoed Protani

Benih Inpago Unsoed Protani adalah varietas hasil pemuliaan tanaman yang telah melalui proses riset bertahun-tahun.

Varietas ini tidak hanya tahan kekeringan, tetapi juga memiliki kandungan protein tinggi, umur panen yang relatif singkat, dan sifat toleran terhadap penyakit utama.

Keunggulan ini membuatnya relevan untuk ditanam pada lahan yang mengalami keterbatasan air, terutama pada musim kemarau atau di lokasi yang rawan bencana iklim.

Rektor Unsoed menegaskan bahwa inovasi Benih Inpago Unsoed ini tidak hanya berorientasi pada kepentingan akademik, tetapi lebih pada kebutuhan masyarakat luas.

Ia berharap benih ini dapat memperkuat ketahanan pangan Banyumas sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap beras berkualitas tinggi.

“Kami berterima kasih atas kolaborasi ini. Semoga kerja sama antara Unsoed dan Pemerintah Banyumas terus berlanjut untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga. Total bantuan yang kami berikan mencapai satu ton, termasuk 300 kilogram yang ditanam di Desa Sokaraja Tengah,” ungkap Rektor.

Baca juga  KAI Daop 5 Antisipasi Libur Panjang Waisak: 17 KA Harian, 49 Ribu Tiket Disiapkan

Kolaborasi Cepat dan Efektif Antarinstansi

Ketua BPU Unsoed, Dr. Adi Indrayanto, menjelaskan bahwa program ini dapat terlaksana berkat koordinasi yang cepat antara Unsoed dan Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Dalam waktu sekitar satu bulan—sejak pertemuan intensif pada Oktober 2025—kolaborasi tersebut langsung diwujudkan dengan penyerahan benih dan pendampingan lapangan.

Menurut Dr. Adi, langkah cepat ini menjadi wujud nyata komitmen Unsoed dalam memperluas pemanfaatan hasil riset bagi masyarakat.

“Ini merupakan bentuk tanggung jawab kami sebagai perguruan tinggi untuk menghadirkan solusi nyata melalui inovasi. Benih Inpago Unsoed Protani adalah salah satu bukti kemampuan riset Unsoed yang bermanfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Dua Skema Bantuan untuk Ketahanan Pangan Banyumas

Ketua Tim Kesiagaan Bencana Unsoed, Dr. Dyah Susanti, menjelaskan bahwa program ini dibagi dalam dua skema bantuan agar hasilnya lebih terukur dan berkelanjutan.

Skema Pertama – Bantuan Produktif (Stock Seed)

Skema ini berupa penyerahan 1 ton benih kepada Gapoktan di tiga kecamatan: Sokaraja, Jatilawang, dan Rawalo.

Benih tersebut akan ditanam pada musim tanam pertama dengan tujuan menghasilkan beras protein tinggi. Hasilnya akan dikelola oleh BPU Unsoed sebagai produk unggulan berbasis inovasi kampus.

Skema Kedua – Bantuan Benih Penjenis (Breeder Seed)

Pada skema ini, Tim Kesiagaan Bencana Unsoed menyerahkan benih penjenis untuk diproduksi menjadi benih bersertifikat oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyumas.

Benih bersertifikat ini akan digunakan pada musim tanam kedua sebagai upaya antisipasi kekeringan.

Benih yang diproyeksikan dari skema kedua diharapkan mampu mendukung sekitar 200 hektar lahan yang mengalami keterbatasan air.

Baca juga  Jembatan Cikakak Ambruk, Akses Warga Terputus

Langkah Lapangan: Penanaman Perdana Bersama Gapoktan

Setelah prosesi serah terima, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman perdana benih Inpago Unsoed Protani oleh Gapoktan Harapan Mulya di lahan persawahan Desa Sokaraja Tengah.

Penanaman perdana dilakukan bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Banyumas, jajaran BPU Unsoed, serta Tim Kesiagaan Bencana Unsoed.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik (WR I), Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Humas (WR IV), Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unsoed, perangkat desa, camat Sokaraja, serta anggota Gapoktan setempat.

Menurut Dr. Dyah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (PERIPI) Komda Banyumas, kegiatan ini menegaskan posisi Unsoed sebagai perguruan tinggi yang menempatkan riset dan pengabdian masyarakat sebagai bagian inti dari pengembangan ilmu.

“Melalui penyerahan benih ini, Unsoed memperkuat perannya sebagai kampus riset yang memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional. Varietas Protani adalah hasil karya bersama yang kami persembahkan untuk menjawab tantangan iklim dan kebutuhan pangan ke depan,” ungkapnya.

Bupati Banyumas: Benih Inpago Unsoed Ini Adaptif dan Tangguh

Bupati Banyumas turut memberikan apresiasi atas kontribusi Unsoed. Ia menyebut Benih Inpago Unsoed Protani sebagai varietas yang tepat untuk menghadapi tantangan iklim daerah Banyumas yang rentan kekeringan.

“Benih ini adaptif terhadap kondisi lahan yang berubah akibat perubahan iklim. Selain umur panennya singkat, kualitas gabahnya bagus, kandungan proteinnya tinggi, dan lebih tahan terhadap penyakit utama. Kami berharap Gapoktan memanfaatkannya secara maksimal,” ujarnya.

Dengan dukungan teknologi, penelitian, dan kolaborasi lintas lembaga, Banyumas diharapkan dapat membangun sistem pangan yang lebih tangguh di masa depan.

TAG:Benih Inpago UnsoedBenih padi tahan kekeringanInovasi pertanian UnsoedInpago Unsoed ProtaniUnsoed serahkan benih
Artikel Sebelumnya pejabat banyumas touring disaat bencana melanda Pejabat Banyumas Asik Touring Keluarga, Disaat Wilayahnya Dilanda Bencana 
Artikel Selanjutnya PSI Cilacap PSI Cilacap Banjir Karangan Bunga di HUT ke-11! Dukungan Mengalir untuk Bos Edy
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Ridho Andika Satria dan Syifa Dyah Puspita resmi meraih gelar Kakang Mbekayu Banyumas 2025.
Banyumas

Terpilih sebagai Kakang Mbekayu Banyumas 2025, Ini Pesan untuk Ridho–Syifa

Oleh Santo
Persibas
BanyumasOlahraga

Persibas vs Persik Berakhir 0-0

Oleh Djamal SG
Persibas
BanyumasOlahraga

Persibas vs Persik, Ini 13 Larangan untuk Penonton

Oleh Djamal SG
Job fair gor satria banyumas, umk banyumas
BanyumasEkonomi

Pembahasan UMK Banyumas 2026 Molor, Dinnaker Masih Tunggu Petunjuk Teknis Pusat

Oleh Besari
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?