Solo travelling ke Cilacap bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin menikmati pengalaman wisata singkat namun tetap berkesan.
- 09.00–10.00 WIB: Sarapan Legendaris di Mie Dia Rasa
- 10.00–12.00 WIB: Eksplor Benteng Pendem, Ikon Wisata Sejarah Cilacap
- 12.00–13.00 WIB: Makan Siang Brekecek Khas Cilacap
- 13.00–15.00 WIB: Menyeberang ke Pulau Nusakambangan
- 16.00–18.00 WIB: Bersantai di Titik Nol Kilometer Cilacap
- 18.00–19.00 WIB: Makan Malam di Bakso Pak Landung
- 19.00–20.00 WIB: Berburu Oleh-oleh Khas Cilacap
- Estimasi Total Budget Solo Travelling di Cilacap
Kota pesisir di selatan Jawa Tengah ini menawarkan kombinasi menarik antara wisata sejarah, alam, hingga kuliner khas yang menggugah selera.
Dalam waktu satu hari, Anda sudah bisa solo travelling menjelajahi sejumlah destinasi populer, mencicipi makanan legendaris, hingga berburu oleh-oleh khas Cilacap.
Berikut panduan lengkap itinerary _solo travelling_ ke Cilacap dari pagi hingga malam hari, lengkap dengan estimasi budget (di luar transportasi menuju kota).
09.00–10.00 WIB: Sarapan Legendaris di Mie Dia Rasa
Setibanya di Stasiun Cilacap (Jl. Stasiun, Sidakaya, Cilacap Selatan), perjalanan bisa langsung dimulai dengan sarapan di *Mie Dia Rasa*, yang berada tepat di depan Mess Stasiun Cilacap.
Kedai mie yang sudah berdiri lebih dari 25 tahun ini dikenal dengan menu andalan seperti mie ayam Bangka dan mie ayam ranjo. Selain itu, tersedia pula aneka ricebowl, nasi lemak ayam datuk, hingga beragam dessert modern.
Harga yang ditawarkan pun ramah di kantong, berkisar *Rp10.000–Rp30.000* untuk makan dan minum. Cocok untuk mengisi energi sebelum memulai wisata.
10.00–12.00 WIB: Eksplor Benteng Pendem, Ikon Wisata Sejarah Cilacap
Dari pusat kota, perjalanan dilanjutkan ke Benteng Pendem yang beralamat di kawasan Pantai Teluk Penyu, Jl. Benteng, Cilacap Selatan.
Benteng peninggalan Belanda yang dibangun antara tahun 1861–1879 ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Cilacap. Arsitektur khas kolonial dengan lorong-lorong bawah tanah menghadirkan suasana klasik sekaligus estetik untuk berfoto.
Tiket pemeliharaan masuk cukup terjangkau, yakni sekitar *Rp7.500 per orang*. Dalam waktu dua jam, Anda bisa puas berkeliling dan menikmati suasana pantai di sekitarnya.
12.00–13.00 WIB: Makan Siang Brekecek Khas Cilacap
Tak lengkap rasanya berwisata ke Cilacap tanpa mencicipi *brekecek*, kuliner khas berbahan dasar kepala ikan (pathak) jahan atau ikan laut lainnya.
Brekecek dimasak dengan bumbu pedas gurih berkuah segar tanpa santan, menciptakan cita rasa khas pesisir yang kuat. Anda bisa menemukan brekecek di sejumlah rumah makan lokal di sekitar pusat kota Cilacap.
Harga per porsi berkisar *Rp20.000–Rp30.000*. Sajian ini cocok dinikmati saat siang hari karena kuahnya yang segar dan menggugah selera.
13.00–15.00 WIB: Menyeberang ke Pulau Nusakambangan
Setelah beristirahat sejenak atau menunaikan ibadah, perjalanan dilanjutkan menuju dermaga penyeberangan untuk menuju Pulau Nusakambangan.
Dari dermaga di Teluk Penyu, Anda bisa menyewa perahu untuk menyeberang. Biaya satu kali penyeberangan berkisar *Rp25.000–Rp40.000*, tergantung jumlah penumpang dan hari kunjungan. Total estimasi aktivitas di Nusakambangan sekitar *Rp70.000–Rp80.000*.
Setibanya di sana, Anda perlu melakukan tracking ringan melewati hutan sebelum tiba di pantai pasir putih yang masih alami. Suasana tenang dan eksotis menjadikan tempat ini cocok bagi solo traveller untuk berfoto, membuat video aesthetic, atau sekadar menikmati keindahan alam.
16.00–18.00 WIB: Bersantai di Titik Nol Kilometer Cilacap
Sore hari, kunjungi *Titik Nol Kilometer Cilacap* yang berada di kawasan Heritage Kota Lama, Jl. Jenderal Sudirman, Cilacap Tengah.
Area ini menjadi spot wisata baru yang menarik perhatian. Anda bisa bersantai, menikmati suasana kota, hingga naik ke lantai dua tugu untuk melihat pemandangan sekitar Cilacap dari ketinggian. Untuk menikmati kawasan ini, pengunjung umumnya tidak dikenakan biaya masuk (gratis).
18.00–19.00 WIB: Makan Malam di Bakso Pak Landung
Menjelang malam, saatnya menikmati kuliner legendaris lainnya, yakni *Bakso Pak Landung* yang sudah berdiri sejak 1980. Lokasinya berada di depan RSU Santa Maria, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Cilacap.
Bakso ini terkenal dengan tekstur daging yang kenyal dan kuahnya yang ringan namun gurih. Harga satu porsi sekitar *Rp10.000*, dan dengan tambahan minuman atau makanan pendamping, total pengeluaran sekitar *Rp20.000*.
19.00–20.00 WIB: Berburu Oleh-oleh Khas Cilacap
Sebelum kembali ke stasiun, sempatkan berburu *oleh-oleh khas Cilacap* di sekitar Stasiun Cilacap, seperti di *Eka Toko* dan *Sari Rasa*.
Beberapa oleh-oleh favorit antara lain lanting, gembus, hingga rempeyek yutuk yang menjadi ciri khas daerah pesisir. Budget belanja oleh-oleh cukup fleksibel, mulai dari *Rp10.000–Rp50.000* tergantung pilihan.
Estimasi Total Budget Solo Travelling di Cilacap
Tanpa menghitung transportasi menuju dan dari kota, total estimasi pengeluaran solo travelling ke Cilacap dalam satu hari berkisar:
* Sarapan: Rp10.000–Rp30.000
* Benteng Pendem: Rp7.500
* Makan siang: Rp20.000–Rp30.000
* Nusakambangan: Rp70.000–Rp80.000
* Makan malam: Rp20.000
* Oleh-oleh: Rp10.000–Rp50.000
*Total estimasi: sekitar Rp137.500–Rp217.500.
Dengan budget yang relatif terjangkau, Anda sudah bisa menikmati paket lengkap *wisata sejarah, alam, kuliner, hingga berburu oleh-oleh di Cilacap* hanya dalam waktu sehari. Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman solo travelling singkat namun padat aktivitas, Cilacap bisa menjadi destinasi yang layak masuk daftar perjalanan berikutnya.
*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.



