Hari Ketujuh! Tim SAR Fokus Cari 5 Korban Longsor Majenang

Faiz Ardani
Tim SAR Saat Evakuasi korban longsor di Majenang Cilacap pada hari keenam pencarian. Evakuasi dengan alat berat. (Basarnas Cilacap).

Hari Ketujuh! Tim SAR Fokus Cari 5 Korban Longsor Majenang. Memasuki hari ketujuh operasi pencarian korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Tim SAR gabungan terus mengerahkan kekuatan penuh. Pada Rabu (19/11/2025), upaya pencarian kembali dilanjutkan sejak pagi hari untuk menemukan lima korban yang masih dinyatakan hilang.

Tim SAR
Kepala Kantor SAR Cilacap Muhamad Abdullah menjelaskan terkait rencana operasi SAR Longsor Majenang cari 5 korban fokus di 3 titik. (Basarnas Cilacap).

Tim SAR Fokus Cari 5 Korban Hilang

Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah, mengatakan bahwa strategi pencarian kini semakin terarah dengan pembagian area secara lebih spesifik. Hal ini dilakukan untuk mempercepat proses menemukan korban yang kemungkinan masih tertimbun material tanah dan puing.

“Berkenaan dengan rencana operasi saat di hari ke-7 ini bahwa seluruh tim SAR gabungan mulai 06.00 tadi sudah melakukan pergerakan menuju lokasi dan area pencarian,” ujar Abdullah.

Tim SAR
Kepala Kantor SAR Cilacap Muhamad Abdullah menjelaskan terkait rencana operasi SAR Longsor Majenang cari 5 korban fokus di 3 titik. (Basarnas Cilacap).

Tim SAR bagi 3 Titik Pencarian

Area pencarian dibagi dalam tiga worksite yang telah dipetakan berdasarkan temuan sebelumnya:

  • Worksite A1: satu korban dalam pencarian, atas nama Diyah Ramadhani
  • Worksite B1: tiga korban masih dalam pencarian
  • Worksite B2: satu korban masih dalam pencarian
Baca juga  RKPD Cilacap 2027 Disusun di Tengah Tekanan Anggaran, Pemangkasan TKD Jadi Tantangan

Sektor B2 menjadi fokus utama karena pada hari keenam operasi, dua korban yakni Lilis dan Arumi berhasil ditemukan di sub-sektor B2A bersama dua sepeda motor. Temuan itu menjadi petunjuk kuat mengenai arah pergerakan material longsor.

“B2 ini kita bagi menjadi dua, ada B2A dan B2B sehingga kita akan fokus terus melakukan pencarian di B2A yang kita temukan di poin atapnya,” jelas Abdullah.

Selain itu, sektor B1 dan A1 juga masih terus dikerjakan dengan metode penggalian mendatar sejauh 10–15 meter dan lebar 10 meter dari titik awal rumah korban.

Tim SAR
Alat berat sedang dikerahkan cari korban longsor di Majenang Cilacap. (BNPB).

Tim SAR kerahkan Semua Alat

Dalam upaya percepatan, operasi dilengkapi dukungan 21 ekskavator, 9 anjing pelacak (K9), drone thermal, alkon, serta peralatan komunikasi.

“Kita akan memaksimalkan pelaksanaan operasi hari ini. Apabila hari ketujuh ini belum ditemukan korban maka kita akan lakukan evaluasi sore hari ini,” tegasnya.

Hingga saat ini, 18 korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara lima korban lainnya masih dicari. Di tengah cuaca yang tidak menentu dan kondisi tanah labil, pasukan SAR gabungan tetap menunjukkan dedikasi tinggi demi menuntaskan misi kemanusiaan tersebut. Harapan keluarga korban terpaut pada setiap detik usaha yang dilakukan di lapangan.

Baca juga  IHC RSPC Hadirkan Posyandu Hijau, Warga RW 16 Tegalkamulyan Kini Punya Kebun Toga Edukatif