Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Menko PMK Pratikno Datangi Lokasi Longsor Pandanarum, Tanah Masih Terus Bergerak
BanjarnegaraJateng

Menko PMK Pratikno Datangi Lokasi Longsor Pandanarum, Tanah Masih Terus Bergerak

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 19 November 2025 09:08
Syarif TM
Membagikan
Longsor Pandanarum
Menko PMK dan sejumlah pejabat saat meninjau lokasi longsor di Pandanarum Banjarnegara. (dok.kominfo)
Membagikan

DIDAMPINGI Kepala BNPB, Bupati Banjarnegara, dan sejumlah pejabat pemerintah daerah, Menteri Koordinator PMK Pratikno mengunjungi dan memantau langsung kejadian longsor Pandanarum.

Contents
  • Masih Ada 26 Warga Diduga Hilang dalam Longsor Pandanarum
  • Pemerintah Pusat Beri Dukungan Penuh
  • Kepala BNPB: Kondisi Tanah Pandanarum Sangat Berbeda dengan Majenang
  • Pasukan Kebersihan Ditarik Mundur karena Tanah Kembali Bergerak

Bahkan Menko Praktikno bersama dengan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, langsung meninjau dua titik terparah, yakni Dusun Pringamba dan Dusun Situkung. Tanah di area tersebut tampak masih terus bergerak. Retakan di jalan kian melebar hanya dalam hitungan jam.

“Kita harus tetap waspada. Kondisi tanah belum stabil,” tegas Pratikno setelah berdialog dengan warga dan pemerintah daerah.

Kunjungan ini dolakukan untuk meliat langsung kondisi tanah dan perkembangan operasi pencarian korban, kondisi pengungsian, serta langkah antisipasi terhadap potensi longsor susulan.

Masih Ada 26 Warga Diduga Hilang dalam Longsor Pandanarum

Dalam keterangannya, Menko PMK Pratikno mengingatkan seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Berdasarkan data lapangan, masih terdapat 26 warga yang belum diketahui keberadaanya atau diduga hilang.

Baca juga  Geger, Ayah di Pejawaran Ini Tega Cabuli Anak Tiri Selama 3 Tahun

Pencarian terhadap warga tersebut juga masih terkendala pada kondisi pergerakan tanah yang masih terjadi, bahkan kondisi jalan di sekitar lokasi juga menunjukkan retakan yang semakin melebar dibandingkan pagi hari.

“Longsor Pandanarum ini berbeda, bahkan saat ini masih ada pergerakan tanah, sehingga kewaspadaan harus terus dijaga,” tegasnya.

Ia menyebut medan longsor Pandanarum menjadi tantangan besar dalam upaya pencarian, karena struktur tanah yang belum stabil. Meski demikian, pemerintah memastikan peralatan dan dukungan teknis terus diperkuat.

“Alat berat sudah bergerak menuju lokasi longsor Pandanarum. Kami juga menghadirkan ahli geologi untuk memastikan keamanan, terutama karena di bagian atas terdapat embung yang harus diawasi,” jelas Pratikno.

Pemerintah Pusat Beri Dukungan Penuh

Pratikno menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan, Kemensos, BNPB, dan Basarnas akan memberikan dukungan penuh dalam penanganan darurat di Pandanarum. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan bencana.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Basarnas, BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para relawan yang telah bekerja keras sejak awal. Fokus kita jelas: menyelamatkan warga dan memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi, mulai logistik, layanan kesehatan, hingga dukungan psikologis,” ujarnya.

Baca juga  Narkoba Mulai Menyasar Pelajar dan Santri, Ini Sikap Anggota DPR RI

Kepala BNPB: Kondisi Tanah Pandanarum Sangat Berbeda dengan Majenang

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menekankan bahwa lambatnya pencarian di Pandanarum bukan karena kurangnya keseriusan, tetapi murni karena kondisi geografis yang sangat berbeda dari lokasi longsor di Majenang.

“Di Majenang medan lebih mudah sehingga korban bisa ditemukan hampir setiap hari. Dari 23 korban, 16 telah ditemukan. Namun di Pandanarum, hingga hari kedua pencarian belum bisa dilakukan karena faktor keamanan,” jelasnya.

Menurutnya, tanah di titik longsor Pandanarum terus bergerak sehingga membahayakan tim pencarian. Jika cuaca mendukung dan hujan tidak turun, pencarian direncanakan dilakukan secara manual untuk meminimalkan risiko.

Pasukan Kebersihan Ditarik Mundur karena Tanah Kembali Bergerak

Pada kesempatan yang sama, tim kebersihan atau pasukan orange terpaksa ditarik mundur setelah tanah kembali menunjukkan pergerakan. Sejumlah rumah di bagian atas juga mulai mengeluarkan suara retakan, mengindikasikan bangunan terancam roboh.

Kondisi tersebut dinilai tidak aman untuk melanjutkan proses pencarian maupun pembersihan sehingga seluruh kegiatan di titik tersebut dihentikan sementara.

Baca juga  Rutan Banjarnegara Resmikan Pesantren Kilat untuk Warga Binaan

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegaraLongsor Banjarnegaralongsor pandanarumtanah gerak
Artikel Sebelumnya Tim SA Hari Ketujuh! Tim SAR Fokus Cari 5 Korban Longsor Majenang
Artikel Selanjutnya Persak Kebumen Persak Kebumen Perlihatkan Jersey dan Sponsor Jelang Liga 4
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kampung konveksi
BanjarnegaraEkonomi

Tahukah Kamu, Kaos di Tanah Abang Ternyata Diproduksi dari Kampung Konveksi di Banjarnegara

Oleh Syarif TM
Longsor Pandanarum
Banjarnegara

BPBD Pastikan Kebutuhan Dasar Korban Longsor Pandanarum Tetap Terpenuhi

Oleh Syarif TM
Juragan UMKM
Banjarnegara

Dorong Digitalisasi dan Branding Produk Lokal, Bupati Amalia Buka Juragan UMKM

Oleh Syarif TM
Pengajian Akbar
Banjarnegara

Khidmat dan Syahdu, Ribuan Warga Padati Pengajian Akbar UAS di Alun-alun Banjarnegara

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?