Semangat kebersamaan warga Desa Buntu, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap menjadi kunci sukses pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026. Selama sebulan penuh, masyarakat bersama personel TNI bahu-membahu menyelesaikan berbagai pembangunan fisik hingga kegiatan sosial di lingkungan desa.
Program TMMD tersebut berhasil menuntaskan sejumlah sasaran pembangunan, mulai dari talud sepanjang lebih dari 1,6 kilometer, perbaikan jalan desa, pembangunan gorong-gorong, hingga rumah tidak layak huni (RTLH).
Program TMMD tersebut resmi ditutup melalui upacara di Lapangan Desa Buntu, Kamis (21/5/2026). Penutupan dipimpin langsung Komandan Kodim 0703/Cilacap Letkol Inf. Andi Azis selaku Dansatgas TMMD.
Hadir dalam kegiatan itu Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Bintang Dwi Cahyono mewakili Bupati Cilacap, Anggota Komisi A DPRD Cilacap Purwati, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.
Pelaksanaan TMMD yang berlangsung sejak 22 April hingga 21 Mei 2026 resmi ditutup, ditandai dengan penandatanganan berita acara hasil pelaksanaan kegiatan. Seluruh target pembangunan, baik fisik maupun nonfisik, dinyatakan selesai 100 persen.
Talud 1,6 Kilometer hingga Gorong-gorong Rampung
Dalam program TMMD kali ini, sasaran fisik utama berupa pembangunan talud kanan dan kiri sepanjang 1.617 meter berhasil diselesaikan. Talud tersebut dibangun dengan tinggi satu meter dan lebar 0,3 meter untuk memperkuat infrastruktur desa.
Selain itu, Satgas TMMD bersama masyarakat juga menyelesaikan perkerasan jalan sepanjang 50 meter dengan lebar tiga meter dan ketebalan 15 sentimeter.
Tak hanya itu, empat unit gorong-gorong beton jenis box culvert juga berhasil dibangun guna mendukung kelancaran drainase dan akses warga.
Program tambahan lainnya turut menyasar kebutuhan masyarakat. Di antaranya pembangunan tiga unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang didukung CSR Baznas, penanaman 1.000 pohon, hingga pembersihan saluran Sungai Situmang sepanjang 140 meter.
Tak Sekadar Bangun Infrastruktur
TMMD Sengkuyung di Desa Buntu tidak hanya fokus pada pembangunan fisik. Berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat juga digelar untuk meningkatkan kualitas hidup warga.
Sejumlah layanan publik hadir langsung di tengah masyarakat, seperti pelayanan administrasi kependudukan, pembuatan akta kelahiran dan KIA paket 3 in 1, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan KB, hingga perpustakaan keliling.
Selain itu, warga juga mendapat layanan pengobatan hewan ternak dan peliharaan serta pelatihan kewirausahaan bagi pelaku usaha baru.
Berbagai sosialisasi turut diberikan, mulai dari wawasan kebangsaan dan bela negara, pelatihan peraturan baris-berbaris (PBB), pencegahan stunting, diversifikasi olahan hasil perikanan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis potensi pisang.
Pemerintah dan TNI juga memberikan pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission (OSS) untuk membantu pelaku usaha di desa.
Dandim Sebut Partisipasi Warga Luar Biasa
Dansatgas TMMD Letkol Inf. Andi Azis mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat Desa Buntu selama program berlangsung. Menurutnya, pembangunan talud sepanjang lebih dari 1,6 kilometer dalam waktu 30 hari merupakan capaian luar biasa.
“Setiap hari kurang lebih 50 warga ikut melaksanakan pembangunan fisik. Ada semangat bersama untuk membangun desa,” ujar Andi Azis.
Ia menilai keterlibatan warga Desa Buntu menjadi salah satu yang terbaik selama pelaksanaan TMMD yang pernah dipimpinnya.
Andi juga mengapresiasi peran ibu-ibu dan pelaku UMKM desa yang ikut mendukung kegiatan, terutama dalam penyediaan konsumsi bagi personel TNI dan masyarakat selama program berjalan.
Menurut dia, TMMD bukan hanya soal pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui budaya gotong royong.
“Kalau sudah ada TMMD, semua unsur harus bersama-sama mengeluarkan kemampuan untuk membangun desa,” katanya.
Ia berharap semangat kebersamaan yang tumbuh selama TMMD di Desa Buntu dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Cilacap.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!



