Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Sabtu, 29 November 2025 kemarin.
Berdasarkan data resmi yang tercantum pada situs Logam Mulia, harga emas satu gram melonjak Rp30.000 sehingga mencapai Rp2.413.000 per gram.
Kenaikan ini menjadi salah satu lompatan harian terbesar dalam beberapa pekan terakhir dan menambah dinamika pergerakan harga emas domestik yang sejak awal November cenderung fluktuatif.
Sementara itu, harga buyback atau harga yang diberikan Antam kepada konsumen yang ingin menjual kembali emas batangan mereka juga ikut meningkat.
Nilai buyback pada hari yang sama naik sebesar Rp30.000 dan berada di angka Rp2.274.000 per gram.
Pergerakan serentak pada harga jual maupun buyback ini menandakan bahwa sentimen pasar terhadap emas sedang menguat, dipengaruhi kondisi global dan kebijakan fiskal di dalam negeri.
Dampak Regulasi Pajak Terbaru
Kenaikan harga emas juga terjadi di tengah berlakunya aturan baru terkait perpajakan logam mulia. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023, pemerintah memberikan pembebasan Pajak Penghasilan (PPh) bagi konsumen akhir yang membeli emas batangan.
Namun, pengusaha emas tetap wajib memungut PPh 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual—lebih rendah dibanding aturan sebelumnya yang mencapai 0,45 persen.
Sementara itu, untuk transaksi buyback, pemerintah menerapkan aturan dalam PMK Nomor 81 Tahun 2024 yang menyebutkan bahwa setiap penjualan emas kembali dengan nilai di atas Rp10 juta akan dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen.
Pajak tersebut langsung dipotong dari nilai transaksi saat konsumen menjual emasnya ke Antam atau pihak resmi lainnya.
Regulasi ini membuat konsumen semakin berhati-hati saat melakukan transaksi dalam jumlah besar, meski secara umum tidak mengurangi minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi jangka panjang.
Harga Emas Antam Hari Ini Berdasarkan Ukuran
Harga untuk setiap gerai, berpotensi berbeda karena penyesuaian biaya distribusi dan ketersediaan stok. Berikut daftar harga terbaru Antam berdasarkan ukuran emas batangan:
1 gram: Rp2.413.000
2 gram: Rp4.766.000
3 gram: Rp7.124.000
5 gram: Rp11.840.000
10 gram: Rp23.625.000
25 gram: Rp58.937.000
50 gram: Rp117.795.000
100 gram: Rp235.512.000
250 gram: Rp588.515.000
500 gram: Rp1.176.820.000
1.000 gram: Rp2.353.600.000
Perbedaan harga antara ukuran kecil dan ukuran besar mencerminkan struktur harga umum, di mana emas dengan berat lebih tinggi biasanya lebih murah per gram dibanding ukuran kecil karena biaya cetak dan distribusi yang lebih efisien.
Harga Galeri24 Juga Ikut Terkerek
Kenaikan harga emas tidak hanya terjadi pada produk Antam. Galeri24—perusahaan ritel emas milik Pegadaian Group—juga mencatat kenaikan pada hampir seluruh ukuran emasnya.
Harga emas Galeri24 untuk ukuran satu gram tercatat lebih tinggi daripada Antam, yaitu pada level Rp2.436.000.
Berikut daftar harga di Galeri24:
1 gram: Rp2.436.000
2 gram: Rp4.800.000
5 gram: Rp11.911.000
10 gram: Rp23.758.000
25 gram: Rp59.249.000
50 gram: Rp118.404.000
100 gram: Rp236.691.000
250 gram: Rp587.965.000
500 gram: Rp1.175.929.000
1.000 gram: Rp2.351.857.000
Perbedaan harga antara Antam dan Galeri24 lazim terjadi karena masing-masing menggunakan struktur pencetakan, sertifikasi, dan distribusi yang berbeda. Meski begitu, kedua merek tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam investasi emas fisik.
Pergerakan Harga Emas Sepekan Terakhir

Jika ditinjau dari pergerakan harga dalam sepekan, emas Antam menunjukkan pergerakan yang cenderung volatil namun tetap berada dalam tren kenaikan.
Pada Senin, 24 November 2025, harga dibuka pada level Rp2.340.000 per gram. Selanjutnya pada Selasa, harga melonjak Rp40.000 menjadi Rp2.380.000.
Meski sempat mengalami koreksi tipis pada Rabu dengan penurunan Rp2.000 sehingga berada pada angka Rp2.378.000, harga kembali merangkak naik pada Kamis.
Pada hari tersebut, emas menambah nilai sebesar Rp9.000 menjadi Rp2.387.000. Namun, pada Jumat terjadi koreksi lagi sebesar Rp4.000 sehingga harga turun ke Rp2.383.000.
Puncaknya terjadi pada Sabtu ketika harga kembali terbang, naik Rp30.000, dan menyentuh angka Rp2.413.000—menjadi level tertinggi dalam sepekan.
Secara keseluruhan, harga emas Antam dalam rentang sepekan berada pada level Rp2.307.000 hingga Rp2.398.000 per gram. Sementara untuk rentang satu bulan terakhir, pergerakan harga tercatat pada kisaran Rp2.340.000 hingga Rp2.413.000.
Tren ini menunjukkan bahwa emas masih berada dalam fase bullish ringan, dipengaruhi penguatan harga emas dunia serta pelemahan nilai tukar rupiah.
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini
Tidak hanya Logam Mulia dan Galeri24, Pegadaian juga mempublikasikan harga emas batangan Antam terbaru untuk perdagangan Minggu, 30 November 2025. Pada hari ini, harga emas Antam di Pegadaian cenderung stabil, meski ada sedikit kenaikan pada beberapa ukuran.
Harga emas Antam ukuran 1 gram dijual Rp2.655.000, dengan harga buyback Rp2.293.000. Untuk ukuran 0,5 gram, harga jual tercatat Rp1.383.000 dan buyback sebesar Rp1.146.000.
Sementara itu, emas ukuran besar seperti 100 gram dijual Rp259.064.000, dengan harga buyback Rp228.248.000.
Ukuran terbesar, yakni 1 kilogram, dijual Rp2.588.960.000 dan dibeli kembali dengan harga Rp2.271.236.000.
Selisih antara harga jual dan buyback mencerminkan spread normal yang diberlakukan Pegadaian sebagai lembaga penjualan sekaligus pembeli kembali emas.
Faktor Global yang Mendorong Lonjakan Harga
Kenaikan harga emas dalam beberapa hari terakhir tidak terlepas dari kondisi pasar global. Gejolak ekonomi dunia, ketidakpastian kebijakan moneter Amerika Serikat, dan ketegangan geopolitik di beberapa kawasan menjadi faktor penopang harga emas internasional.
Harga emas dunia cenderung bergerak naik saat investor mencari aset aman atau safe haven di tengah ketidakpastian global.
Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menjadi salah satu pemicu perubahan harga emas domestik. Ketika rupiah melemah, harga emas dalam negeri cenderung terangkat karena emas dihargai menggunakan acuan dolar.
Minat Masyarakat Terhadap Emas Tetap Tinggi
Meskipun harga emas berada dalam tren meningkat, minat masyarakat Indonesia terhadap investasi emas fisik tetap tinggi. Emas masih dianggap sebagai instrumen lindung nilai atau hedging yang paling mudah dijangkau, aman dari risiko inflasi, dan memiliki likuiditas tinggi.
Banyak investor ritel yang memanfaatkan momen koreksi harga harian untuk melakukan pembelian secara bertahap.
Sementara bagi investor jangka panjang, tren kenaikan harga emas justru dianggap sebagai peluang untuk memperkuat portofolio karena emas cenderung stabil dalam jangka waktu panjang.





