Aksi Bersih Sampah Tak Hanya Seremoni, Luthfi–Taj Yasin Pimpin Gerakan Jateng ASRI Serentak

Nestya Zahra
Aksi Bersih Sampah Tak Hanya Seremoni, Luthfi–Taj Yasin Pimpin Gerakan Jateng ASRI Serentak. (dok. Pemprov Jateng)

GUBERNUR Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen turun langsung memimpin aksi bersih sampah di Pantai Jodo, Desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, sebagai bagian dari upaya menuju Jateng ASRI, Selasa (24/2/2026).

Keduanya bahkan menaiki alat berat jenis loader untuk mengangkut tumpukan sampah plastik, kayu, dan limbah rumah tangga yang menumpuk di pesisir. Aksi simbolis itu menandai dimulainya Gerakan Jateng ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digelar serentak di 35 kabupaten/kota dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional.

Jateng Asri Adalah Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni

Di lokasi kegiatan, Ahmad Luthfi terlihat mengoperasikan bucket loader, sementara Taj Yasin berdiri mendampingi di sisi pintu alat berat. Sampah yang terangkat langsung dipindahkan ke dump truck yang telah disiagakan di tepi pantai.

Baca juga  Jawa Tengah Gaspol Ekonomi Halal 2027, Bidik Wisatawan Timur Tengah

Lebih dari 1.000 peserta terlibat dalam aksi tersebut, terdiri atas unsur TNI, Polri, mahasiswa, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, badan usaha, relawan, hingga warga sekitar. Secara bersamaan, kegiatan serupa juga berlangsung di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah, dipimpin langsung oleh kepala daerah masing-masing dan terhubung secara daring.

Menurut Ahmad Luthfi, persoalan sampah di Jawa Tengah sudah masuk kategori darurat. Produksi sampah di provinsi ini mencapai sekitar 6,36 juta ton per tahun, namun baru sekitar 60 persen yang dapat tertangani.

“Ini tidak bisa hanya berhenti pada MoU atau seremoni. Harus ada action plan yang jelas, terukur, dan dilaporkan sampai ke pusat, Jateng ASRI adalah bagian dari aksi nyata dalam menangani sampah,” katanya.

Ia juga mengingatkan target nasional menuju zero waste pada 2029 sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, seluruh bupati dan wali kota diminta menyerahkan data konkret penanganan sampah di wilayah masing-masing.

Jaga 920 Kilometer Garis Pantai Jateng

Selain fokus pada sampah, Ahmad Luthfi menyoroti pentingnya perlindungan wilayah pesisir. Jawa Tengah memiliki garis pantai sekitar 920 kilometer yang tersebar di 17 kabupaten/kota. Penjagaan pantai ini juga menjadi bagian dalam Jateng ASRI.

Baca juga  Wisata Wonosobo Jadi Primadona, Diserbu 197.000 Orang Saat Libur Nataru

Program penghijauan pesisir melalui Gerakan Mageri Segoro kembali digencarkan, termasuk penanaman mangrove dan vegetasi pantai untuk menekan risiko abrasi. Pada Desember 2025, penanaman hampir mencapai dua juta bibit dan ditargetkan meningkat pada 2026.

Langkah ini dinilai penting sebagai upaya preventif menghadapi ancaman bencana lingkungan sekaligus menjaga ekosistem pesisir tetap lestari.

RDF dan Energi Listrik dari Sampah Terus Dikembangkan

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Widi Hartanto, menjelaskan bahwa Gerakan Jateng ASRI merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur tentang percepatan pengelolaan sampah.

Pengolahan sampah berbasis refuse derived fuel (RDF) telah berjalan di Kabupaten Cilacap, Banyumas, dan Magelang. Sementara pemanfaatan sampah menjadi energi listrik sudah beroperasi di Surakarta.

Pemprov Jateng juga mendorong transformasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), serta memperkuat kolaborasi dengan industri semen untuk pemanfaatan RDF.

Bangun Partisipasi Publik, Wujudkan Jateng Bersih

Melalui Gerakan Jateng ASRI, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ingin memastikan pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Baca juga  Ketua DPRD Jateng Usulkan Pemilahan Sampah dari Rumah Tangga

Dari pesisir Pantai Jodo hingga 35 kabupaten/kota, pesan yang ingin ditegaskan adalah satu: menjaga lingkungan bukan pilihan, melainkan tanggung jawab kolektif demi Jawa Tengah yang aman, sehat, resik, dan indah.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!