Pembunuh Ayah di Siwarak Purbalingga, Mengidap Skizofrenia Kronis

Budi Pekerti
Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar memberikan keterangan terkait kasus pembunuhan ayah kandung oleh anaknya, di Desa Siwarak Kecamatan Karangreja, Jumat (7/11/2025). (Foto :Budi Pekerti)

Pembunuh ayah bernama Sarno (46), warga Siwarak Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga, mengidap skizofrenia kronis.

Dari riwayat medis, Sarno yang membuat ayah kandungnya bernama Muhromi Dasmin (80) meninggal, sempat dirawat karena mengalami gangguan jiwa.

Kapolres Purbalingga AKBP Achmad Akbar bersama Wakapolres Kompol Agus Amjat Purnomo menyampaikan hal tersebut, di aula Mapolres Purbalingga, Jumat (7/11/2025). Hadir pula dalam kesempatan itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Purbalingga.

“Si pembunuh ayah ini, terindikasi gangguan jiwa skizofrenia kronis. Tim Penyidik tidak bisa menggali keterangan secara lengkap. Ketika ditanya umur dan identitas tidak bisa dijelaskan oleh tersangka,’ kata Kapolres.

Observasi Pelaku Pembunuh Ayah di RSUD Banyumas

Oleh karena itu semalam polisi langsung melakukan koordinasi dan membawa tersangka untuk menjalani observasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas.

Proses penyidikan masih terus berjalan. Polisi akan melakukan koordinasi dengan kejaksaan dan pengadilan. “Terutama terkait status kejiwaan pelaku,” ujar kapolres.

Baca juga  Polres Purbalingga Lakukan Operasi Pekat Selama Ramadan, Ini Sasarannya

Kronologi Pembunuhan Ayah

Seperti diberitakan, kasus pembunuhan yang dilakukan anak kepada ayah kandung kembali terjadi di Kabupaten Purbalingga.

Peristiwa tersebut terjadi di Dukuh Brubahan RT 02/RW 07 Desa Siwarak Kecamatan Karangreja, Kamis (6/11/2025) siang.

Perbuatan keji itu dilakukan Sarno (46) kepada ayah kandungnya berinisial Muhromi Dasmin (80). Perbuatan itu dilakukan saat ayahnya sedang beristirahat di dapur. Pelaku memukul kepala ayahnya dengan balok kayu.

Setelah melakukan itu, pelaku lalu kabur ke ladang. Dia akhirnya berhasil ditangkap polisi dan warga. Pelaku lalu diamankan di Mapolres Purbalingga. Menurut keterangan, pelaku memang dikenal memiliki gangguan kejiwaan.