Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Risalah > Cara Menggapai Kebahagiaan dan Keberkahan Dalam Hidup
Risalah

Cara Menggapai Kebahagiaan dan Keberkahan Dalam Hidup

Bahron Ansori
Terakhir diperbarui: 24 November 2025 09:17
Bahron Ansori
Membagikan
Cara menggapai kebahagiaan dan keberkahan dalam hidup adalah menolong kesulitan sesama manusia. (Sumber: Freepik.com)
Cara menggapai kebahagiaan dan keberkahan dalam hidup adalah menolong kesulitan sesama manusia. (Sumber: Freepik.com)
Membagikan

Cara menggapai kebahagiaan dan keberkahan dalam hidup adalah menolong kesulitan sesama manusia. Sebab, dalam kehidupan, setiap orang pasti menghadapi berbagai kesulitan, baik besar maupun kecil. Namun, di balik setiap ujian, selalu ada ruang bagi kebaikan dan kepedulian untuk tumbuh. Ketika kita membantu sesama yang tengah mengalami kesulitan, bukan hanya mereka yang merasa terbantu, tetapi hati kita pun dipenuhi kebahagiaan dan keberkahan.

Contents
  • Kebahagiaan dan Keberkahan dalam Hidup
  • Keutamaan Membantu Sesama
  • Mengapa Kesusahan di Dunia Dibalas di Akhirat?
  • Gambaran Kesulitan di Hari Kiamat
  • Memudahkan Kesulitan dan Menutupi Aib Sesama

Kebahagiaan dan Keberkahan dalam Hidup

Kehidupan ini sejatinya adalah tentang saling menguatkan, karena di saat kita menolong orang lain, pada hakikatnya kita sedang menanam kebaikan yang kelak akan kembali kepada kita. Betapa indahnya dunia jika setiap insan memiliki kepedulian untuk meringankan beban orang lain, menjadikan kasih sayang sebagai jembatan untuk menciptakan kehidupan yang lebih harmonis dan penuh berkah.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim, “Siapa yang menghilangkan satu kesusahan dari seorang mukmin di dunia, maka Allah akan menghilangkan satu kesusahannya di hari kiamat. Barang siapa yang memudahkan orang yang sedang dalam kesulitan, maka Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang Muslim, maka Allah akan menutupinya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya. Barang siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan jalannya menuju surga.”

Baca juga  Ujian Ketaatan Sejati Umat Muslim, Jangan Sampai Masuk Kategori Orang Munafik

Hadits ini menekankan pentingnya membantu sesama, karena umat Islam adalah satu kesatuan yang saling mendukung. Dalam Islam, kita dianjurkan untuk saling tolong-menolong dalam kebaikan, menasihati dalam kebenaran, serta menjalankan amar makruf nahi mungkar.

Allah Ta’ala berfirman,

وَأَقِيمُوا الصَّلٰوةَ وَءَاتُوا الزَّكٰوةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللّٰهِ هُوَ مَوْلٰىكُمْ فَنِعْمَ الْمَوْلٰى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ ⸨٧٧⸩

“Hai orang-orang yang beriman, rukuklah, sujudlah, sembahlah Tuhanmu, dan berbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.” (Qs. Al-Hajj: 77).

Dalam ayat lain Allah Ta’ala juga berfirman,

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ ⸨١٩٥⸩

“Dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” (Qs. Al-Baqarah: 195).

Dalam ayat lain, Allah Ta’ala juga berfirman,

إِنَّ اللَّهَ مَعَ الَّذِينَ اتَّقَوْا وَالَّذِينَ هُمْ مُحْسِنُونَ ⸨١٢٨⸩

“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat kebaikan.” (Qs. An-Nahl: 128)

Keutamaan Membantu Sesama

Dalam hadits tersebut, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan bahwa balasan yang diterima seseorang sesuai dengan amal yang ia lakukan. Jika seseorang meringankan kesusahan orang lain, Allah akan meringankan kesusahannya di akhirat. Jika seseorang menolong saudaranya yang sedang dalam kesulitan, maka Allah akan membantunya di dunia dan akhirat.

Baca juga  7 Cara Menghilangkan Sifat Malas dalam Ibadah

Menurut Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali, kurbah adalah penderitaan berat yang membuat seseorang sangat menderita dan bersedih. At-tanfis berarti meringankan kesulitan, sedangkan at-tafrij berarti menghilangkan kesulitan sepenuhnya. Seseorang yang meringankan kesusahan orang lain akan mendapatkan balasan serupa dari Allah di akhirat.

Allah juga berfirman dalam Al-Qur’an,

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Barang siapa yang beramal shalih, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka Kami akan berikan kehidupan yang baik dan balasan terbaik atas amal mereka.” (Qs. An-Nahl: 97)

Sebaliknya, bagi yang berpaling dari ajaran Allah, mereka akan menghadapi kehidupan yang sulit, seperti dalam firman Allah,

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ

“Barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka baginya kehidupan yang sempit dan akan dikumpulkan dalam keadaan buta pada hari kiamat.” (Qs. Thaha: 124)

Mengapa Kesusahan di Dunia Dibalas di Akhirat?

Dalam hadits disebutkan bahwa balasan bagi orang yang menghilangkan kesusahan seorang mukmin adalah Allah akan menghilangkan kesusahannya di hari kiamat, bukan di dunia. Hal ini karena penderitaan berat (al-kurbah) tidak dialami semua orang, berbeda dengan kesulitan (al-mu’sir), yang hampir setiap orang mengalaminya.

Menurut Syaikh Sa’ad al-Khatslan, pahala dari menghilangkan kesusahan seseorang sangat besar sehingga balasannya tidak hanya berupa keringanan di dunia, tetapi juga di akhirat. Ini menunjukkan betapa pentingnya perbuatan baik ini dalam Islam.

Baca juga  Amanah Tak Pernah Salah Pundak Karena Engkau Dianggap Mampu Oleh Allah

Gambaran Kesulitan di Hari Kiamat

Beberapa hadits menggambarkan beratnya kesulitan di hari kiamat. Salah satunya menyebutkan bahwa manusia akan dikumpulkan di satu tempat dengan matahari yang sangat dekat sehingga mereka akan berkeringat sesuai dengan amalnya. Ada yang keringatnya mencapai tumit, lutut, pinggang, bahkan ada yang tenggelam dalam keringatnya sendiri.

Dalam hadits lain, disebutkan bahwa manusia akan dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang, dan tidak berkhitan. Namun, karena dahsyatnya situasi saat itu, mereka tidak akan sempat memperhatikan satu sama lain.

Memudahkan Kesulitan dan Menutupi Aib Sesama

Memudahkan kesulitan berarti membantu orang yang berada dalam keadaan sulit, baik karena banyaknya utang maupun kesulitan lainnya. Cara membantunya bisa dengan melunasi utangnya atau memberi kelonggaran dalam pembayaran.

Menutupi seorang Muslim berarti tidak menyebarkan aibnya. Jika seorang Muslim melakukan kesalahan, kita dianjurkan untuk menasihatinya secara pribadi, bukan mempermalukannya di hadapan orang lain. Balasannya adalah Allah akan menutupi dosa-dosa kita di dunia dan akhirat.

Semoga kita semua termasuk orang-orang yang selalu menolong saudara kita, meringankan kesusahan mereka, memudahkan urusan mereka, dan menutupi aib mereka. Dengan demikian, kita berharap Allah juga akan meringankan kesulitan kita di dunia dan akhirat. Amin.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

Artikel Sebelumnya MIM Bojangsana Juara Turnamen Sepakbola SD/MI se-Kecamatan Rembang MIM Bojangsana Juara Turnamen Sepakbola SD/MI se-Kecamatan Rembang
Artikel Selanjutnya Huntara Pemkab Banjarnegara Mulai Bangun 50 Huntara Bagi Korban Longsor Situkung
Caps academy
Caps
IMG-20251124-WA0000

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Hilangkan sifat malas dalam ibadah
Risalah

7 Cara Menghilangkan Sifat Malas dalam Ibadah

Oleh Bahron Ansori
UAS
CilacapRisalah

UAS Safari Dakwah di Alun-alun Cilacap, Jamaah Membludag

Oleh Faiz Ardani
Fenomena akhir zaman kiamat
Risalah

Apa Saja Fenomena Akhir Zaman yang Sudah Terlihat Saat Ini? 

Oleh Bahron Ansori
Kiat Membangun Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Rahmah
Risalah

7 Kiat Membangun Rumah Tangga Sakinah Mawaddah Warahmah

Oleh Bahron Ansori
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?