Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Cilacap > Perkuat Kesehatan Reproduksi Remaja, Dosen Amikom Latih Abdominal dan Kegel Exercise di Posyandu Cilacap Utara
Cilacap

Perkuat Kesehatan Reproduksi Remaja, Dosen Amikom Latih Abdominal dan Kegel Exercise di Posyandu Cilacap Utara

Redaksi
Terakhir diperbarui: 13 Desember 2025 15:02
Redaksi
Membagikan
Amikom
Pelatihan Abdominal Exercise dan Kegel Exercise di Posyandu Remaja Cilacap Utara. (Dok Tim Pengabdian).
Membagikan

AMIKOM – Upaya meningkatkan kesehatan reproduksi remaja terus digencarkan melalui pendekatan edukatif berbasis komunitas. Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Amikom Purwokerto menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan Abdominal Exercise dan Kegel Exercise bagi remaja putri di Posyandu Remaja RW 11, Cilacap Utara.

Kegiatan yang berlangsung sejak Juni hingga Agustus 2025 ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menghubungkan teori akademik dengan praktik langsung di masyarakat. Program tersebut dilaksanakan oleh Gita Ayu Indria bersama mahasiswa Program Studi Diploma III Kebidanan Universitas Amikom Purwokerto.

“Kegiatan pengabdian masyarakat ini kami rancang sebagai solusi non-farmakologis yang mudah diakses oleh remaja putri untuk membantu mengurangi nyeri haid atau dismenore,” ujar Gita Ayu Indria.

Dismenore kerap dianggap keluhan ringan, padahal dampaknya cukup besar terhadap aktivitas belajar dan sosial remaja. Melalui survei awal, tim PkM menemukan bahwa banyak remaja putri mengalami nyeri haid berulang dan masih bergantung pada obat pereda nyeri.

“Keluhan nyeri haid sering dianggap wajar, padahal jika tidak dikelola dengan baik bisa mengganggu kualitas hidup remaja. Karena itu kami memilih intervensi berbasis latihan fisik yang aman dan bisa dilakukan secara mandiri,” jelasnya.

Baca juga  Ciptakan Pemuda Pengusaha, Ketua DPD PSI Cilacap Bagikan 1.000 Gerobak Usaha Gratis Pakai Dana Pribadi

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali dua jenis latihan utama, yakni Abdominal Exercise dan Kegel Exercise. Abdominal Exercise berfungsi merelaksasi otot perut dan membantu mengurangi kejang uterus saat menstruasi. Sementara Kegel Exercise bertujuan memperkuat otot dasar panggul dan meningkatkan sirkulasi darah di area tersebut.

“Latihan ini sederhana, tidak membutuhkan alat khusus, dan bisa dilakukan di rumah. Jika dilakukan secara rutin, manfaatnya tidak hanya mengurangi nyeri haid, tetapi juga meningkatkan kesadaran remaja terhadap kesehatan reproduksinya,” kata Gita.

Pelaksanaan kegiatan dibagi ke dalam dua tahap, yaitu pelatihan dan pendampingan. Pada tahap pelatihan, materi disampaikan secara interaktif melalui demonstrasi langsung, penggunaan media visual, serta sesi tanya jawab. Pendekatan ini dilakukan agar peserta memahami teknik yang benar dan aman.

Amikom
Pelatihan Abdominal Exercise dan Kegel Exercise di Posyandu Remaja Cilacap Utara. (Dok Tim Pengabdian).

Peran mahasiswa Diploma III Kebidanan menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Mereka berperan sebagai mentor sebaya yang membantu menjembatani pemahaman ilmiah dengan bahasa yang lebih mudah diterima remaja.

“Keterlibatan mahasiswa membuat suasana pelatihan lebih cair. Remaja putri menjadi lebih berani bertanya dan berdiskusi mengenai masalah yang selama ini dianggap sensitif,” ungkap Gita.

Baca juga  55 Pejabat Berebut Sembilan Kursi Kepala OPD Cilacap, Sekda Pastikan Transparan

Selain remaja putri, kader Posyandu Remaja juga dilibatkan secara aktif. Kader tidak hanya dilatih sebagai peserta, tetapi juga dipersiapkan sebagai fasilitator keberlanjutan program.

“Kami melatih kader agar mampu memantau pelaksanaan latihan, memberikan koreksi jika ada gerakan yang kurang tepat, serta mengintegrasikan latihan ini dalam kegiatan rutin Posyandu Remaja,” imbuhnya.

Dampak dan Hasil yang Diperoleh

Hasil awal dari program ini menunjukkan dampak positif yang signifikan. Berdasarkan observasi dan laporan peserta, terjadi penurunan intensitas nyeri haid, serta peningkatan pengetahuan remaja mengenai manajemen kesehatan reproduksi.

“Remaja menjadi lebih percaya diri dan tidak langsung bergantung pada obat pereda nyeri. Mereka mulai memahami bahwa tubuh mereka bisa dikelola dengan cara yang lebih sehat,” ujar Gita.

Selain manfaat fisik, program ini juga memberikan dampak psikologis berupa peningkatan rasa kontrol diri dan kepercayaan diri pada remaja putri.

Keterlibatan kader Posyandu menjadi kunci keberlanjutan program ini. Dengan adanya kader terlatih, praktik Abdominal Exercise dan Kegel Exercise diharapkan terus dilakukan meski kegiatan PkM telah selesai.

Baca juga  Tugu Titik Nol Kota Lama Cilacap Diresmikan 31 Desember, Bak Malioboro Yogyakarta

“Harapannya, Posyandu Remaja bisa menjadi pusat edukasi kesehatan reproduksi yang aktif dan berkelanjutan, serta mampu mencetak remaja putri yang mandiri dan sadar akan kesehatan dirinya,” pungkas Gita.

Kegiatan PkM ini menjadi contoh intervensi kesehatan komunitas yang tepat sasaran. Tidak hanya membantu mengatasi dismenore, program ini juga membangun kapasitas masyarakat, khususnya remaja putri dan kader kesehatan, sehingga layak dijadikan model dan direplikasi di wilayah lain.

Amikom
Pelatihan Abdominal Exercise dan Kegel Exercise di Posyandu Remaja Cilacap Utara. (Dok Tim Pengabdian).
TAG:AbdominalExerciseAmikomPurwokertoCilacapUtaraDismenoreKegelExerciseKesehatanRemajaKesehatanReproduksiPengabdianMasyarakatPosyanduRemajaRemajaPutri
Artikel Sebelumnya Amikom Inovatif! Dosen Amikom Hadirkan Terapi Foot Massage dan Hydrotherapy untuk Atasi Nyeri Rematik Lansia di Cilacap
Artikel Selanjutnya Barasuara Barasuara Serukan Kepedulian untuk Warga Terdampak Bencana Alam di Sumatera
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Cilacap, Hari Winarno memberikan keterangan terkait percepatan tender. (Faiz Ardani).
Cilacap

Pemkab Cilacap Kebut Lelang Proyek 2026, PBJ Jemput Bola ke OPD

Oleh Faiz Ardani
imigrasi cilacap
Cilacap

Imigrasi Cilacap Deportasi WN Taiwan, Overstay Lebih 60 Hari

Oleh Faiz Ardani
Wisata cilacap
CilacapPlesiran

Jelajahi Wisata Cilacap Gratis Tiket Masuk, Destinasi Alam Eksotis Tanpa Biaya

Oleh Kurnia
Wijayakusuma fc
CilacapOlahraga

Laga Wijayakusuma FC vs Persibat Diundur

Oleh Djamal SG
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?