Seputar BanyumasSeputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Pencarian
  • Beranda
  • Banyumas
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Banjarnegara
  • Jateng
  • Nasional
  • Olahraga
  • Plesiran
  • Ragam
  • Risalah
  • Opini
  • Indeks
Ikuti Kami
© 2025 Seputar Banyumas. All Rights Reserved.
Seputar Banyumas > Artikel > Banjarnegara > Warga Desa Kaliurip Diperkuat Ilmu Kesiapsiagaan Bencana, Mulai dari Keluarga Sendiri
Banjarnegara

Warga Desa Kaliurip Diperkuat Ilmu Kesiapsiagaan Bencana, Mulai dari Keluarga Sendiri

Syarif TM
Terakhir diperbarui: 29 Desember 2025 12:21
Syarif TM
Membagikan
Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana
Warga Desa Kaliurip, Kecamatan Madukara, saat mengikuti pelatihan kesiapsiagaan bencana di GOR desa setempat. (dok. PMI Banjarnegara)
Membagikan

MITIGASI bencana menjadi bagian penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan potensi bencana tinggi, seperti warga Desa Kaliurip, Kecamatan Madukara, Banjarnegara. Mereka sadar bahwa kesiapsiagaan bencana bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Contents
  • Keluarga Jadi Garda Terdepan dalam Penyelamatan
  • Dukungan Pemerintah Desa dalam Kesiapsiagaan Bencana

Kesadaran inilah yang mendorong Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Banjarnegara menggelar pelatihan kesiapsiagaan bencana berbasis keluarga bagi warga setempat.

Puluhan warga dari berbagai RT tampak antusias mengikuti pelatihan yang berlangsung di GOR Desa Kaliurip. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga berdiskusi hingga mengikuti simulasi penanganan bencana, seolah sedang menghadapi situasi darurat yang sesungguhnya.

Keluarga Jadi Garda Terdepan dalam Penyelamatan

Pengurus PMI Banjarnegara Bidang Informasi dan Komunikasi, Tojono, mengatakan bahwa keluarga merupakan garda terdepan saat bencana terjadi. Oleh karena itu, kesiapan setiap anggota keluarga sangat menentukan keselamatan bersama.

“Dalam kondisi darurat, sering kali bantuan belum langsung datang. Di saat itulah pengetahuan mitigasi bencana menjadi sangat penting, minimal untuk menyelamatkan diri dan keluarga sendiri,” ujar Tojono.

Baca juga  Hadapi Kasus Perundungan, Begini Langkah yang Harus Dilakukan Menurut Ahli

Ia menegaskan, mitigasi bencana tidak selalu tentang peralatan canggih. Hal-hal sederhana seperti mengenali jalur evakuasi, memahami tanda-tanda bahaya, hingga mengetahui langkah pertama saat terjadi bencana justru memiliki dampak besar dalam mengurangi risiko korban.

Menurut Tojono, membangun budaya siaga bencana harus melibatkan semua pihak. Pemerintah desa, organisasi kemasyarakatan, hingga relawan di tingkat lokal memiliki peran penting dalam menanamkan kesadaran tersebut secara berkelanjutan.

“Ketika masyarakat sudah memiliki bekal pengetahuan, mereka tidak mudah panik dan tahu apa yang harus dilakukan. Ini yang terus kami dorong,” katanya.

Dukungan Pemerintah Desa dalam Kesiapsiagaan Bencana

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Desa Kaliurip. Kepala Desa Kaliurip Radi melalui Sekretaris Desa Zulfikar Ghufron Maulana menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta yang merupakan perwakilan dari setiap RT.

“Kami berharap ilmu kesiapsiagaan bencana yang didapat tidak berhenti di peserta saja, tetapi bisa diteruskan ke warga lain di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.

Kegiatan ini turut didukung Tim Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) PMI Kecamatan Madukara. Para narasumber membagikan pengalaman lapangan, aturan kebencanaan, hingga praktik simulasi evakuasi agar warga memiliki gambaran nyata saat menghadapi situasi darurat.

Baca juga  Indopower Fun Run, Semangat Hidupkan Energi Berkelanjutan

Sebagai bentuk keseriusan, Pemerintah Desa Kaliurip juga telah mengalokasikan anggaran khusus dari Dana Desa untuk kegiatan mitigasi dan pelatihan kebencanaan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas sumber daya manusia di tingkat desa.

Sementara itu, Ketua PMI Kecamatan Madukara, Sudibyo, berharap Tim SIBAT yang telah dibekali pengetahuan dan keterampilan kebencanaan dapat menjadi penggerak di tengah masyarakat dalam kesiapsiagaan bencana.

“Dengan kerja sama dan kepedulian bersama, kami ingin menciptakan masyarakat yang tangguh, siap siaga, dan saling melindungi ketika bencana datang,” ujarnya.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!

TAG:berita banjarnegaraKesiapsiagaan Bencanapmi banjarnegarasiaga bencana
Artikel Sebelumnya Penyerahan Keputusan Bupati tentang Desa Wisata di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati Cilacap, Senin (29/12/2025). (Foto: Dinkominfo Cilacap) Seleksi Ketat! Cilacap Kini Punya 19 Desa Wisata
Artikel Selanjutnya Perselingkuhan Awalnya Hanya Curhat, Kenapa Bisa Jadi Selingkuh? Ternyata Ini 7 Trik Setan Hancurkan Rumah Tangga
TAHUN BARU
HUT PBG 25
HUT PBG 25 HR IRAWAN
HUT PBG 25 MKKS
HUT PBG 25 MUKODAM

Tetap Update Berita Terbaru!

Follow akun media sosial Seputar Banyumas dan jangan lewatkan kabar penting seputar Banyumas dan sekitarnya!
FacebookSuka
XMengikuti
InstagramMengikuti
YoutubeSubscribe
TiktokMengikuti

Mungkin Anda Suka

Rapat MBG dan Validasi data penerima manfaat
Banjarnegara

Rakor MBG Digelar, Pemkab Banjarnegara Tekankan Akurasi Data Penerima Manfaat

Oleh Syarif TM
Isra Miraj, siswa SRMP bersihkan Masjid
BanjarnegaraRisalah

Peringati Isra Miraj, Siswa SRMP 27 Banjarnegara Bersihkan Masjid, Tanamkan Nilai Ibadah Sejak Dini

Oleh Syarif TM
Gus Mikh
Banjarnegara

Makna Isra Miraj 1447 H: Gus Mikh Banjarnegara Ajak Umat Jadikan Salat sebagai Penguat Iman di Era Modern

Oleh Heri C
Evaluasi Kader JKN
BanjarnegaraKebumenPurbalingga

Kader JKN Disiapkan Lebih Profesional, BPJS Kesehatan Kebumen Gelar Evaluasi

Oleh Syarif TM
Seputar BanyumasSeputar Banyumas
Ikuti Kami
  • Susunan Redaksi
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Terms of Service
  • Kebijakan Privasi
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan 
  • Kode Etik Jurnalistik
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?