NASIB Persibara Banjarnegara di ajang Liga 4 PSSI Jawa Tengah 2025/2026 semakin memprihatinkan. Bermain di kandang sendiri, Stadion Soemitro Kolopaking Banjarnegara, Minggu (11/1/2026), tim berjuluk Laskar Dipayudha harus mengakui keunggulan Persak Kebumen dengan skor telak 0-3 dalam lanjutan pertandingan Grup F.
Petaka bagi Persibara terjadi di penghujung babak pertama. Saat laga tampak akan berakhir imbang, gawang Persibara justru kebobolan pada masa injury time. Adalah Angga Kurniawan yang sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang tuan rumah dan membawa Persak unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persak Kebumen tampil semakin percaya diri. Tim tamu menggandakan keunggulan pada menit ke-54 melalui sepakan Al Ahmad Febiyanto, yang gagal diantisipasi kiper Persibara. Tekanan berlanjut hingga akhirnya Persak memastikan kemenangan lewat gol ketiga di menit ke-75. Gol tersebut dicetak Fahrizal setelah melakukan aksi solo run dari sisi lapangan sebelum menuntaskan peluang dengan tenang.
Peluang Persibara Banjarnegara Makin Berat
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Persibara Banjarnegara di fase grup. Hingga laga ketiga, Persibara baru mengoleksi satu poin dan terbenam di dasar klasemen sementara Grup F.
Situasi ini membuat peluang Persibara untuk melangkah ke fase berikutnya semakin berat. Apalagi pada sisa pertandingan putaran kedua, Persibara dijadwalkan menjalani dua laga tandang dan hanya satu laga kandang.
Pelatih kepala Persibara Banjarnegara, Agus Riyanto, seusai pertandingan mengakui keunggulan tim lawan. Ia menilai terdapat perbedaan kualitas individu pemain yang cukup terasa, terutama saat dilakukan rotasi pemain.
“Kami harus mengakui adanya perbedaan kemampuan individu pemain. Hal ini terlihat saat kami melakukan rotasi, dan tentu ini akan menjadi bahan evaluasi ke depan,” ujarnya.
Saat ini, puncak klasemen sementara Grup F ditempati Persik Kendal dengan enam poin, disusul Persikama Kabupaten Magelang dengan lima poin dan Persak Kebumen dengan empat poin. Persibara Banjarnegara berada di posisi juru kunci dengan satu poin.
Meski berada dalam kondisi sulit, peluang Persibara Banjarnegara belum sepenuhnya tertutup. Kompetisi Liga 4 PSSI Jawa Tengah menggunakan format yang meloloskan dua tim teratas dari setiap grup, ditambah dua tim peringkat ketiga terbaik.
Laskar Dipayudha Belum Menyerah
Agus Riyanto menegaskan timnya belum menyerah dan akan berjuang maksimal di sisa pertandingan.
“Meski peluangnya kecil, kami masih punya kesempatan. Persibara masih memiliki tiga laga tersisa dan kami akan berjuang habis-habisan untuk menjaga peluang lolos ke putaran selanjutnya,” tegasnya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!







