RUMAH Tahanan Negara (Rutan) Banjarnegara terus memperkuat sistem pengamanan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembinaan warga binaan yang aman dan berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program pembinaan berjalan optimal dan sesuai prosedur.
Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui pemantauan rutin terhadap pelaksanaan program, termasuk menggelar rapat internal staf pengamanan yang melibatkan pejabat struktural dan jajaran pengamanan Rutan Banjarnegara.
Ajang Forus Diskusi dan Pemecahan Masalah
Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, mengatakan rapat internal tersebut menjadi forum evaluasi terhadap capaian program, sekaligus sarana untuk mengidentifikasi potensi permasalahan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Rapat ini digunakan untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program berjalan, termasuk program ketahanan pangan dan usaha mikro dan kecil (UMK), serta langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan optimalisasi pengamanan,” ujar Dodik.
Menurutnya, keberhasilan program pembinaan kemandirian warga binaan tidak dapat dipisahkan dari sistem pengamanan yang kuat dan terkoordinasi. Oleh karena itu, deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan menjadi aspek penting agar seluruh kegiatan dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Pentingnya Komunikasi dalam Program Pembinaan
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan kerja sama antarpersonel dalam menjalankan tugas pengamanan, terutama pada kegiatan pembinaan produktif warga binaan.
“Program ketahanan pangan dan UMK merupakan bagian dari pembinaan. Seluruh jajaran pengamanan harus memastikan kegiatan tersebut berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan prosedur,” katanya.
Selain sebagai sarana evaluasi, rapat internal juga dimanfaatkan untuk penyamaan persepsi serta penguatan sinergi antarpetugas. Melalui forum tersebut, pihak Rutan dapat melakukan pemetaan potensi kerawanan sekaligus merumuskan solusi dan langkah antisipasi yang diperlukan.
“Dari rapat ini kita bisa melihat potensi gangguan keamanan dan menentukan langkah yang tepat untuk mengatasinya,” ujar Dodik.
Sejalan dengan Program Kemenimipas
Terkait Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan UMK, Rutan Banjarnegara disebut terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian warga binaan. Hal ini yang dilakukan oleh Rutan Banjarnegara dalam menjalankan program pembinaan bagi warga binaan melalui pelatihan keterampilan.
Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan keterampilan serta pemberian bekal kemandirian, sehingga warga binaan memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
“Kami terus menjalankan program pemerintah, termasuk mendukung ketahanan pangan dan pelatihan kemandirian bagi warga binaan,” katanya.
Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!






