Salah Isi Bensin ke Mobil Diesel? Jangan Panik, Lakukan Ini

Santo
Salah isi bensin ke mobil Diesel di SPBU bukan hal yang jarang terjadi. Salah satu kekeliruan paling berisiko adalah ketika bensin tanpa sengaja dimasukkan ke dalam mobil diesel. (pexels)

Salah isi bensin ke mobil Diesel di SPBU bukan hal yang jarang terjadi. Salah satu kekeliruan paling berisiko adalah ketika bensin tanpa sengaja dimasukkan ke dalam mobil diesel.

Meski tampak sepele, kesalahan ini dapat berujung pada kerusakan serius jika tidak ditangani dengan langkah yang tepat sejak awal.

Hal terpenting yang harus dilakukan saat menyadari kesalahan tersebut adalah tetap tenang. Salah isi bahan bakar tidak selalu langsung merusak mesin, namun risiko kerusakan meningkat drastis jika kendaraan dihidupkan atau tetap digunakan walau hanya dalam jarak pendek.

Langkah Pertama Saat Salah Isi Bensin ke Mobil Diesel

Begitu menyadari bensin masuk ke dalam tangki mobil diesel, jangan menyalakan mesin. Jika kesalahan diketahui saat masih berada di SPBU dan mesin belum dihidupkan, segera laporkan kepada petugas. Semakin cepat tindakan diambil, semakin kecil potensi kerusakan.

Baca juga  Fenomena Baru: Lari dan Fotografi Jadi Gaya Hidup Sekaligus Ladang Bisnis

Apabila kendaraan sudah terlanjur berjalan dan pengemudi baru menyadarinya di jalan, segera menepi di lokasi yang aman dan matikan mesin. Menyalakan ulang mesin hanya akan mempercepat penyebaran bensin ke seluruh sistem bahan bakar.

Mengapa Bensin Berbahaya untuk Mesin Diesel?

Bensin dan solar memiliki karakteristik yang sangat berbeda. Pada mesin diesel, solar berfungsi tidak hanya sebagai bahan bakar, tetapi juga sebagai pelumas bagi sistem bahan bakar bertekanan tinggi. Bensin tidak memiliki sifat pelumasan tersebut.

Akibatnya, ketika bensin masuk ke sistem diesel, gesekan antarkomponen meningkat tajam. Selain itu, bensin memiliki titik nyala dan karakter pembakaran yang berbeda, sehingga lebih mudah mengalami detonasi dini dalam ruang bakar diesel yang bertekanan tinggi.

Dampak Salah Isi Bensin Jika Mesin Belum Dihidupkan

Kerusakan paling ringan terjadi jika bensin hanya berada di dalam tangki dan mesin belum sempat dinyalakan. Dalam kondisi ini, teknisi cukup melakukan pengurasan bahan bakar, membersihkan tangki, dan memastikan tidak ada sisa bensin yang tertinggal.

Biaya perbaikan pada tahap ini relatif lebih terjangkau dan risiko kerusakan lanjutan masih dapat dihindari sepenuhnya.

Risiko Kerusakan Jika Mesin Sempat Dinyalakan

Jika mesin sempat hidup meski hanya beberapa detik, bensin kemungkinan telah masuk ke saluran bahan bakar dan filter.

Baca juga  Pengemis Cacat di India Ini Ternyata Jutawan, Punya Mobil dan Sopir Pribadi

Pada tahap ini, penanganan menjadi lebih kompleks. Selain menguras tangki, seluruh jalur bahan bakar perlu dibersihkan secara menyeluruh.

Filter bahan bakar dan rumah filter umumnya harus diganti untuk mencegah sisa kontaminasi merusak komponen lain dalam jangka panjang.

Skenario Terburuk: Mesin Mobil Diesel Sudah Dipakai Jalan

Kerusakan terparah terjadi ketika mobil diesel telah digunakan cukup jauh setelah salah isi bensin. Bensin dapat masuk ke pompa bahan bakar elektronik dan pompa tekanan tinggi, yang sangat bergantung pada pelumasan dari solar.

Karena bensin tidak mampu melumasi, komponen internal pompa akan cepat aus dan menghasilkan serpihan logam.

Serpihan ini kemudian menyebar ke injektor dan seluruh sistem bahan bakar, menyebabkan kerusakan berantai dengan biaya perbaikan yang sangat mahal.

Dampak Bensin pada Ruang Bakar Mesin Diesel

Masalah tidak berhenti di sistem bahan bakar. Ketika bensin masuk ke ruang bakar, suhu pembakaran yang tidak sesuai dapat merusak piston dan dinding silinder.

Jelaga berlebih juga berpotensi membuat katup macet, mengganggu tekanan kompresi, dan memicu kegagalan mesin secara menyeluruh.

Dalam kondisi ekstrem, mesin bisa mengalami kerusakan permanen yang memerlukan overhaul total.

Mengapa Salah Isi Solar ke Mobil Bensin Lebih Jarang Terjadi?

Kasus sebaliknya, yakni solar masuk ke mobil bensin, relatif lebih jarang terjadi. Hal ini karena nosel pompa solar umumnya berdiameter lebih besar sehingga sulit dimasukkan ke lubang tangki mobil bensin.

Baca juga  5 Rekomendasi Sate Purwokerto Paling Ikonik yang Wajib Dicoba

Karena itu, sebagian besar kasus salah isi bahan bakar justru dialami oleh pemilik kendaraan diesel, terutama saat kurang teliti di SPBU.

Tips Mencegah Salah Isi Bahan Bakar di SPBU

Untuk menghindari kesalahan serupa, pengemudi disarankan tidak hanya mengandalkan warna nosel pompa. Setiap SPBU dapat menggunakan kode warna yang berbeda. Cara paling aman adalah selalu membaca label jenis bahan bakar pada dispenser sebelum mengisi.

Membiasakan diri memeriksa kembali jenis mesin kendaraan dan bahan bakar yang digunakan dapat mencegah kerugian besar akibat salah isi bahan bakar.

Salah isi bensin ke mobil diesel memang berisiko tinggi, namun kerusakan fatal masih bisa dicegah jika pengemudi bertindak cepat dan tepat.

Jangan menyalakan mesin, segera matikan kendaraan, dan minta bantuan profesional menjadi kunci utama untuk meminimalkan kerusakan.

Ketelitian sederhana saat mengisi bahan bakar dapat menghindarkan pemilik kendaraan dari biaya perbaikan yang sangat mahal di kemudian hari.

 

*Anda bisa melihat info lain di Instagram kami.