Tanggal dan Peristiwa Penting di Bulan Ramadan

Santo
Bulan Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Islam dan memiliki kedudukan yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia. (Ilustrasi pexels)

Bulan Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Islam dan memiliki kedudukan yang sangat istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Bulan suci ini diyakini sebagai waktu diturunkannya Al-Qur’an secara lengkap kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril.

Selain itu, puasa Ramadan juga menjadi salah satu dari lima rukun Islam yang wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat.

Ibadah puasa dijalankan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai dengan peningkatan amalan ibadah seperti salat, membaca Al-Qur’an, sedekah, serta pengendalian diri.

Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban ritual, tetapi juga sebagai momentum pembinaan spiritual, penguatan iman, dan peningkatan kepedulian sosial.

Dalam berbagai hadis, Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa Ramadan adalah bulan penuh rahmat.

Pada bulan ini, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Ramadan kemudian ditutup dengan perayaan Idul Fitri sebagai simbol kemenangan spiritual setelah sebulan penuh berpuasa.

Baca juga  Libur Imlek dan Awal Ramadan 2026, Ini 5 Rekomendasi Wisata Hits di Cilacap

Peristiwa Turunnya Kitab-Kitab Samawi di Bulan Ramadan

Ramadan juga dikenal sebagai bulan diturunkannya kitab-kitab suci. Selain Al-Qur’an, beberapa kitab samawi diyakini diturunkan pada tanggal-tanggal tertentu di bulan Ramadan.

Pada 2 Ramadan, Taurat diturunkan kepada Nabi Musa. Kemudian pada 12 Ramadan, Injil diturunkan kepada Nabi Isa, dan pada 18 Ramadan, Zabur diturunkan kepada Nabi Daud.

Puncak kemuliaan Ramadan terletak pada turunnya Al-Qur’an, yang menjadi pedoman hidup umat Islam hingga akhir zaman. Wahyu ini disampaikan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia.

bulan ramadan
Sejumlah peristiwa penting yang berkaitan dengan keluarga Nabi Muhammad SAW juga terjadi di bulan Ramadan. (theislamicinformation)

Peristiwa Bersejarah Keluarga Nabi di Bulan Ramadan

Sejumlah peristiwa penting yang berkaitan dengan keluarga Nabi Muhammad SAW juga terjadi di bulan Ramadan.

Pada 10 Ramadan, umat Islam memperingati wafatnya Khadijah binti Khuwailid, istri pertama Nabi yang dikenal sebagai pendukung utama dakwah Islam pada masa awal.

Kemudian pada 15 Ramadan, lahir Hasan bin Ali, cucu pertama Nabi Muhammad SAW dari Sayyidina Ali dan Fatimah Az-Zahra. Sosok Hasan bin Ali dikenal sebagai simbol kesalehan, kepemimpinan, dan persatuan umat.

Baca juga  Bertema Pernikahan Dini, Film Berbahasa Banyumasan “Judheg” Akan Diputar di JAFF 2025

Pada 17 Ramadan, umat Islam juga mengenang wafatnya Aisyah binti Abu Bakar, salah satu istri Nabi Muhammad SAW yang berperan besar dalam meriwayatkan hadis dan menyebarkan ilmu keislaman.

Perang Badar dan Penaklukan Mekah

Tanggal 17 Ramadan tidak hanya dikenang sebagai hari wafatnya Aisyah RA, tetapi juga sebagai hari kemenangan besar umat Islam dalam Perang Badar.

Peristiwa ini menjadi titik balik penting dalam sejarah Islam, ketika kaum Muslimin yang berjumlah jauh lebih sedikit berhasil mengalahkan pasukan Quraisy.

Sementara itu, pada 20 Ramadan, terjadi peristiwa monumental lainnya, yakni penaklukan Mekah oleh Nabi Muhammad SAW.

Peristiwa ini menandai berakhirnya penindasan terhadap umat Islam di Mekah dan menjadi simbol kemenangan dakwah Islam yang penuh dengan sikap pemaaf dan kasih sayang.

Peristiwa Terkait Ali bin Abi Talib di Akhir Bulan Ramadan

Memasuki sepuluh hari terakhir Ramadan, umat Islam juga mengenang peristiwa penting yang berkaitan dengan Ali bin Abi Talib. Pada 19 Ramadan, Ali bin Abi Talib diserang dengan pedang saat melaksanakan salat Subuh. Akibat luka tersebut, beliau wafat pada 21 Ramadan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan perjuangan dan pengorbanan para sahabat Nabi dalam menjaga dan menyebarkan ajaran Islam.

Baca juga  Banyumas Timur, Surga Wisata Lokal yang Bisa Dicapai Cepat dari Purwokerto*

Keutamaan Lailatul Qadar di Sepuluh Hari Terakhir

Salah satu momen paling dinantikan selama Bulan Ramadan adalah Lailatul Qadar. Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini diyakini terjadi pada sepuluh malam terakhir Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil.

Pada malam ini, Al-Qur’an pertama kali diturunkan, dan doa-doa umat Islam diyakini lebih mudah dikabulkan.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, doa, dan istighfar pada malam-malam tersebut, baik di rumah maupun di masjid, termasuk di tempat suci seperti Masjid al-Haram dan Masjid Nabawi.

Ramadan sebagai Bulan Refleksi dan Sejarah

Beragam peristiwa penting yang terjadi di bulan Ramadan menunjukkan bahwa bulan suci ini bukan hanya tentang ibadah puasa, tetapi juga sarat dengan nilai sejarah, perjuangan, dan spiritualitas.

Memahami peristiwa-peristiwa tersebut diharapkan dapat memperkuat keimanan dan menambah kecintaan umat Islam terhadap ajaran agamanya.

Ramadan menjadi momen refleksi yang menghubungkan umat Islam dengan sejarah panjang peradaban Islam, sekaligus menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!