Drainase Tersumbat Tunggak Kayu, Permukiman Warga Sikumpul Terendam Banjir

Heri C
Anggota Polsek Kalibening dan warga saat mengecek gorong gorong yang tersumbat dan mengakibatkan luapan air hingga kerumah warga, Selasa malam (3/3/2026) (Foto: Polsek Kalibening)

Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Sikumpul pada Selasa malam (3/3/2026) sekitar pukul 21.20 WIB mengakibatkan sejumlah permukiman warga di RT 2 RW 5 Dusun Kalibening Gunung terendam banjir.

Curah hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa jam membuat saluran drainase di tengah permukiman tidak mampu menampung debit air. Air meluap hingga masuk ke halaman dan rumah warga dengan cepat.

Iis, salah satu warga terdampak, mengatakan genangan air datang secara tiba-tiba setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

“Tidak ada korban jiwa, tapi warga harus berjibaku menyelamatkan barang-barang rumah tangga karena air naiknya sangat cepat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sikumpul, Rohman, menyebutkan sedikitnya empat rumah warga terdampak dalam peristiwa tersebut. Menurutnya, air mulai meluap tidak lama setelah warga selesai melaksanakan salat tarawih.

“Saat kejadian, kondisi sedang hujan sangat lebat dan air cepat sekali masuk ke rumah warga. Penyebabnya gorong-gorong tersumbat tunggak kayu,” kata Rohman.

Ia menambahkan, sekitar pukul 22.19 WIB air mulai surut setelah warga gotong royong mengangkat sumbatan kayu dari gorong-gorong.

Baca juga  Kabar Baik untuk Petani Jateng, Klaim Asuransi Gagal Panen Segera Cair

Pada Rabu pagi (4/3/2026), warga setempat bergotong royong membersihkan lumpur dan material yang terbawa arus banjir. Kerja bakti dilakukan untuk memulihkan kondisi lingkungan agar kembali normal serta mencegah dampak lanjutan apabila hujan deras kembali terjadi.

“Kejadian ini menjadi perhatian kami dan warga agar ke depan saluran drainase dan gorong-gorong rutin dibersihkan guna mengantisipasi penyumbatan saat musim hujan,” katanya.

 

 

Follow akun sosial media kami untuk update berita terbaru!